Dinkes Imbau Masyarakat Jangan Andalkan Fogging


Selasa, 05 Januari 2016 - 03:16:21 WIB
Dinkes Imbau Masyarakat Jangan Andalkan Fogging

Fogging atau pengasapan, sebut Al Anshori Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sawahlunto, bukanlah solusi dari pemberantasan daerah yang endemik kasus DBD, bahan kimia yang sebagai salah satu bahan untuk pengasapan, tidak baik untuk kesehatan masyarakat, bahkan nyamuk Aides Aegypti dewasa yang tidak ati ketika pengasapan, akan lebih tahan atau resistance terhadap

pengasapan selanjutnya.

Baca Juga : Zigo Rolanda: Izin RS Pratama Solsel Belum Keluar, Tenaga Medis Harus Dikembalikan ke Tempat Asal

“Fogging bukan jalan keluar memutus mata rantai perkembangan DBD, akan tetapi kesadaran warga untuk meningkatkan kebersihan lingkungan dengan me­la­kukan Pemberantasan sarang nyamuk (PSM) Aides Aegypti serta melakukan langka 4 M plus yakni mengubur, menguras, menutup dan memantau serta memakai obat anti nyamuk,” sebutnya.

Pria yang sebelumnya menjabat Direktur RSUD Sawahlunto ini menambahkan, tidak ada obat khusus untuk menyembuhkan DBD, bagi masyarakat yang terserang demam, demam menggigil dan ada bintik merah, sakit kepala dan lainnya agar sesegera mungkin memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan yang ada.

Baca Juga : Zigo Rolanda Sebut RS Pratama Solsel Belum Layak Beroperasi

Kasi Pengendalian Lingkungan Sri Wareski Ismal juga mengingatkan, agar masyarakat menghindari kebiasaan menggantung pakaian di kamar, mem­perbaiki saluran dan talangan air, mengupayakan pencahayaan dan ventilasi yang memadai, menabur bubuk pembunuh jentik atau larvasida, memelihara ikan pemakan jentik seperti ikan cupang serta

menanam tanaman yang tidak disukai nyamuk seperti lavender, zodiac dan

Baca Juga : Komisi I DPRD Solsel Terima Aspirasi Masyarakat saat Kunker di Kecamatan KPGD

bungai tahi ayam.

“Galakkan kembali, kegiatan goro membersihkan lingkungan termasuk rumah sendiri agar potensi tempat perindukan nyamuk Aides Aegypti yakni genangan air yang tidak kontak dengan tanah dengan menutup, dan menguras bak penampungan air, mengubur barang bekas yang bisa menampung  air, memantau indikasi jentik nyamuk serta memakai anti nyamuk bisa menjadi solusi untuk  mencegah dan memberantas penyebaran DBD,” ungkapnya. (h/mg-rki)

Baca Juga : Dibanding Tahun Lalu, Produksi Jagung di Agam Tahun 2020 Menurun

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]