300 Ribu Bibit Ikan Gratis Disebar ke Masyarakat


Selasa, 05 Januari 2016 - 03:16:48 WIB
300 Ribu Bibit Ikan Gratis Disebar ke Masyarakat

Bibit-bibit tersebut , sepenuhnya akan disediakan oleh Balai Benih Ikan (BBI) dinas Pertanian dan Ke­hu­tanan Kota Sawahlunto.

“Ini adalah salah satu bentuk strategi kita, dalam menyangga kebutuhan kon­sumsi ikan, serta me­ning­kat­kan produksi ikan masya­rakat, termasuk me­num­buh­kan ekonomi dari sektor budidaya ikan perairan da­rat,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Sawahlunto, Hilmet kepada Haluan.

Baca Juga : RSUD Lubuk Basung Siapkan 10 Tenaga Medis Penyelenggara Vaksinasi Covid-19

Untuk menerima bibit itu nantinya, masyarakat wajib membentuk ke­lom­pok budidaya ikan kolam atau sungai dengan menga­jukan permohonan bantuan bibit gratis ke pihak pe­merintah desa maupun ke­lurahan setempat.

Dari desa atau kelurahan permohonan itu akan di­terus­kan ke BBI, setelah memastikan data anggota kelompok serta lahan yang tersedia, yang selanjutnya pihak BBI akan mem­beri­kan rekomendasi terkait kelayakan kolam atau pe­raia­ran itu dan kemudian menentukan jumlah ke­bu­tuhan benih yang disetujui untuk diberikan.

Baca Juga : Akhir Minggu, Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka di Agam Semakin Diminati

“Memenuhi target 300 ribu benih ikan gratis itu, kita dibantu dari Ke­men­trian Kelautan dan Perikan­an RI melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 dengan total dana sebesar Rp904 juta,” sebutnya.

Dana tersebut lanjutnya, akan digunakan untuk me­m­benahi kolam milik BBI dan kolam kolam milik kelompok masyarakat yang dinilai mampu berproduksi dengan baik yang didukung tata kelola serta ketersediaan air yang dibutuhkan.

Baca Juga : Pohon Tumbang di Tiku, BPBD Agam Lakukan Pembersihan

Sementara itu Kabid Peternakan dan Perikanan Heri Sutrisno menyebutkan, saat ini yang juga menjadi kendala pihaknya dalam pengembangan budidaya ikan  tersebut adalah tinggi­nya harga beli pakan ikan di tingkat pengecer, pihaknya akan mencoba melakukan pengembangan dengan me­manfaat­kan pakan ikan, dimana masyarakat mem­beli pakan tersebut di­ki­saran Rp9 ribu sampai Rp 10 ribu per kilogramnya.

Padahal, idealnya de­ngan kondisi ikan saat se­ka­rang harga pakan ikan itu di ki­sa­ran Rp6 ribu per­kilo­nya. Untuk men­siasati­nya sebut Heri, pihaknya akan mencoba me­manfaat­kan pakan ikan alami, de­ng­an menggunakan atau me­man­faat­kan limbah- li­m­bah se­perti ampas tahu, ikan ke­ring dan lainnya sebagai bahan baku pro­duksi pakan ikan, yang diharapkan mam­pu me­ne­kan harga pakan yang cu­kup tinggi tersebut.

Baca Juga : Harga Cabai Rawit di Lubuk Basung Tembus Rp80 Ribu Perkilogram

“Kita juga,  akan me­mak­simalkan instalasi pengo­lahan pakan yang ada di BBI Muarokalaban, se­hing­ga bia­ya proses produksi pem­benihan bisa diperkecil dan benih yang dihasilkan juga lebih banyak, dan pe­luang masyarakat men­da­pat­kan bibit gratis akan semakin besar,” te­rang­nya. (h/mg-rki)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]