Bekas Longsor di Maninjau Bakal Dihijaukan


Selasa, 05 Januari 2016 - 03:27:04 WIB
Bekas Longsor di Maninjau Bakal Dihijaukan Kepala SKPD, unsur muspida, persiapan saat akan melakukan peninjauan bekas longsor dari udara, di Halaman SMP 1 Lubuk Basung. (DAYAT)

Untuk menindaklanjuti hal tersebut Dinas Kehu­tanan dan Perkebunan (Dis­hutbun), dan Badan Pe­nang­gulangan Bencana Da­erah (BPBD), melakukan peninjaun dari udara, Senin (04/1).

Kepala Dinas Kehu­ta­nan dan Perkebunan (Dis­hut­bun) Kabupaten Agam, Yulnasri, mengatakan, pi­hak­nya bersama instasi ter­kait lainnya seperti pihak BPBD Sumbar, BPBD Agam, BNPB, serta unsur Muspida telah meninjau area bekas bencana longsor dari udara.

“Kita sudah melihat be­kas, longsor dari udara, selanjutnya akan dilakukan sur­vei darat. Survei darat sa­ngat penting sebagai bahan perencanaan kegiatan, se­perti untuk pemilihan bibit tanaman apa yang cocok untuk rencana penghijauan. Kita berharap perencanaan ini bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.  

Selain itu, survei juga dilakukan pada aliran su­ngai. Pembersihan aliran tersebut sangat penting un­tuk menjaga kelancaran aliran air. Perencanaan ini semua dilakukan untuk men­jaga lingkungan serta keselamatan masyarakat.

“Selain melakukan pe­na­naman kembali pada be­kas bencana longsor juga dilakukan pembersihan ali­ran sungai. Apabila aliran sungai terjaga tentunya akan memberikan manfaat serta meminimalkan anca­man terhadap warga dan ling­kungan sekitar,” jelas­nya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Warsito, mengatakan, peninjauan melalui udara, yang diikuti Kepala BPBD Sumbar, Zul­fiat­no, serta unsur Muspida Sumbar dan Agam, meru­pakan tindakan awal. Lokasi yang ditinjau baru seputaran Danau Manin­jau, Keca­ma­tan Tanjung Raya.

“Survei berjalan lancar, kegiatan ini bertujuan un­tuk meninjau kondisi su­ngai dan lingkungannya, dalam pro­gram kesiapan dalam meng­hadapi ben­cana,” katanya.

Wilayah Agam sangat luas meliputi lautan pegu­nungan dan Agam selain Tanjung Raya, pada lain seperti Kecamatan Can­duang, Palupuh, Malalak, Palembayan, Ampek Na­gari, dan Lubuk Basung juga terdapat sejumlah titik yang cukup rawan. Pada perin­sipnya pemerintah mengi­nginkan seluruh upaya un­tuk penangulangan beren­cana bisa berjalan dengan baik. (h/yat)







Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 05 Desember 2019 - 14:52:33 WIB

    Asal Tanah Rumah Dinas Walikota Bekas Jepang, Walikota: Pemko Siap Bayar Ganti Rugi

    Asal Tanah Rumah Dinas Walikota Bekas Jepang, Walikota: Pemko Siap Bayar Ganti Rugi BUKITTINGGI, HARIANHALUAN.COM-Tanah rumah dinas Walikota Bukittinggi di Belakang Balok merupakan tanah bekas Jepang. Setiap tanah bekas jajahan Jepang dan Belanda dikuasai oleh negara. Oleh sebab itu, pemerintah hanya melaku.
  • Selasa, 03 September 2019 - 17:56:15 WIB

    20 Tahun Menabung dari Barang Bekas, Wawak Bersiap ke Tanah Suci

    20 Tahun Menabung dari Barang Bekas, Wawak Bersiap ke Tanah Suci SAWAHLUNTO, HARIANHALUAN.COM - Profesi boleh sebagai pengumpul barang bekas. Namun wanita yang akrab disapa Wawak ini, memiliki semangat yang sangat tinggi, dalam mewujudkan cita-citanya ke tanah suci..
  • Selasa, 18 September 2018 - 12:37:02 WIB

    Wawako Erwin Yunaz Lepas 25 Peserta Magang ke Bekasi

    Wawako Erwin Yunaz Lepas 25 Peserta Magang ke Bekasi Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz melepas para peserta Magang Tenaga Kerja Kota Payakumbuh, ke Bekasi, Provinsi Jawa Barat, di pelataran parkir Balaikota Payakumbuh, eks Lapangan Poliko, Senin (17/9/2018)..
  • Rabu, 12 April 2017 - 10:30:38 WIB

    Tata Ulang Areal Bekas Tambang

    PADANG, HALUAN – Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, M Nurnas berharap pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Sumbar bisa menata setiap area bekas pertambangan mereka dengan sebaik mungkin. Tujuannya, agar sesudah direklamasi, .
  • Senin, 08 Agustus 2016 - 12:00:09 WIB

    Ratusan Ha Lahan Bekas Tambang Rusak

    DHARMASRAYA, HALUAN— Sekitar 300 hektare lahan bekas tambang liar di satu lokasi Bukit Mindawa sudah hancur. Belum lagi lahan atau lokasi tambang liar yang lain seperti di Aur Jaya Sitiung V dan lokasi sulit untuk dijangkau.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM