Dishub Kota Padang

Tarif Parkir Sesuai yang Tertera di Plang


Rabu, 06 Januari 2016 - 03:09:24 WIB
Tarif Parkir Sesuai yang Tertera di Plang Seorang pengendara sepeda motor melihat plang tarif parkir yang berada di kawasan wisata Pantai Purus Padang.

Padahal Dishub Padang telah memasang plang tarif parkir di beberapa tempat, seperti di kawasan wisata Pantai Purus, pasar raya dan sebagainya.

Di plang tersebut tertulis jika tarif parkir sekali ber­henti Rp 1.000 untuk se­peda motor, bendi dan seje­nisnya. Se­dang­kan untuk sedan, jeep, mini bus, mobil box, pick up dan sejenis   Rp 3.000. Dan untuk mobil bus enam roda maupun se­jenisnya Rp 5.­000. Namun realitanya, petugas parkir justru me­minta Rp 2.000 untuk se­peda motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Baca Juga : Tahun 2020, Capaian PAD Perumda AM Kota Padang Melebihi Target

“Jujur saja saya cukup kecewa dengan sistem par­kir di kota ini. Selain ta­rifnya tidak menentu, tu­kang parkirnya juga tidak ramah, terkadang dengan gaya setengah mengancam,” ucap Muslim Hadi pada Haluan, Senin (4/1), yang kala itu baru saja membayar parkir di kawasan GOR H Agus Salim.

Hal yang sama juga di­ungkap oleh David. Salah satu ma­ha­siswa per­guruan tinggi swasta itu mengaku cukup kecewa dengan tarif parkir yang mencapai angka Rp 3.000 saat ia memarkir sepeda motornya di pasar raya.

Baca Juga : Perumda AM Kota Padang Umumkan Pemenang Lomba Karya Tulis Artikel HUT ke-46 Tahun

Saat itu uangnya cuma tinggal Rp 12.000,  jadi ia putuskan hanya membayar Rp 2.000. Namun dengan muka kurang enak si tukang parkir menerimanya juga. “Saya, kan, mahasiswa dari kampung mas, jadi mak­lumlah,” tutur David.

Sementara itu Roby yang juga seorang ma­ha­siswa punya pengalaman kurang mengenakkan d­e­ngan persoalan parkir. “Per­nah saya mencari aksesoris HP dengan sepeda motor, karena barang yang saya cari cukup sukit dite­mukan, sehingga mencari barang tersebut di tiga kon­ter yang berbeda dan saya pun harus membayar hing­ga Rp 7.000 untuk tiga kali parkir,” ungkap Roby.

Baca Juga : Ada 52 Kasus Pernikahan di Bawah Umur di Kota Padang Tahun 2020, Penyebab Utama 'Hamil Duluan'

Roby juga menam­bah­kan, ia juga pernah mem­bayar parkir saat nonton pergerlaran teater di taman budaya, saat itu sejumlah pemuda datang dan me­minta uang parkir Rp 3.000 begitu sepeda mo­tor­nya baru saja di­par­kir. Saat hen­dak pulang malah tu­kang parkirnya sudah tidak ada.

Sementara itu, Roni (43) yang pergi berlibur ke Pantai Purus dengan ke­luarganya tidak keberatan membayar parkir Rp 5.000 meski ia tahu tarif parkir cuma Rp 3.000. “Sesekali biasalah, mungkin itu sudah rezeki mereka, lagian saya kan tidak tiap hari parkir di sini,” tuturnya.

Baca Juga : Cuma 2 Menit, Cetak Dokumen Kependudukan di Disdukcapil Kota Padang dengan Anjungan Dukcapil Mandiri

Terkait biaya parkir yang tidak jelas itu, Dishub­ko­minfo Kota Padang melalui Bastiar, Kepala UPT Par­kir, men­jelaskan, berda­sarkan perda, tarif parkir di Kota Padang sesuai dengan plang merek yang dipasang dishub. (h/mg-ysn)

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]