PKL Mengamuk Minta Gerobaknya Dikembalikan


Jumat, 08 Januari 2016 - 03:16:24 WIB

Lamak se kalian mambaok garobak den, pulangan baliak, aden ka manggaleh. Iko alah sakik tigo hari indak manggaleh, kini kalian ambiak se,” kata perempuan yang enggan saat ditanya namanya itu, dengan logat Minang.

Menurutnya, petugas tidak berhak mengangkut paksa begitu saja gerobak jualannya tanpa meminta izin darinya. Wanita tersebut terus kesetanan dan meratapi apa yang telah dialaminya.

Sesekali ia mehentak-hentakkan kakinya ke bawah dan hendak berguling-guling sambil menangis dan mengumpat. Sejumlah petugas pasar dengan segera menangani wanita yang terus meracau tersebut.

Saat dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Pasar Kota Padang Endrizal yang ditemui wartawan di ruangannya, Rabu (6/1) menyatakan, penertiban rutin yang dilakukan itu tidak secara mendadak.

Sebelumnya, petugas sudah menginformasikan supaya PKL di sekitar bundaran tidak meletakkan barang dagangannya ataupun berjualan mulai dari pagi hari.

Namun pada kenyataannya, beberapa PKL nakal masih tetap membangkang dan tidak mau mengikuti peraturan yang telah dibuat.

“Secara lisan sudah setiap hari kita lakukan supaya para PKL tersebut tidak melanggar. Kemudian, secara tulisan juga sudah sering. Sehingga pada 2016 ini semua sistem kita berlakukan sesuai aturan yang telah dibuat dan disepakati tanpa ada lagi negosiasi dan diskusi di lapangan saat penertiban dilakukan,” terang Endrizal.

Dalam penertiban, ada sekitar delapan PKL yang diangkut paksa barangnya dan memang terjadi keri­cuhan di lapangan.

Dikatakannya, bagi yang tetap melanggar petugas akan mengangkut paksa barang atau gerobaknya ke Dinas Pasar dan akan menyita barang tersebut selama kurun waktu tiga hari. Jika orang yang sama kembali melanggar, maka penyitaan barangnya akan ditambah menjadi tujuh hari.

“Selama ini, kita selalu melakukan peringatan secara persuasif. Namun target, saat ini tidak bisa lagi dan akan dilakukan tindakan lebih keras. Suka tidak suka mereka harus mengikutinya,” lanjutnya.

Penertiban tersebut, kata Endrizal, dilakukan rutin setiap hari. Targetnya, dalam satu hari petugas bisa menyita barang PKL bandel satu mobil pengangkut yang telah disediakan.

“Jika ada yang belum tersentuh hari ini, semua akan dapat jatah dan terus diperingati sebelum penyitaan dilakukan. Jika orangnya itu-itu juga kita akan membicarakan apakah ini perlu di-tipiring-kan supaya lebih semakin jera,” tutupnya. (h/mg-win)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM