Pascabanjir dan Longsor

Pemko Sawahlunto Masih Hitung Nilai Kerugian


Sabtu, 09 Januari 2016 - 02:50:14 WIB

Pemko Sawahlunto bersama pihak terkait sudah mengecek dan memantau semua lokasi bencana serta kawasan yang terdampak, guna mengumpulkan data dan fakta lapangan untuk penangan lebih lanjut.

“Kami belum menetapkan status siaga bencana. Akan tetapi, kami mengimbau warga yang bermukim di sekitar tebing perbukitan serta aliran sungai, untuk terus meningkatkan kewaspadaan dini dalam meng­hadapi kemungkinan bencana yang bisa datang kapan saja,” katanya, Kamis (7/1).

Sedikitnya 20 hektare sawah siap panen dan delapan rumah warga di Desa Kolok Nantuo, Kecamatan Barangin, Sawahlunto dilanda banjir bandang. Banjir itu terjadi karena hujan lebat yang mengguyur daerah tersebut sejak Rabu (6/1) malam sampai Kamis (7/1) pagi, sehingga Sungai Batang Malakutan yang melintasi wilayah tersebut meluap.

Selain sawah dan rumah, hewan ternak warga juga ikut hilang dibawa oleh banjir bandang yang melanda sepanjang tepian Sungai Batang Malakutan yang melintasi daerah Kolok dan sekitarnya. Dari data yang dihimpun oleh Haluan, 2 ekor sapi dan 40 ekor kambing warga hilang.

Kepala Desa Kolok Nan Tuo, Supriayi Mukri me­ngatakan, warga korban banjir itu sudah dievakuasi ke tem­pat yang aman. Pihaknya tidak menemukan korban ji­wa akibat banjir tersebut. Sementara kerugian warga di­perkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Ia me­nambahkan, banjir tersebut juga mengakibatkan nor­malisasi di Karak Taruko jebol.

Selain banjir di Kolok Nan Tuo, hujan lebat yang mengguyur kota itu juga mengakibatkan longsor di beberapa wilayah di Sawahlunto. Dari data yang didapat Haluan, beberapa rumah di 4 kecamatan ikut terkena longsor. Di Kecamatan Silungkang, 2 rumah warga diternjang longsor dengan kondisi dinding rumah jebol. Di Kecamatan Lembah Segar, ada 2 dua rumah yang terkena longsor yang menyebabkan material tanah masuk rumah dan teras rumah ambruk. Sementara di jalan menuju Puncak Polan Tanjung Sari Aur Mulyo, longsor menimpa 2 rumah warga.

Sedangkan di Kecamatan Barangin, longsoran te­bing di Gunung Timbago, Kelurahan Saringan me­nerjang 5 rumah. Selain itu, tiga titik longsor meng­hatam Desa Talago Gunung yang menyebabkan ter­tutupnya ruas jalan antara Guguk Baling, Talago Gu­nung Dusun Koto, dan Sibarambang, Kabupaten Solok.

Di Kecamatan Talawi, longsor melanda 2 rumah warga di Desa Tumpuk Tangah. 4 titik longsor tebing antara Jalan Kumanih Atas dan Bawah, serta banjir di Salak menggenangi rumah warga di Dusun Ibus akibat saluran air tersumbat. (h/mg-rki)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]