Siswa Asal Kabupaten Solok Diwajibkan Bayar Kontribusi


Senin, 11 Januari 2016 - 03:08:51 WIB

 “Kami memasukan anak-anak kami ke SMA 1 Kota Solok karena di Kota Solok bebas biaya pendidikan.  Kemudian Kota Solok juga sudah menerapkan wajib belajar 12 tahun dengan gratis biaya pendidikan. Kalau ingin membayar juga, cabut dulu peraturan daerah tentang wajib belajar 12 tahun dengan bebas biaya pendidikan,” kata Ega, sa;ah seorang walimurid.

Selain itu, walimurid juga menyampaikan, Pemko Solok dalam menerapkan pembayaran kontribusi untuk sekolah bagi siswa asal Kabupaten Solok, jangan ibarat membelah bambu, satu dipijak satu diangkat dengan tangan. “Anak-anak kami yang memiliki kartu keluarga Kabupaten Solok diwajibkan membayar kontribusi, sedangkan anak-anak yang punya kartu keluarga Kota Solok tidak dibebankan biaya,” papar Wahyu Yudistrira, walimurid lainnya. Protes yang disampaikan Ega dan Wahyu itu mendapat dukungan dari puluhan walimurid.

Walimurid yang lain, Elli Umar menuturkan, kebijakan yang dilaksanakan Pemda Kota Solok melalui Peraturan Walikota (Perwako) Solok sangat berdampak pada kerukunan antar masyarakat Kabupaten Solok dan Kota Solok jika pungutan itu hanya dibebankan pada siswa asal Kabupaten Solok. Kalau mau menerapkan pungutan haruslah berkeadilan, semua siswa dikenakan pungutan.

Sebelumnya, Kepala SMA N 1 Kota Solok, Delfion mengakui, membengkaknya jumlah siswa SMA 1 setiap tahun, menyebabkan sekolah itu tak mampu memikul biaya operasional seperti untuk membayar tagihan listrik, air bersih, gaji guru honor dan biaya lainnya.

Sementara itu, Ketua komite SMA N 1 Kota Solok, Zaini saat ditanya Haluan usai rapat, kurang sependapat tentang Perwako Solok yang disetujui DPRD Kota Solok, sebab tidak ada azas keadilan. Sebagai perwakilan walimurid, ia sudah menanyakan hal itu kepada Pj Walikota Solok, namun belum ada jawaban. Pihaknya juga telah menanyakan Perwako itu kepada Walikota Solok terpilih, Zul Elfian, yang juga tak memberi komentar tentang Perwako tersebut. Mantan anggota DPRD Sumatera Barat, Israr Jalinus yang juga hadir dalam rapat itu mengatakan kepada Haluan, pungutan yang dilaksanakan SMA di Kota Solok bisa menjadi temuan bagi Badan Pemeriksa Keuangan. Apapun pungutan haruslah melalui Peraturan daerah (Perda) sebagai payung hukum. Uang kebersihan saja bagi pedagang kaki lima di pasar Solok yang jumlahnya di bawah Rp 5.000 diatur melalui Perda.

Terlepas dari itu, tambahnya, Perwako Solok tentang mewajibkan membayar kontribusi pada anak-anak yang berasal dari Kabupaten Solok bisa mengancam kerukunan masyarakat dan Pemda Kabupaten/Kota Solok. (h/alf)







Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 10 Februari 2020 - 16:29:41 WIB

    Blusukan ke Sekolah, Kapolres Pessel Tekankan Siswa Taat Aturan

    Blusukan ke Sekolah, Kapolres Pessel Tekankan Siswa Taat Aturan PAINAN, HARIANHALUAN.COM -- Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval memberikan pemahaman di hadapan siswa SMAN 2 Painan Pessel tentang curanmor, curat, curas, bahaya narkoba dan tertib lalulintas di halaman sekolah tersebut, Seni.
  • Rabu, 29 Januari 2020 - 20:07:23 WIB

    Kondisi Terkini Mahasiswa Minang di Wuhan : Sampai Kapan Kami Bisa Bertahan?

    Kondisi Terkini Mahasiswa Minang di Wuhan : Sampai Kapan Kami Bisa Bertahan? PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Pada 23 Januari 2020 lalu, Pemerintah Kota Wuhan di Provinsi Hubei mengisolasi daerahnya. Namun, sejumlah mahasiswa Indonesia masih memilih bertahan di kota yang pertama kali muncul virus Corona it.
  • Ahad, 19 Januari 2020 - 17:10:46 WIB

    Kenalkan Perguruan Tinggi kepada Siswa, Ilmanan Gelar IBS

    Kenalkan Perguruan Tinggi kepada Siswa, Ilmanan Gelar IBS PARIAMAN, HALUAN -  Ikatan Alumni MAN Padusunan (Ilmanan) melaksanakan kegiatan Ilmanan Back To School (IBS), guna memberikan try out dan motivasi untuk masuk perguruan tinggi bagi siswa kelas 12 MAN Padusunan Kota Pariaman..
  • Ahad, 12 Januari 2020 - 21:48:24 WIB

    Buka Festival Bahasa Jepang, Wagub Dorong Siswa Mahir Berbahasa Asing

    Buka Festival Bahasa Jepang, Wagub Dorong Siswa Mahir Berbahasa Asing PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit menegaskan festival Bahasa Jepang Se-Sumbar perlu rutin dilaksanakan. Tujuannya agar daya inovasi siswa pelajar semakin terasa, dan siswa yang terlibat dalam kegi.
  • Kamis, 09 Januari 2020 - 19:53:01 WIB

    Erwin Yunaz Ajak Siswa Jeli Memilih Perguruan Tinggi

    Erwin Yunaz Ajak Siswa Jeli Memilih Perguruan Tinggi PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM - Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz, membuka Cafladoepa University Fair (CUF) di SMA Negeri 2 Payakumbuh yang melibatkan 26 Universitas Negeri dan Swasta se Indonesia, Kamis (9/1)..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM