Pantai Padang Harus ‘Bersih’

Pedagang Di Deadline untuk Pindah


Senin, 11 Januari 2016 - 03:20:14 WIB

Sekretaris Daerah Kota Padang Nasir Ahmad menyebut, Pemko Padang telah memanggil seluruh pedagang yang mendiami batu krib mulai dari depan Rusunawa hingga Simpang Olo Ladang. Surat teguran untuk pengosongan juga telah diberikan.

“Seperti yang sudah disampaikan, kawasan yang dijadikan tempat berdagang kuliner ini sudah harus kosong. Ini juga menjadi tuntutan masyarakat dan para perantau,” ujarnya dalam suatu sesi dialog.

Pemko Padang memang bermaksud untuk memindahkan pedagang dari bibir pantai agar pandangan pengunjung ke laut menjadi lepas tanpa terhalang.

Termasuk menciptakan keindahan, keber­si­han, kenyamanan dan ketertiban di kawasan Pantai Padang. Khusus di lokasi Rusunawa hingga Simpang Olo Ladang, diantaranya terdapat sembilan rumah makan.

“Kesembilan rumah makan ini punya tempat yang cukup luas,” kata Sekda yang didampingi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang, Firdaus Ilyas.

Enam dari sembilan rumah makan yang mendiami tanah milik pemerintah ini sudah memiliki tanah di tempat lain. Bila digusur nanti, mereka akan pindah ke tanah yang mereka miliki itu. Sedangkan tiga rumah makan lagi belum memiliki tempat untuk pindah. “Tiga rumah makan ini akan kita fasilitasi, silahkan menempati lokasi Ajendam Bukit Barisan di sebelah Gedung Joeang, tapi tentunya pemilik harus meminta izin dulu dengan Kodam,” katanya.

Tenggat waktu pengosongan dari Pemko Padang sudah disosialisasikan kepada seluruh pedagang. Termasuk surat teguran pertama. Apabila surat teguran pertama tidak direspon, Pemko melanjutkan dengan surat teguran kedua hingga ketiga.

“Bila hingga batas waktu (15 Januari) pedagang tidak juga mengosongkan batu krib, pada 16 Januari akan kami bantu membong­karnya,” ujar Sekda.

Sekda juga menyebut, tidak ada yang dirugikan dalam pengosongan batu krib ini. Malah para PKL justru diberi gerobak untuk mereka berdagang. “Tidak ada yang dirugikan, kita izinkan semua berdagang. Gerobak kita siapkan, termasuk memfasilitasi tempat untuk berdagang,” tutur Sekda.

Sementara itu Kasatpol PP Kota Padang, Firdaus Ilyas membeberkan, pada awalnya seluruh pedagang yang berjualan di Pantai Padang sudah setuju untuk pindah. Bahkan dikatakan hampir tidak ada masalah. Namun dalam perjalanannya, sikap pedagang mulai berubah terlebih setelah ada yang mencoba memprovokasi.

“Ini harus cepat diselesaikan, tidak ada alasan untuk tidak membongkar. Pedagang sudah melanggar tiga Perda, yakni Perda tibum, kebersihan, serta izin mendirikan bangunan,” tukasnya.

Terkait pembongkaran nantinya, Firdaus menuturkan, pihaknya telah menyiapkan per­sonel terbaiknya. Tidak hanya itu, Satpol PP juga telah  berkoordinasi dengan Polsek dan Ko­ramil. Termasuk tim SK4 yang dibackup Pol­resta. “Kami tak sendiri, kita punya aparat yang kuat,” tutur Firdaus.

Selain untuk kenyamanan, keindahan dan ketertiban, dibersihkannya pedagang dari bibir pantai karena Padang akan menjadi kota kunjungan wisata. Tidak hanya oleh wisatawan nusantara, tetapi juga wisatawan mancanegara. Apalagi dalam tahun ini sejumlah agenda internasional akan digelar di Padang.

Salah satu agenda yang akan digelar dalam waktu dekat ini yakni Naval Exercise Comodo. Agenda latihan perang armada laut tersebut diikuti 46 negara. Mereka akan menggunakan pantai di sepanjang Kota Padang untuk latihan. Kegiatan dilangsungkan April mendatang. (h/ows)



Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 24 Januari 2020 - 21:12:36 WIB

    Wako Mahyeldi Fasilitasi Pedagang Loak di Padang Teater Agar Kembali Berdagang

    Wako Mahyeldi Fasilitasi Pedagang Loak di Padang Teater Agar Kembali Berdagang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah memfasilitasi sejumlah pedagang loak di lantai II kawasan Padang Teater Pasar Raya Padang agar kembali berdagang seperti sedia kala..
  • Rabu, 23 Oktober 2019 - 15:41:32 WIB

    Tumbuhkan UMKM, Padang Night Market Akan Berdayakan 100 Pedagang

    Tumbuhkan UMKM, Padang Night Market Akan Berdayakan 100 Pedagang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Setidaknya akan ada 100 pedagang yang akan ikut dalam Permindo Night Market yang akan mulai dilaksanakan pada 2 November 2019 mendatang. Pedagang yang akan mengisi terdiri dari berbagai jenis dagan.
  • Ahad, 06 Oktober 2019 - 16:29:08 WIB

    100 Pedagang Akan Isi Pasar Kuliner Malam di Permindo

    100 Pedagang Akan Isi Pasar Kuliner Malam di Permindo PADANG, HARIANHALUAN.COM - Jika tidak ada aral melintang, mulai bulan depan kawasan Permindo akan dijadikan pasar kuliner di malam hari. Rencana tersebut akan dimulai setiap Sabtu dengan menutup jalan mulai pukul 19.00 WIB..
  • Selasa, 20 Agustus 2019 - 20:36:37 WIB

    Puluhan Pedagang Ikan Pantai Padang Dipindahkan Sementara

    Puluhan Pedagang Ikan Pantai Padang Dipindahkan Sementara PADANG, HARIANHALUAN.COM- Selama pengerjaan pedestrian kawasan Pantai Padang, puluhan pedagang ikan terpaksa dipindahkan ke depan. Pemindahan dilakukan untuk memudahkan aktivitas perdagangan..
  • Senin, 17 Juni 2019 - 17:45:06 WIB

    Jalan Sandang Pangan Harus Bersih dari Pedagang

    PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kepala Dinas Perdagangan Endrizal menargetkan bahwa Jalan Sandang Pangan harus bersih dari pedagang. Namun, ada dua jenis dagangan yang dikecualikan mengingat kondisi dan situasinya..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM