Pj Gubernur Kumpulkan Kepala Daerah Terpilih


Kamis, 14 Januari 2016 - 04:23:42 WIB
Pj Gubernur Kumpulkan Kepala Daerah Terpilih

PADANG, HALUAN — Bupati dan Walikota terpilih pada Pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu yang tidak bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) diren­canakan dilantik pada Bulan Februari mendatang. Pelantikan tersebut direncanakan akan dilaksanakan serentak dan di tempat yang sama. Hal ini dikatakan oleh Penjabat Gubernur Sumbar Reydonnyzar Moenek usai melakukan pertemuan dengan Bupati/Walikota terpilih di ruang kerjanya Rabu (13/1) siang.

“Saya sudah konfirmasi ke Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Opsinya, calon terpilih yang tidak menghadapi gugatan dilantik Februari,” terang Donny kepada awak media.

Baca Juga : Hadiri Wirid di Perumda AM Padang, Hendri Septa Ajak Tingkatkan Kepedulian

Pelantikan Bupati/Walikota terpilih pada Februari itu dilaksanakan serentak dan dilantik di lokasi yang sama. Sedangkan Calon terpilih yang menghadapi sengketa perolehan hasil suara di MK diperkirakan dilantik di awal Maret atau awal April.

“Kita sudah mulai menyiapkan untuk pelantikan serentak bagi yang tidak bermasalah ini. Kalau untuk yang masih bersengketa tentu kita tunggu penye­lesainnya dulu,” ungkapnya. Terkait pertemuan dengan Bupati/Walikota terpilih dikatakan Moenek sebagai bagian tanggung jawabnya sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah. Serta sebagai ajang memperkuat komunikasi, khususnya untuk mem­bicarakan kerangka pemba­ngunan ke depan.

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Bimtek PPRG Tahun 2021

“Beliau-beliau yang terpilih itu nantinya juga akan mendapatkan re-orientasi tentang efektifitas penye­lenggaraan pemerintahan dari Kemendagri. Bahkan mereka juga mengusulkan juga agar re-orientasi juga diberikan oleh Pemerintah Provinsi,” paparnya.

Sementara, Calon Bupati/Walikota terpilih melalui Pilkada serentak 9 Desember lalu yang menghadiri undangan Pj Gu­bernur, diantaranya Calon Bupati Pesisir Selatan terpilih Hendra Joni, Calon Walikota Solok terpilih Zul Elfian, Calon Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, Calon Bupati Agam terpilih Indra Catri, Calon Bupati Pasaman Barat terpilih Syahiran.

Baca Juga : Pandemi Belum Reda, Warga Padang Takut Berobat ke Puskesmas

Ia mengatakan, dalam pembi­caraan selama satu setengah jam itu, mereka membicarakan arah dan landasan pembangunan di Sumbar, agar ada keserasian antara pusat, provinsi dan kabu­paten/kota.

Sebelumnya, Ketua KPU Sumbar Amnasmen mengatakan dari 14 daerah yang melaksa­nakan Pilkada, ada enam daerah yang mengajukan gugatan ke MK, yaitu Provinsi, Limapuluh Kota, Tanah Datar, Solok Selatan, Pasaman, dan Kabupaten Solok.

Baca Juga : Jumlah Penerima BST di Padang Berkurang 2 Ribu KPM

“Dari jadwal yang ada, peme­nang Pilkada di Sumbar akan dilantik pada tahap pertama Januari 2016 masing-masing, bupati Dharmasraya, wali kota Bukittinggi, bupati Pasaman Barat, bupati Pasaman, wali kota Solok, bupati Pesisir Selatan, Sijunjung, Tanah Datar, Padang Pariaman, Agam,” katanya.

Sementara itu, Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini mene­rima 88 kasus sengketa pilkada dari pelaksanaan pilkada seren­tak. Jika kasus sengketa tersebut memenuhi syarat gugatan, maka persidangan dilanjutkan dan akan dikeluarkan putusannya pada 2 - 7 Maret 2016. (h/isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]