Pascabanjir Desember 2015

Harga Beras di Kampar Rp 30 Ribu Perkilogram


Jumat, 15 Januari 2016 - 02:48:52 WIB
Harga Beras di Kampar Rp 30 Ribu Perkilogram

PEKANBARU, HALUAN - Sejak dihantam banjir dan longsor pada Desember lalu, nasib masyarakat di beberapa desa Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, masih mengenaskan. Hal itu disebabkan akses jalan yang menghubungkan desa-desa itu dengan dunia luar, belum terbebas dari tumpukan tanah akibat longsor.

Buntutnya, kehidupan mereka pun semakin sulit. Akibat akses jalan yang masih sulit itu, akhirnya berdampak terhadap kehi­dupan dan ekonomi warga. Khususnya untuk pasokan sembako yang masih terken­dala, membuat harga sem­ba­ko terus melambung. Saat ini, harga beras sekilo bah­kan mencapai Rp 30 ribu.

Baca Juga : Kolam Pemandian Hotwater Boom Solsel Tetap Buka, Satpol-PP Gelar Patroli

Sayangnya, kondisi itu tak disertai dengan mem­baiknya produksi perkebu­nan warga, khususnya sawit. Karena hasil panen tak bisa dibawa ke luar, harganya masih tetap anjlok. Sejauh ini, perhatian pemerintah setempat juga dinilai masih jauh dari harapan.

Data dari Dinas Sosial Provinsi Riau, sejauh ini masih ada beberapa desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang masih terisolir. Akibat longsor, desa-desa itu tak bisa dicapai melalui per­jalanan darat. Kondisi itu terjadi antara lain di Desa Deras Setajak, Tanjung Ka­rang, Batu Sasak dan Lubuk Bigau. Kondisi itu membuat harga sembako di kawasan itu melonjak tajam. Bahkan un­tuk harga beras, bisa men­capai Rp30 ribu per kilogram.

Baca Juga : Hati-hati! Eksploitasi Anak Rawan Terjadi di Wisata Indonesia

Menurut Kepala Dinas Sosial Setdaprov Riau, Sya­ri­fudin, pihaknya juga me­nyayangkan sikap Pemkab Kampar yang terkesan ku­rang peduli. Pasalnya, sejauh ini belum ada laporan Pem­kab Kampar terkait kondisi masyarakat yang berada di beberapa desa yang masih terisolir tersebut.

Menurutnya, sejauh ini Dinsos Riau sudah menya­lurkan bantuan bahan po­kok ke Kampar Kiri Hulu beberapa waktu lalu. Na­mun untuk bantuan selan­jutnya tidak ada laporan. Sehingga pihaknya hanya mendapatkan laporan seca­ra lisan dari kepala desa yang melaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau.

Baca Juga : Sandiaga Uno Mengaku Merinding Saat Salat Isya di Hotel Marbella Anyer, Ada Hantu?

“Kita memang belum ada mendapatkan laporan dari Pemkab Kampar. Ini­lah yang kita sayangkan, seharusnya Pemkab mela­porkan kepada kita kondisi terkini, sehingga kita ada dasar untuk segera mengi­rimkan bantuan ke sana. Sejauh ini sudah ada kita kirimkan bantuan sebanyak dua ton beras beberapa wak­tu lalu,” ujar Syari­fuddin, Rabu (13/1).

Ditegaskan Syarifuddin, dengan kondisi saat ini di mana Riau pada tahun 2015 lalu sudah dalam status siaga darurat banjir, hingga akhir Desember. Seluruh Bupati dan Walikota sudah harus tanggap dengan kon­disi masyarakat yang di­landa banjir dan terisolir. Seperti di Kuansing, Dinsos langsung turun ke lapangan mengirimkan bantuan sete­lah mendapatkan laporan dari Pemkabnya.

Baca Juga : Pariwisata Era Baru, Sandiaga: Berbasis Alam Terbuka

“Ya minimal Kecama­tannya yang melaporkan, kalau Pemkabnya tidak pe­duli. Kalau seperti ini susah kita, sudah selayaknya Bu­pati ikut turun ke sana. Dan kita siap bantu menyuplai bantuan bahan pokok,” te­gasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger, mengatakan, pihaknya telah mengubungi BPBD Kam­par untuk segera membantu membuka akses jalan, na­mun belum ada tindakan nyata dari instansi yang bersangkutan. Sejauh ini Pemkab Kampar memang tidak pernah ada turun mem­bantu untuk korban banjir dan longsor.

Apalagi saat ini, kata Edwar Sanger, status siaga darurat banjir dan longsor sudah dicabut pada 31 De­sember 2015. Seharusnya pa­da saat siaga tersebut Pemkab Kampar turun mem­bantu membuka jalan.

“Sekarang pasca banjir ini Pemkab yang harus ac­tion, turun langsung sejauh ini tak pernah. Kita mau lihat keseriusan Pemkabnya membantu masyarakat. Saya sudah minta BPBD nya membantu kesana, selama ini hanya Provinsi yang langsung turun, Pemkabnya tidak ada sama sekali,” tegas Sanger.  (hr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]