Tingkat Partisipasi Pemilih 70 Persen


Jumat, 15 Januari 2016 - 03:11:39 WIB
Tingkat Partisipasi Pemilih 70 Persen

SOLOK, HALUAN — Ting­kat partisipasi pemilih da­lam pemilihan Walikota/Wakil Walikota Solok 9 Desember lalu mencapai 70 %, artinya masyarakat cu­kup antusia menentukan pe­mim­pinnya untuk 5 tahun ke­depan dengan ber­bon­dong-bondong datang ke tempat pemungutan suara se­suai lokasi yang di­tent­ukan.

“Kita sangat bangga dan mengacungkan jempol pada masyarakat Kota Solok yang cuk­up peduli dengan meng­gunakan hak suaranya ke tempat pemungutan suara sehingga dapat dihasilkan walikota hasil pilihan ra­k­yat, terang komisioner KPUD Kota Solok Ilham Eka Putra di Kota Solok Kamis (14/1).

Baca Juga : Sebanyak 6 Nagari di Tarusan Kabupaten Pessel Gelar Pilwana

Naiknya partisipasi pe­milih dibanding pemilihan umum legislatif 2014 lalu me­nunjukan bahwa ma­syarakat mulai menentukan siapa yang akan memimpin Kota Solok 5 tahun kedepan melalui hak suaranya. Ken­dati pemilih yang saban hari disibukan dengan aktifitas selaku pedagang dan petani namun hari yang bersejarah itu itu tidak disia-siakan.

Naiknya partisipasi pe­milik dengan parsentase 70 % juga mengharumkan na­ma Kota Solok di tingkat Sumatera Barat, dari hasil evauasi oleh KPU propinsi Sumatera Barat terhadap daerah-daerah yang m­e­lak­sanakan pemilihan kepala daerah, Kota Solok meraih rengking II setelah Dhar­masraya. Kabupaten ter­muda itu meraih rengking I dalam partisipasi pemilih dan Kota Solok rengking II.

Baca Juga : Musrenbang Selesai, Rusma Yul Anwar: Masyarakat Kawal Semua Kegiatan yang Sudah Direncanakan

Dibagian lain, Ilham Eka Putra menjelaskan, terhadap calon walikota terpilih, KPUD Kota Solok sudah me­nyerahkan berkas ke DPRD Kota Solok untuk di­ajukan ke menteri dalam negeri melalui gubernur Sumatera Barat. Pengajuan berkas itu sebagai salah satu persyaratan dalam men­er­bitkan Surat Keputusan Wali­kota dan Wakil Wa­li­kota So­lok.

Kewenangan KPUD ha­nya sampai penetapan pa­sa­ngan terpilih melalui sidang pleno yang dilaksanakan beberapa minggu lalu di­mana suara terbanyak diraih Zul Elfian/Reinier. Calon peraih suara terbanyak itu diajukan ke menteri dalam negeri untuk menerbitkan surat keputusan. KPUD Kota Solok sudah me­nga­jukan ke DPRD Kota Solok beberapa hari lalu.

Baca Juga : Bupati Agam Ingin Aturan Zonasi Dibahas Khusus

Pengajuan berkas calon terpilih itu merupakan pun­cak dari tugas KPUD dalam menyelenggarakan pe­mi­lihan walikota Solok yang didahului siidang ple­no KPUD, pengajuan berkas berjalan baik karena selama proses pemilihan tidak ada gesekan dan pelanggaran yang dilakukan pasangan Zul Elfian/Reinier, Atas ke­lan­caran kegiatan pilkada itu tanpa ada gugatan ma­kanya pro­ses mengajuan calon Wa­li­kota Solok berjalan lancar(h/alf)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]