Pemko MoU dengan Empat KAN


Rabu, 20 Januari 2016 - 03:43:58 WIB

PARIAMAN, HALUAN — Pemerintah Kota Pariaman melaksanakan MoU Revitalisasi Pasar Serikat Pariaman (pasar B) dengan 4 KAN, di daerah setempat, di Aula Kantor Balaikota Pariaman, Selasa (19/1).

Rivitalisasi yang direncanakan pada tahunb 2018, dalam design Pasar Tra­disional Modern, sekaligus menjadikan tempat ini sebagai pusat perbelanjaan Kota Pariaman.

Pembangunan dilaksakan untuk geliat ekonomi masyarakat dan Kota Pariaman yang lebih baik ke depan oleh karenanya dalam pembangunya perlu dukungan semua pihak.

Pemerintah melakukan revitalisasi Pasar Serikat Pariaman mengingat kondisi sarana dan prasarana pasar yang kurang layak, karena dimakan usia dan sudah waktunya untuk direvitalisasi.

“terkait pembangunan pasar ini sudah dilakukan beberapa kali rapat antara SKPD dengan KAN V Koto Aia Pampan, KAN Pariaman, KAN IV Angkek Padusunan dan Kan IV Koto Sungai Rotan dan mendukung revi­talisasi tersebut,” kata Kepala Dinas Koperindag Korta Pariaman, Gusniyeti Zaunit.

Bahkan pada tahun 2015, telah dilaksa­na­kan kegiatan penyusunan masterplan pasar pariaman dengan melibatkan KAN, APPSI dan SKPD terkait.

Walikota Pariaman, Mukhlis R, ter­hadap kesepakatan yang sudah dilakukan sangat menyambut baik, ini suatu tanda telah terbangun konsep kebersamaan untuk suatu pembangunan yaitu pasar serikat (pasar B) Kota pariaman.

Pasar serikat (pasar B) Kota Pa­riaman itu diayomi 4 KAN, KAN V Koto Aia Pampan, KAN Pariaman, KAN IV Angkek Padusunan dan Kan IV Koto Sungai Rotan.

MoU yang dilakukan menyatakan du­kungan kesepakatan menyerahkan ke pemerintah kota untuk membangun pasar ini kembali. Gambar atau design pasar yang akan dibangun sudah dibuat.

Terhadap pedagang pemilik toko atau kedai-kedai yang dulunya dengan sistem kartu kuning, perlu dibangun kesepakatan dan kebersamaan untuk membangun pasar ini kembali. Bila kesepakatan itu ada, baru pembangunan dilakukan. Pembangunan Pasar Serikat Pa­riaman (pasar B), menelan biaya sekitar Rp64 Milyar, pekerjaannya akan menjadi mul­tiyear atau paling lama dua tahun selesai.

Untuk mengantisipasi keterlambatan pembangunya, akan disusun tim ske­dulnya, langkah utamanya  menenderkan proyek sedini mungkin. (h/tri)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM