Di Nagari Harau, 95 Persen ADD Terealisir


Rabu, 20 Januari 2016 - 03:54:08 WIB

Limapuluh Kota, Haluan — Nagari Harau, merupakan salah satu nagari yang berada di kawasan Ibukota Kabupaten Limapuluh Kota di Kecamatan Harau. Nagari dengan 7 jorong ini, pada tahun 2015 lalu mendapatkan setidaknya Rp 301,910,000 juta Dana Desa dari Pemerintah pusat.

Nagari Harau mendapatkan kucuran dana desa sebesar Rp 301 juta,. “ Dana sebesar itu, diman­faatkan di Nagari Harau untuk membangun berbagai infratruktur dalam mendukung untuk mening­katkan perekonomian masyarakat. Dana desa tersebut di manfaatkan untuk pembangunan fisik seperti irigrasi, jalan usaha tani dan jalan lingkung. Kami juga memanfaatkan sebesar 20 persen dari total dana untuk kegiatan pemberdayaan mas­ya­rakat,”  terang Firdaus Pj Walina­gari Harau pada Senin (18/1).

Dari 7 Jorong, tidak semuanya jorong mendapatkan kebagian pembangunan dari dana desa terse­but. Hal tersebut disebabkan kecil­nya anggaran desa yang didapat sehingga berdampak terhadap pem­bangunan di nagari. “Apabila dana ini dibagi sama rata, yang kita takutkan adalah tidak sempurnanya pembangunan secara merata di Nagari Harau. Karena itu, kita lebih memfokuskan pembangunan sesuai dengan kesediaan dana yang diteri­ma dari pemerintah pusat,”ungkap Firdaus lagi.

Firdaus memperjelas penggu­naan dana desa di Nagari Harau. Seperti di Jorong Harau dibangun jalan usaha tani dengan dana sebe­sar Rp 90 juta dan  jalan lingkung sebesar Rp  15 juta. Kemudian di jorong Hulu Aia untuk pemba­ngunan saluran irigrasi sebesar Rp  65 juta.

Pembangunan saluran irigrasi di Jorong  Sungai Landai sebesar Rp  50 juta dan Jorong Sungai Data untuk pembangunan  irigrasi sebe­sar Rp 50 juta. “Sisa dari pemba­ngunan fisik ini, diman­faatkan untuk kegiatan pemberda­yaan masyarakat. Kegiatan fisik sudah tuntas 100 persen dan tinggal lagi kegiatan  pemberdayaan dalam waktu dekat ini,” terangnya.

Secara umum, ujarnya lagi, dana desa yang diterima oleh Nagari Harau, sudah 95 persen terealisasi. Sedangkan 5 persen lagi akan berja­lan waktu pekan ini untuk kegiatan pemberdayaan serta penyuluhan bagi masyarakat Nagari Harau.

Keterlambatan penggunaan da­na desa tersebut, terangnya disebab­kan lambannya dana yang diterima oleh Nagari Harau dari Pemerintah Pusat. Sehingga berdampak terha­dap pembangunan di nagari. “Dana masuk pada bulan Oktober. Karena itu turut memperlambat peng­gunaan dana. Tapi Desember selu­ruh kegiatan fisik tuntas dikerjakan,  sedangkan kegiatan pemberdayaan sedang berjalan,” ucapnya.

Untuk dana desa 2016 ini, Nagari Harau lebih memfokuskan pemanfaatan dana desa untuk ke­giatan fisik sehingga mampu men­dongkrak perekonomian lebih  3000 jiwa  penduduk Nagari Harau. “Draf sudah kita susun. 80 persen dana desa tahun ini dimanfaatkan untuk kegiatan fisik,” pungkasnya. (h/ddg)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]