Dua Tahun Lalu, Gafatar Sudah Ada di Bukittinggi


Kamis, 21 Januari 2016 - 03:30:18 WIB

BUKITTINGGI, HALUAN — Beberapa hari belakangan ini perhatian masyarakat Indonesia terfokus terhadap hangatnya isu terkait Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Seperti halnya di Kota Bukittinggi. Gerakan ini sudah terdeteksi sejak dua tahun lalu, dan pernah mengadakan kegiatan bersama pemerintah kota dan masyarakat.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bukittinggi Zainuddin Tanjung kepada wartawan mengatakan, dirinya pernah didatangi dua orang yang menyebut dirinya sebagai  pengurus Gerakan Fajar Nu­santara (Gafatar) Bukittinggi pada per­tengahan tahun 2015 lalu.

“Mereka mencoba mensosialisasikan kepada MUI akan keberadaan organisasi tersebut. Tapi saat itu secara pribadi diakuinya tidak terlalu memperhatikan betul, mengingat memang saat itu tidak ada hal yang ganjil dan mencurigakan dari paparan yang disampaikan pengurus Gafa­tar itu,” jelasnya.

Tak lama setelah pertemuan itu menurut Zainuddin Tanjung,  MUI Kota Bukit­tinggi mendapatkan informasi jika ternyata Gafatar merupakan organisasi yang men­dapatkan perhatian khusus dari pemerintah dan MUI pusat, dengan alasan terindikasi sebagai organisasi pecahan Al Qiyadah Al Islamiah aliran sesat yang dahulu dipimpin Ahmad Musadeq yang mengaku nabi palsu.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Zainuddin Tanjung mengimbau kepada masyarakat untuk berkoordinasi dengan pihak terkait termasuk kalangan MUI sendiri jika menemukan organisasi yang mencurigakan. Kepada Pemerintah Kota Bukittinggi Ia berharap tidak salah memberikan izin terhadap Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang akan berdiri di Kota Bukittinggi. 

Tidak hanya Ketua MUI, ternyata Kepala Kesbangpol Linmas Bukittinggi Joni Feri juga pernah didatangi orang yang menamakan diri dari organisasi Gafatar pada akhir tahun 2014 silam. Saat itu, disampaikan Joni Feri, mereka hanya sekedar berdiskusi dengannya.

“Ketika itu, saya belum menerima informasi terkait Gafatar. Saat itu mereka hanya sekedar berdiskusi. Bahkan mereka mengaku juga sudah mendatangi beberapa pimpinan SKPD di Bukittinggi,” ujarnya.

Joni Feri menerangkan jika setelah mendapatkan informasi terhadap Gafatar pihaknya telah berkoordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Tokoh Masyarakat, serta pihak terkait lainnya.  (h/wan)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]