KPRO Film Luncurkan Film dari Minangkabau


Kamis, 21 Januari 2016 - 03:33:25 WIB
KPRO Film Luncurkan Film dari Minangkabau JESSICA Mila dan Kevin Julio pemeran utama dalam film Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu ketika berada di lokasi syuting.

BUKITTINGGI, HALUAN — Rumah Produksi perfile­man Indonesia ternama, KPRO Film akan melun­curkan film layar lebar yang kisah atau ceritanya berasal dari Minangkabau Suma­tera Barat (Sumbar), de­ngan judul “Surga Di Bawah Telapak Kaki Ibu”.

Film dengan durasi se­kitar 100 menit tersebut, diperankan oleh artis-artis ternama seperti Jessica Mila yang berperan sebagai De­nay, Kevin Julio sebagai Amri, Unique Prisilla seba­gai Bundo, Dewi Hughes sebagai Hanifah dan Tas­man Taher sebagai Ramli.

Film Surga Dibawah Te­la­pak Kaki Ibu yang di pro­duseri oleh Lucia Goni dan Sonny Gaokasak men­ceri­takan tentang susahnya Jesi­ca Milla (Denay) meng­ungkapkan permintaan ma­af kepada orang tuanya yang diperankan oleh Unique Prisilla (Bundo), yang se­harusnya kata maaf itu ter­ucap sebelum terlambat.

“Film Surga Di Bawah Telapak Kaki Ibu mengang­kat sinopsis cerita saat kata maaf lebih sulit terucap dibanding airmata. Film ini salah satu film yang menarik untuk ditonton karena da­lam film ini terdapat banyak nilai-nilai  budaya, kesenian dan sosial di Ranah Mi­nang,” ujar sutradaranya, Sonny Gaokasak, Selasa (19/1).

Dalam cerita hasil karya tulis dari Anggoro Saronto ini, menceritakan bahwa Denay (Jessica Mila) gadis Minang yang berubah kehi­dupannya setelah kuliah di Jakarta. Bundo (Unique Prisilla) terpaksa menjalani kehidupannya di Kampun Halaman di Ranah Minang sambil terus memikirkan dan menahan rindu terha­dap anak gadisnya tersebut.

Hingga akhirnya per­lahan adik Bundo yang ber­nama Hanifah (Dewi Hug­hes), meminta agar Bundo mengalah dan menyuruh Denay pulang kekampung. Tapi Bundo bersikeras me­larangnya pulang. Maka diam-diam Hanifah menga­bari Denay kalau Bundo sakit keras dikampung.

Mendengar kabar ter­sebut akhirnya denai pu­langkampung. Namun se­sam­painya dikampung Akhir­nya Denay tahu kalau eteknya Hanifah berbohong padanya soal Bundo sakit keras, Bahkan Bundopun sakit hati karena menge­tahui anaknya pulang kare­na mengira dirinya sakit. Parahnya, Denay pun me­ngaku bahwa dirinya tak lulus kuliah.

“Meskipun telah dikam­pung Denai tidak pernah meminta maaf pada Bundo. setiap kali mau mengucap maaf, bibirnya berasa kelu. Hingga akhirnya, Denay kembali ke Jakarta. Namun kata maaf belum juga teru­cap. Karena air mata  lebih mudah jatuh diam diam dibanding kata maaf,” jelas Sonny yang juga merupakan putra asli minang yang bera­sal dari Batusangkar.

Sementara itu Produser KPRO Film, Lucia Goni mengatakan, Film yang diri­lisnya itu sengaja mengam­bil lokasi syuting di Ranah Minang. Karena banyak nilai nilai budaya, tradisi, dan kesenian yang diangkat di ranah minang, ditambah lagi dengan kondisi alamnya yang indah dan berbukit bukit. “Untuk lokasi Syuting kita lakukan pada dua tem­pat yakni Pariangan Tanah Datar dan Lembah Harau Kabupaten Lima Puluh Kota,” ujarnya.

Menurutnya, film Surga Dibawah Telapak Kaki Ibu merupakan film produksi yang keempat yang berasal dari Minagkabau. Sebe­lumnya juga sudah ada tiga film FTV berbudayakan Minangkabau yang dirilis, yakni Merantau, Kupinang Kau di Ranahminang, dan Lembah Harau. (h/tot)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]