Tekan Kasus HIV/AIDS

KPA Bukittinggi Gencarkan Sosialisasi


Kamis, 21 Januari 2016 - 03:34:30 WIB
KPA Bukittinggi Gencarkan Sosialisasi KPA Bukittinggi sosialisasikan Bahaya HIV/AIDS kepada kalangan remaja. (DOKUMEN KPA)

BUKITTINGGI, HALUAN — Komisi Pem­berantasan AIDS (KPA) Kota Bukittinggi, kian gencar memberikan sosialisasi dan penyu­luhan tentang bahaya HIV/AIDS kesejumlah kalangan masyarakat. Terutama di daerah yang dianggap rentan dalam penularan HIV/AIDS di Bukittinggi.

Hal ini dilakukan untuk mewaspadai dan antisipasi terhadap penyebaran penya­kit HIV/AIDS ditengah te­ngah masyarakat. Sekaligus untuk meningkatkan penge­tahuan dan kepedulian ma­syarakat terhadap penularan HIV/AIDS. Dengan ha­rapan kasus HIV/AIDS  di Bukittinggi bisa ditekan setiap tahunnya.

“Dari data yang diper­oleh KPA pada dua tempat rujukan yang disediakan, yakni Rumah Sakit Achmad Moechtar (RSAM) dan Kli­nik Serunai, selama 2015  tercatat 56 orang terkena resiko HIV/AIDS. Jumlah ini jauh menurun diban­ding  tahun 2014 yang terca­tat sebanyak 74 orang ter­kena resiko,” ujar Sekretaris KPA Bukittinggi, Marsal, Rabu (20/1).

Data yang ada tersebut kata Marshal, bukan dari Bukittinggi saja melainkan jumlah pasien dari Sumbar bagian utara seperti daerah Lima Puluh Kota, Paya­kumbuh, Batusangkar, Agam, Bukittinggi, Pasaman Barat dan Pasaman Timur yang dirujuk ke Bukittinggi.

Khusus untuk Bukit­ting­gi, selama 2015 hanya terda­pat 4 orang terkena resiko HIV/AIDS. Jumlah ini jauh merosot dari tahun 2014 yang mencapai 18 orang terkena dampak beresiko HIV/AIDS. Penurunan ka­sus HIV/AIDS di Bukit­tinggi tidak terlepas dari perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terha­dap KPA yang memberikan bantuan berupa dana untuk kegiatan kegiatan KPA da­lam menekan kasus HIV/AIDS.

“Alhamdulillah perha­tian Pemko Bukittinggi ter­hadap KPA cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan dianggarkannya dana hibah dari APBD untuk menun­jang pelaksanaan kegiatan KPA,” jelas Mar­shal atau yang lebih dikenal dengan panggilan Uncu.

Disamping perhatian yang diberikan Pemko ter­sebut ulasnya, penurunan kasus HIV/AIDS juga tidak terlepas dari berbagai prog­ram yang telah disusun de­ngan sebaik mungkin sela­ma 2015 kemarin, dengan menggencarkan sosialisasi dan penyuluhan diberbagai kalangan masyarakat de­ngan memfokuskan mem­berikan bantuan kualitas kesehatan atau upaya pe­ningkatan kesehatan terha­dap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).

Menurut Uncu, selain melakukan sosialisasi kepa­da masyarakat mengenai bahaya penyebaran HIV/AIDS, KPA juga melakukan pemantauan penderita HIV/AIDS, dengan melakukan pembinaan yang beker­jasa­ma dengan berbagai pihak, serta merangkul kelompok-kelompok masyarakat pe­duli HIV/AIDS  ditiga ke­camatan yang ada di Kota Bukitinggi.

Kemudian KPA juga mem­bentuk kelompok pe­duli pencegahan HIV/AID melalui LSM peduli. Di­mana saat ini ada empat LSM yang berada dibawah naungan KPA yakni, LSM Persaudaraan Korban Nap­za (PKN) Bukittinggi, LSM Fort D Kock Social and Society, LSM Semangat Baru Bukittinggi (SBB), dan LSM New Pandoe Jiwa (NPJ).

“LSM yang ada ini men­jadi mitra binaan KPA da­lam penaggulangan bahaya HIV/AIDS di Bukittinggi. Sekaligus menjalankan tu­gasnya masing-masing se­perti penjangkauan dan pendampingan terhadap korban beresiko, sesuai de­ngan data yang mereka per­o­leh dilapangan,” pungkas Uncu. (h/tot)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: re[email protected]