Jelang Semen Padang Vs Mitra Kukar

Lini Tengah dan Fokus Permainan Jadi Kunci


Kamis, 21 Januari 2016 - 04:47:29 WIB
Lini Tengah dan Fokus Permainan Jadi Kunci

PADANG, HA­LU­AN — Tim yang me­menang­kan lini tengah dan memiliki fokus ting­gi akan men­jadi peme­nang dalam laga final Indonesian Cham­pionship- Jenderal Sudir­man Cup (IC-JSC)  antara Semen Padang melawan Mitra Kukar 24 Ja­nuari di Stadion Utama Gelo­ra Bung Karno (SUGBK).

Hal itu diungkapkan oleh dua pengamat sepakbola asal Sumatera Barat yaitu Sya­frianto Rusli dan Emral Abus. Untuk peluang mereka kom­pak me­nye­but kedua tim masih punya kans yang sama besar.

“Siapa yang unggul di lini tengah maka dia yang akan keluar sebagai pemenang. Namun laga ini akan sengit. Untuk skor pertandingan sendiri akan tipis tidak akan terlalu mencolok,”ujar Syafrianto Rusli kemarin.

Syafrianto yang merupakan mantan pelatih Semen Padang ini mengatakan tidak bermainnya Bayauw tidak akan memberikan pengaruh terhadap tim Semen Padang. “Semen Padang masih memiliki Rudi. Dia memiliki kualitas yang bagus,”ungkap Syafrianto kemarin.

Dia menilai Semen Padang memiliki keunggulan di lini tengah. Namun untuk lini depan dan belakang Mitra Kukar lebih unggul. “Faktor kesabaran akan berperan penting dalam laga ini. Siapa yang terpancing akan habis. Irsyad dan Rudi akan menjadi pemain kunci bagi Semen Pa­dang,” jelasnya.

Striker Mitra Kukar Patrick Dos Santos dinilai akan menjadi ancaman bagi Semen Padang. “Untuk menjaga Patrick tersebut tidak bisa satu pemain harus dua pemain. Sebab dia memiliki kemampuan yang bagus. Semen­tara itu pemain belakangnya Mitra Kukar Arthur da Rocha juga bagus,”bebernya.

Menurut pelatih PON futsal Sumbar ini, serangan balik cepat dirasa akan menjadi strategi yang ampuh bagi Semen Padang. “Se­men Padang memiliki pemain yang memiliki kecepatan seperti Nur Iskandar dan Irsyad Mau­lana. Untuk itu Semen Padang harus bermain sabar,” pungkasnya.

Sementara itu dia menilai bahwa Mitra Kukar yang dilatih oleh Jafri Sastra yang juga berasal dari Sumbar ini memiliki pemain yang bagus. “Selain itu Mitra Kukar juga memiliki kelebihan dalam bola mati,”bebernya.

Tak jauh berbeda dengan Syafrianto, Emral Abus menilai pertandingan final nanti akan berjalan seru, sebab kedua tim diperkirakanya akan bermain terbuka. Pertandingan sendiri diprediksinya akan berakhir hingga perpanjangan waktu “Ini merupakan laga final, jadi me­reka akan bermain terbuka untuk meraih kemenangan. Kedua tim pantas nantinya untuk meraih gelar juara,”beber Instruktur Pelatih AFC ini.

Emral yang juga punya lisensi A AFC itu menilai Semen Pa­dang memiliki kolektifitas per­mainan yang bagus.

Untuk materi tim sendiri Semen Padang tidak­lah luar biasa.  Sementara itu Mitra Kukar sen­diri memiliki pemain asing yang bagus. “Jadi untuk tim yang akan keluar sebagai juara adalah tim yang memiliki fokus permainan ting­gi,” ujar guru kedua pelatih tim ini.

Mantan pelatih Persib Ban­dung di AFC Cup 2015 lalu  itu mengatakan kalau kedua pelatih tersebut memiliki kelebihan. Nil dinilainya adalah sosok pelatih yang jenius. “Nil Maizar meru­pakan mantan pemain timnas dan pelatih timnas dia memiliki segala persyaratan untuk pela­tih,”paparnya.

Sementara itu Jafri Sastra sendiri adalah pelatih yang bagus, sebab dia punya kesabaran dalam melatih. “Jafri itu memiliki ka­rakter yang berbeda saat dia menjadi pemain dan pela­tih,” ujarnya lagi. Selain itu Emral cukup bangga pada final ini sebab mempertemukan dua pelatih yang berasal dari Sumatera Barat. (h/san)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]