Longsor Landa Tiga Titik di Agam


Kamis, 21 Januari 2016 - 04:48:18 WIB
Longsor Landa Tiga Titik di Agam Seorang warga melintasi lokasi longsor di jalur alternatif Bukittinggi-Agam, tepatnya Jorong Jambak Nagari Sianok Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, Rabu (20/1). (HASWANDI)

Kondisi cuaca yang tak menentu menuntut kewaspadaan yang tinggi dari warga. Bencana yang dipicu oleh kondisi cuaca rentan terjadi seperti longsor di Agam. Instansi terkait-pun diminta cekatan mengatasinya.

AGAM, HALUAN — Curah hujan tinggi dengan durasi lama semenjak Selasa (19/1) hingga Rabu (20/1) dini­hari membuat Kabupaten Agam dilanda longsor. Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, terdapat tiga longsoran yang melanda tiga daerah di Kabupaten Agam.

Titik longsor pertama terjadi di kawasan Ngarai Sianok. Tebing Ngarai Sia­nok di Jorong Jambak Naga­ri Sianok Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam me­nga­lami longsor sekitar pu­kul 05.00 WIB, Rabu (20/1).

Meski material longsor hanya menutup separuh badan jalan, namun jatuhnya pohon besar sepanjang 25 meter ke badan jalan mem­buat petugas tidak mau gegabah dan menutup arus lalu lintas dari kedua arah. Hanya pejalan kaki saja yang diperbolehkan melin­tas me­lalui celah-celah yang ada.

Memang, pohon terse­but jatuh dari tebing Ngarai yang berketinggian sekitar 20 meter. Namun pohon itu tidak jatuh rebah, melainkan jatuh dengan posisi berdiri tegak. Sekilas, pohon itu tidak tampak seperti tertanam di pinggir jalan. Namun jika dilihat dari dekat, sangat jelas, pohon itu terjatuh hingga ke akar-akarnya.

Kekhawatiran petugas di la­pa­ngan, pohon ini bisa saja rebah seketika dan bisa saja menimpuk pengendara atau masyarakat yang melintasi kawasan itu. Dengan alasan itu, jalur lokasi tersebut ditutup dari segala jenis ken­daraan.

Baru pada siang harinya, petugas dari Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam dan Bukittinggi dibantu aparat TNI dan Polri serta masyarakat se­tem­pat bahu membahu mene­bang pohon tersebut serta memo­tong bagian pohon agar mudah disingkirkan dari badan jalan.

Kemudian pada sorenya seki­tar pukul 14.30 WIB, satu unit alat berat ditambah dua mobil offroad tiba di lokasi untuk membersihkan material longsor. Pada pukul 16.00 WIB, barulah jalan tersebut dibuka kembali, setelah semua material longsor dibersihkan.

Longsor juga terjadi di Jorong Kampeh Nagari Simarasok Ke­camatan Baso Kabupaten Agam. Di tempat ini, material longsor dari tanah menutupi badan jalan, sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan.

“Longsor ini terjadi di kawa­san Kubu Tanjung Nagari Sima­rasok. Tingga material longsor di tempat ini diperkirakan men­capai 15 meter. Tak hanya itu, jalan aspal di lokasi itu juga mengalami retak sepanjang 15 meter dan tanah sekitar mulai bergeser sekitar satu meter de­ngan kedalaman sekitar lima meter,” ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Yunaidi.

Jika terjadi lagi longsor di kawasan itu, lanjut Yunaidi, maka dikhawatirkan material longsor itu akan menghantam empat rumah warga yang berada di sekitar lokasi tersebut. Ia ber­harap, warga yang tinggal di zona merah longsor itu tetap selalu waspada dan mengambil langkah aman jika terjadi hujan lebat dengan durasi lama.

Tak hanya itu, longsor juga terjadi di kawasan Kelok 44 yang menghubungkan Kabupaten Agam dengan Kota Bukittinggi. Persisnya, lokasi longsor itu terjadi di Kelok 5. Namun material longsor di tempat itu hanya satu pohon yang tumbang dan menutup separuh badan jalan.

“Hanya sepeda motor yang bisa melintasi kawasan itu. Petu­gas telah datang ke lokasi dan membersihkan material longsor. Sekitar pukul 16.00 WIB, mate­rial longsor usai dibersihkan dan jalan kembali dibuka,” lanjut Yunaidi. (h/wan)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]