Gafatar dan Ahmadiyah tak Terdeteksi di Pasaman


Jumat, 22 Januari 2016 - 03:05:23 WIB

PASAMAN, HALUAN— Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman H. Abdel Haq menegaskan bahwa dua aliran sesat yang pernah berkembang di Provinsi Sumatera Barat, Ahmadiyah dan Gafatar, tidak terdeteksi keberadaannya di daerah itu. 

“Hasil rapat koordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pasaman, para tokoh agama memberikan laporan bahwa dua aliran sesat itu, tidak ada di Ka­bupaten Pasaman,” kata Abdel Haq. 

Meski demikian, ia tidak gegabah menyimpulkan. Karena aliran itu dikem­bangkan oleh manusia, yang dapat berpindah-pindah, maka itu, ia meminta ke­pada seluruh masyarakat untuk tetap mewaspadai keberadaan dua aliran itu di lingkungan masing-masing. 

“Kalau ada aliran agama atau kepercayaan yang aneh didengar, atau terasa ber­beda dengan pengajian yang biasanya, maka masyarakat diminta untuk mengin­for­masikan ke KUA atau Kan­tor Kemenag, atau ke FK­UB untuk diteliti dan diwas­padai,” imbaunya. 

Gafatar yang masuk ke lingkungan masyarakat de­ngan berkedok kegiatan dan bantuan sosial, sangat pen­ting untuk diwaspadai. Ala­sannya, seringkali warga berpenghasilan rendah dan berpendidikan rendah, ter­buai bujuk rayu kelompok-kelompok melalui bantuan sembako dan uang tunai. Namun, sering juga yang terjadi di balik bantuan itu, ada maksud yang mem­baha­yakan aqidah dan mem­belokkan ajaran agama Is­lam. 

Gafatar atau Gerakan Fajar Nusantara, adalah satu pendiri dengan Komunitas Milah Abraham, yang dimo­tori oleh Ahmad Mushadeq, mengaku sebagai nabi.

Kon­sep yang dibawanya adalah penyatuan agama-agama.

Dari beberapa ke­tera­ngan dari pengikut ajaran itu yang pernah ditaubatkan oleh Majelis Ulama In­donesia (MUI), tidak wajibnya sha­lat lima waktu dan me­wajib­kan shalat tahajud saja, dan lain-lainnya. (h/col)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Selasa, 02 Februari 2016 - 02:36:38 WIB

    Gafatar BelumTerdeteksi di Sawahlunto

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Penanggulangan Bencana Daerah (Kesbangpol PBD) Kota Sawahlunto menghimbau masyarakat agar selalu mewaspadai masuknya paham radikal di lingkungannya masing masing..
  • Kamis, 21 Januari 2016 - 03:30:18 WIB

    Dua Tahun Lalu, Gafatar Sudah Ada di Bukittinggi

    BUKITTINGGI, HALUAN — Beberapa hari belakangan ini perhatian masyarakat Indonesia terfokus terhadap hangatnya isu terkait Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]