Sungai Rumbai Gelap Gulita


Jumat, 22 Januari 2016 - 03:24:33 WIB
Sungai Rumbai Gelap Gulita WALAU menjadi kawasan pusat pertumbuhan Dharmasraya namun Sungai Rumbai malam hari gelap gulita karena banyak lampu jalan umum yang dibiarkan rusak oleh Pemda. (JAROT)

DHARMASRAYA, HALUAN — Sungai Rumbai merupakan  pintu gerbang masuk dari arah Selatan kabupaten Dhar­mas­raya Provinsi Sumatera Barat. Sungai Rumbai  juga menjadi sentra dan urat nadi pere­konomian Kabupaten Dhar­masraya yang berbatasan lang­sung dengan Provinsi Jambi. Namun fasilitas pendukung  masih sangat minim. Bela­kangan ini masyarakat Sungai Rumbai sangat mengeluh  ka­rena  banyak lampu penerangan jalan yang mati tegak.

Lampu penerangan jalan umum  (LPJU) yang mati dan rusak  cukup banyak  dan terus dibiarkan   tanpa adanya per­hatian dari pemerintah daerah.

Ironis memang, kawasan yang sedang berkembamng  pesat  ini malah gelap gulita .  Akibatnya, warga sangat was-was jika berpergian karna Su­ngai Rumbai di malam hari gelap  gulita. Itu  pula mukin  yang  menjadi salah satuu  pen­yebab Sungai Rumbai ujung Selatan Dharmasraya,  ter­golong rawan kriminillitasnya.

Emrial (45) salah seorang tokoh masya­rakat Sungai Rumbai  kepada haluan Kamis (21/01)mengatakan,  wa­r­ga  Sungai Rumbai  t telah berupaya menga­jukan permohonan pada Pemerintah Daerah agar  lampu penerangan  jalan  diganti dan diperbanyak. Tapi sampai sekarang realisasinya belum ada.  “Kami  sangat meng­harap sekali lampu pe­nerang­an jalan umum ini diperhatikan oleh pe­merintah daerah mau­pun provinsi.  Apa  lagi  hal  ini  menyangkut hak war­ga,karna warga tiap bulan bayar pajak  penerangan jalan,”  te­gasnya.

Sementara  itu, Kepala Dinas Pertambangan Kab. Dharmasraya Saekresno saat dikomfirmasi haluan melalui telpon selulernya mengakui  paham dan mengerti dengan  keluhan masyarakat tentang  tidak adanya  lampu pe­ne­rangan jalan umum. “Untuk  seluruh kabupaten  jumlahnya  mencapai  40.119   titik pe­ne­rangan jalan umum stang  dan 31 buah penerngan  dengan tenaga surya. Dengan keter­batasan anggaran perawatan yang hanya Rp150  juta  per­tahun,  tidak mukin  mengganti semua yang  rusak karena alat-alat lampu penerangan jalan umum  mahal,”  jelasnya.

Untuk tahun anggaran 2016 ini seluruh masyarakat Sungai Rumba mendesak  Pem­da  ma­­­u­­pun Pemprov Sum­bar  agar memberikan anggaran  me­madai  untuk penerangan  jalan umum. (h/jrt).

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]