Miris! Warga Kota Besar Belum Terjamah Listrik


Jumat, 22 Januari 2016 - 03:52:05 WIB

Ternyata masyarakat yang sama sekali be­­lum terjamah listrik bukan saja di Nagari Ga­rabak Data, Kabu­paten Solok. Tetapi masyarakat yang belum beruntung, karena tidak bisa menikmati tegangan listrik juga ada di Ibukota Provinsi Sum­bar, yakni pada beberapa lokasi di Kota Pa­dang. Miris! Itulah kondisinya. Padahal ne­gara ini sudah merdeka sejak 70 tahun lalu.

Sebagaimana diberitakan Koran Anda ini beberapa hari yang lalu, sejumlah kawasan di Kota Padang masih belum mendapat aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Meskipun belum didapatkan data pasti jumlah kepala keluar­ga (KK) yang belum mendapat pasokan listrik, namun warga yang tinggal di beberapa kawasan tersebut sangat berharap agar pemerintah melihat persoalan ini sebagai masalah yang harus secepatnya diselesaikan.

Sebanyak 32 kepala keluarga warga Sung­kai Kelurahan Lambuang Bukik Ke­camatan Pauh, ketiadaan listrik bagi lebih ku­rang 32 kepala keluarga di Sungai seolah tidak pernah dipikirkan oleh peme­rintah. Padahal bagi warga Sungkai listrik amat berguna, terutama untuk penerangan anak-anak mereka saat belajar di malam hari.

Camat Pauh Wardas Tanjung ketika dihu­bungi Haluan membenarkan bahwa bebe­rapa kawasan di Kecamatan Pauh belum teraliri listrik. Selain Sungkai, ada pula kawasan Batu Busuak dan Limau Manis Selatan yang sebagiannya belum teraliri listrik. Secara umum Kecamatan Pauh sudah teraliri listrik, hanya saja memang di beberapa pemukiman warga yang berada dekat perbukitan, listrik belum masuk.

Sedangkan Camat Bungus Teluk Ka­bung Imral Fauzi mengatakan ada sebanyak 50 KK di Kalampayan Bungus Timur dan tujuh KK di Kandang Kayu Aro Bungus Barat yang mendapatkan akses listrik. Data kawasan dan jumlah KK yang belum teraliri listrik juga belum didapatkan dari Keca­matan Kuranji. Namun, Camat Kuranji Salisma mengakui beberapa kawasan di kecamatannya belum teraliri listrik, seperti kawasan Guo Tam­puruang dan beberapa kawasan lainnya.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas PLN Wila­yah Sumbar Ridwan menyatakan bahwa PLN siap melakukan survey untuk menga­lirkan listrik ke kawasan yang belum teraliri tersebut. Asalkan pemerintah kelurahan atau kecamatan setempat menyu­rati PLN untuk hal ini. Kemudian listrik akan dialirkan jika memang anggaran perluasan cukup untuk itu.

Seyogiyanya berbagai masukan dari masya­rakat yang belum terjamah listrik di atas direspon segera oleh PT PLN. Tentu sangat tidak tepat jika masalahnya terus berlarut-larut, sedangkan anak , pelajar atau mahasiswa yuang tinggal di rumah-rumah itu tentu hanya bisa belajar, bikin tugas dengan mempersiapkan buku-buku esok harinya menggunakan pene­rangan lampu to­ogok.

Ketersediaan listrik dan infrastruktur lainnya di masyarakat turut menentukan pencapaian tingkat kesejahteraam ma­syarakat itu sendiri. Karena itu ketersediaan listrik hendaklah menjadi perhatian penting bagi PLN selaku satu-satu perusahaan atau institusi yang diberikan kewenangan dan tugas soal itu. **

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 08 November 2018 - 09:39:21 WIB

    Miris! Kisah Anak yang Diikat di Bawah Pohon Beringin

    Miris! Kisah Anak yang Diikat di Bawah Pohon Beringin Malang betul nasib "Si Kriwil" (bukan nama sebenarnya). Bocah itu mesti melewati hari-hari dalam keadaan pinggang terikat kuat. Mirisnya lagi, Kriwil diikat oleh ibu sendiri. .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]