FKPT Sumbar Temui Kajati

Aliran Terlarang Dapat Picu Radikalisme dan Terorisme


Jumat, 22 Januari 2016 - 03:57:40 WIB

PADANG, HALUAN — Ke­pala Kejaksaan Tinggi Su­matera Barat Widodo me­nyebutkan, meskipun belum terbukti ada aksi teror yang ditimbulkannya tetapi Ga­fatar sebagai sebuah aliran terlarang sudah cukup alasan bagi kejaksaan untuk me­nye­lidikinya.

Widodo kemarin men­dapat tambahan data baru lagi da­ri Forum Koordinasi Pen­cegahan Terorisme (FKPT) Sumbar berupa buku yang berisi hal ihwal organisasi Ga­fatar (Gerakan Fajar Nu­san­tara) khususnya per­gera­kan mereka di Sumatera Barat.

Buku itu diserahkan Ke­tua FKPT Sumatera Barat, Prof Saifullah ketika pengurus FKPT Sumbar bersila­turah­mi ke kantor Kajati di Jl Raden Saleh kemarin. Wi­dodo yang sebelumnya adalah pejabat yang bertugas di Ba­dan Nasional Penang­gula­ngan Terorisme (BNPT) me­nyatakan mendapat masukan berharga.

“Saya kira ini sangat mem­bantu sekali tugas-tugas kami baik di intel maupun di Tim Pakem (Pengawasan Aliran Kepercayaan Dan Ke­aga­maan Dalam Masyarakat - red) karena Gafatar itu sebe­lum­nya bartalian dengan ali­ran sesat dan terlarang,” kata Widodo sebagaimana siaran pers FKPT Sumbar yang di­sam­paikan Kabid Me­d­ia Massa/Humas FKPT Sum­bar, Eko Yanche Edrie, kemarin.

Dalam kesempatan pe­r­te­muan itu, Widodo me­nga­takan Sumatera Barat seka­lipun tidak terdapat ada keja­dian luar biasa yang ber­hu­bungan dengan te­ror, tetapi perlu diwaspadai bahwa ba­nyak urang awak yang di­rekrut baik oleh Gafatar mau­pun aliran-aliran radikal lain­nya. Kepada FKPT Sum­bar, Widodo mengatakan bah­wa pihaknya kini sedang me­nyelidiki hilangnya warga Sumatera Barat yang diduga direkrut Gafatar.

Sementara itu Ketua FKPT Sumbar, Prof. Sai­ful­lah menyatakan bahwa apa yang kini menjadi isu besar yakni soal Gafatar dan teror Jl. Thamrin kedua mungkin seperti tidak ada hubungan. “Tapi pada satu titik ia akan bertemu yakni pada titik radikalisme. Gafatar memang membuat organisasinya pu­nya citra ‘menuju kebaikan’ tetapi ketika mereka me­nging­kari ajaran agama atau menerjemahkan agama me­nurut pemahaman mereka sendiri, itu sudah menjurus ke aliran sesat. Salah atu yang menjadi picu radikalisme adalah aliran sesat. Bisa di­lihat kan? Ketika warga eks Gafatar itu diusir dari Ka­limantan Barat, kalau tak ce­pat diatasi tentu akan memicu permusuhan panjang yang akhirnya menimbulkan teror. Dan bisa jadi di tempat lain pun konflik terjadi lalu men­jourus jadi teror ketika mereka sudah membaur dengan ma­syarakat setempat,” kata guru besar IAIN Imam Bonjol ini.

Manyangkut Gafatar di Sumatatera Barat, menurut Saifullah di atas kertas Ga­fatar itu tidak ada lagi, karena me­reka tidak memperpanjang pen­daftaran keberadaan me­reka sejak 2010 di Kantor Badan Kesbangpol. “Tapi di bawah tanah ternyata mereka bergerak, buktinya ada ba­nyak laporan yang me­nya­takan war­ga Sumbar ada yang hilang yang diduga direkrut Gafatar sebagaimana disebut Pak Ka­jati tadi,” kata Sai­fullah usai bertemu dengan Ka­jati.

Rombongan FKPT Sum­bar yang bersilaturahmi ke Kajati itu adalah Prof. Sai­fullah, Dr. Akmal, Dr. Zaim Rais, Drs. Zul Aliman, Agus Rianto, M.A, Dra. Ros­nelly Boer dan Drs. Yulis Said.  (h/rel)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 26 Maret 2018 - 01:59:05 WIB

    Warga Bersihkan Aliran Sungai Jirak

    Warga Bersihkan Aliran Sungai Jirak PADANG, HALUAN----Warga Pengambiran gelar gotong royong (goro) di pinggiran Batang Jirak Kelurahan Pegambiran Ampalu Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu (25/3)..
  • Kamis, 09 Maret 2017 - 09:01:16 WIB

    Kamis Ini, Aliran Air PDAM Terganggu. Persiapkan Stok Air Anda

    Kamis Ini, Aliran Air PDAM Terganggu. Persiapkan Stok Air Anda PADANG, HALUAN – Pelayanan air bersih PDAM Kota Padang untuk pelanggan pusat kota akan mengalami gangguan mulai pukul 21.00 wib malam ini, Kamis (9/3). Gangguan disebabkan adanya pekerjaan perbaikan di intake Kampung Koto..
  • Jumat, 15 Januari 2016 - 04:08:00 WIB
    Termasuk Gafatar

    18 Aliran Sesat Telah Dilarang

    PADANG, HALUAN — Ke­jak­saan Tinggi (Kejati) Su­m­bar mencatat adanya 18 aliran sesat yang telah di­la­rang perkembangan atau aktifitasnya. Selain itu, 6 aliran lain berada dalam pengawasan dan 4 lainnya dinyatakan su.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]