Pembunuh Mahasiswa Riau Asal Agam Ditangkap


Jumat, 22 Januari 2016 - 04:06:20 WIB

PEKANBARU, HALUAN — Pelaku pembunuhan maha­siswa asal Sumbar, Rizky Ramadan di Jalan Cemara Kuanda Komplek Pemda Kelurahan Delima Keca­matan Tampan, Rabu (13/1) dini hari, ditangkap Po­lisi. Pelaku, Budi sean Setia­wan alias Sean Bin Heri Fahrizal (18) ditangkap di Jalan Delima Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Rabu (20/1) sekitar pukul 20.00 WIB.

Tersangka Budi sean Setiawan alias Sean Bin Heri Fahrizal (18) saat Ekpos di Mapolresta Pekan­baru, Kamis (21/1) me­ngakui membunuh warga Jorong Ladang Tibarau, Kelurahan Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Ka­mang, Kabupaten Agam itu, karena tersangka tidak mau memberikan Akun Point blank (permainan Perang gim online).

Berawal dari kejadian tersebut korban berniat me­ngajak ketemu dengan ter­sangka, mulainya Senen (12/1) korban mengajak tersangka untuk  bermain Playstation (PS) di Jalan Delima, karena teman dan sebelumnya sepakat untuk ber­te­mu, korban men­jem­put tersangka ditempat  be­kerja sebagai penjaga War­net di Kualu, Cipt­akarya, Tersangka mem­bawa te­man­nya Irfan yang baru dikenal selama se­minggu untuk mengi­ku­tinya.

Korban mengendarai Yamaha Vixion miliknya dengan Nopol BM 4810 AG dan tersangka duduk di belakang, sesampai di Tem­pat terjadinya perkara (TKP) di Jalan Cemara Kuanda Perum Pemda, Tam­pan, Korban langsung me­makirkan kendaraan dan me­narik kerah, memukul dan me­namparnya sebanyak 3 kali.

“Akibatnya, saya terpental  ke belakang. Sementara Irfan meli­hat kejadian tersebut kabur ka­rena takut,”katanya.

Lepas itu, lanjutnya Korban berusaha mengambil pisau sangkur yang berada di tas yang diba­wanya.

Merasa cemas, ia merampas dari tangan korban dan menen­dang kemaluan kor­ban hingga korban tidak sadarkan diri.

“Kemudian, merasa gelap mata, aku menusuk leher korban dengan pisau sangkur tersebut hingga korban terbujur le­mas,”kata Budi lagi.

Tapi tersangka tak membiar­kan korbannya begitu saja. Kare­na tak tega, lanjutnya, ia me­ngangkat korban ke atas motor untuk dibawa berobat. Tapi begi­tu melihat darah yang terus ter­cecer ia mengaku makin gemetar.

Tiba-tiba, korban berdiri untuk memberi perlawanan. Bermaksud menusuk tangan korban, tersangka kembali me­nusuk perutnya karena gemetar.  Pertengkaran itu berhenti saat seorang Satpam datang meng­hampirinya. “Kenapa dek? “ Ujar Budi menirukan pertanyaan satpam.

Satpam itu mencoba meno­long korban. Kesempatan itu dimanfaatkan tersangka Budi untuk kabur dan bersembunyi di Semak-semak

“Saya kabur dan bersembunyi disemak-semak, sekitar 20 menit, merasa aman saya Kabur ke Kualu jalan Cipta karya dengan Jalan kaki,” Ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Aries Syarief Hidayat di dampingi Kasat Reskrim dan Kapolsek Tampan Kompol Ari S Wibowo menceritakan, bahwa modus pelaku pembunuh korban Rizky Ramadhan dikarenakan  balas dendam, sebab sebelumnya pela­ku pernah dianiaya korban. (hr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 07 November 2016 - 00:31:38 WIB

    Terdakwa Pembunuhan Divonis Bebas, Polres Kuansing Terancam Dituntut

    Terdakwa Pembunuhan Divonis Bebas, Polres Kuansing Terancam Dituntut PEKANBARU, HALUAN — Arif Hidayatullah be­rencana menuntut balik Pe­nyidik Polres Kuantan Si­ngingi, jika kasusnya telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Arif yang dituduh melakukan pem­bu­nuhan dan pencabula.
  • Rabu, 04 Mei 2016 - 05:06:07 WIB

    Pembunuh Sadis Diciduk Saat Belanja

    Pembunuh Sadis Diciduk Saat Belanja DUMAI, HALUAN — Tak sampai 10 jam, tim Satuan Reskrim Polres Dumai menangkap tersangka pembunuhan pekerja cars wash Uluna berinisial D, di salah satu stand UKM di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Senin (2/5) sekitar.
  • Rabu, 18 Maret 2015 - 19:49:40 WIB

    Presiden RI Kabulkan Grasi Pembunuh Sadis di Riau

    KELUARGA KORBAN LAYANGKAN SURAT PROTES

    PEKANBARU, HALUAN — Kebijakan Presiden Joko Widodo mengabulkan grasi terhadap Dwi Trisna Firmansyah, terpidana kasus pembunuhan sadis terhadap dua anggota k.

  • Kamis, 12 Maret 2015 - 19:06:23 WIB

    DPO Kasus Pembunuhan Bersembunyi di Solok

    PEKANBARU, HALUAN — Perburuan terhadap dua buronan yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus pembunuhan sadis terhadap Rudi (32) di Jalan Palas Mekar Sari, pada Februari 2015 lalu, masih terus dilakukan.


KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]