DPRD Payakumbuh Tinjau Perkembangan Perusahaan Pembibitan


Sabtu, 23 Januari 2016 - 04:29:20 WIB

PAYAKUMBUH, HALUAN — Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Komisi B kunjungi perusahaan pembibitan (Breeding Farm) dan pabrik cokelat di Kelurahan Kapalo Ampangan, Kecamatan Payakumbuh Selatan beberapa hari lalu.

Hal ini disebutkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, H. Wilman Sing­kuan Dt. Parpatiah saat ditemui Haluan di ruang ker­janya, Jumat (22/1).

“Kunjungan tersebut salah satunya untuk melihat per­kem­bangan produksi per­tanian masyarakat Kota Paya­kumbuh ini,” sebutnya kepada Haluan.

Dalam kunjungan ter­se­but, kata Wilman, ternyata ditemukan kemajuan yang cukup membanggakan. Ter­nyata produksi cokelat milik petani di Kota Payakumbuh tidak kalah dengan petani cokelat lain yang sudah lebih dahulu maju. “Hanya saja, petani kita masih memiliki kendala terhadap mesin, kare­na mesin pengolahan cokelat masih terbilang ke­cil,” sebut Wakil Ketua DP­RD Kota Payakumbuh ini lagi.

Kendala ini, dikatakan Wilman, tentunya akan meng­hambat pengolahan tanaman kakao atau cokelat pada pa­brik cokelat Cho­kato (lokasi yang dikun­jungi) tersebut. “Kita opti­mis, jika sudah dilengkapi dengan mesin pe­ngo­laha yang besar, produk Cho­kato akan mampu me­nem­bus pasar tingkat nasional dan internasional,” ungkap Wil­man Singkuan lagi.

Komisi B sendiri, dika­takannya, sudah melihat lang­sung sistim kerja yang serba minim itu. Selain me­nin­jau pabrik cokelat, ang­gota Ko­misi B bersama SK­PD terkait juga melihat dari dekat pe­nger­jaan Jalan Usa­ha Tani dan Jalan Produksi di Kelu­rahan Bulakan Balai Kandi, Payakumbuh Barat dan Kelu­rahan Param­ba­han, Ke­ca­matan Lamposi Ti­go Nagari yang akan men­jadi urat nadi ekonomi masyarakat.

Dalam kunjungan terse­but, Ketua Kelompok Tani Padang Cubadak Indah, Ka­pa­lo Koto Ampangan, Yulis­men menyampaikan kelu­hannya kepada anggota Ko­misi B DPRD kota Paya­kumbuh ini. Terutama yang berkaitan dengan pengairan sawah. “Kami para petani kelurahan ini perlu jaringan irigasi yang memadai, supa­ya sawah kami bisa diker­jakan dua kali dalam seta­hun,” keluh Yulismen.

Masalah lain yang di­sam­paikan terkait dengan kolam ikan yang dibangun oleh Di­nas Perikanan dan jaringan irigasi yang diba­ngun Dinas PU tidak ber­fungsi lagi. “Air­nya sudah tidak mengalir lagi ke kolam ikan. Akibatnya, sawah dan kolam kami tidak berair lagi,” tambah Yulismen lagi.

Menyikapi keluhan ma­sya­rakat ini, rombongan dari Komisi B DPRD Paya­kum­buh berjanji akan menyam­paikan keluhan dan aspirasi dari masyarakat ini kepada Pemerintah Kota Paya­kum­buh. “Sesegera mungkin, aspi­rasi ini akan kita sam­paikan ke Walikota Paya­kumbuh. Kami juga akan terus mengawal pihak pem­ko untuk secepat­nya menyi­kapi aspirasi ini,” pungkas Wakil Ketua DPRD Paya­kumbuh, Wilman. (h/zkf)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]