Bisnis Cilok dan Cireng Salju

Pengusaha Muda Raih Omzet Ratusan Juta Sebulan


Senin, 25 Januari 2016 - 03:29:44 WIB

PADANG, HALUAN — Bisnis Cilok dan Cireng Salju yang dijalani Nila Permata Sari (Ayi) (25) dengan  modal awal Rp900.000 dari tahun 2014 berbuah manis. Berjalan lebih kurang satu tahun, bisnis tersebut berkembang pesat dengan omzet ratusan juta setiap bulan. Kini Ayi memiliki puluhan penjual ulang (reseller) di semua wilayah Sumatera Barat (Sumbar) termasuk Mentawai.

Perjalanan bisnis yang dilakoni Ayi sebagai distri­butor Cilok dan Cireng Salju sebelum akhirnya bisa dika­takan sukses, tidaklah mudah. Berbagai upaya dilakukan oleh Ayi supaya cemilan khas asal Jawa Barat ini dikenal luas oleh masyrakat. Upaya tersebut mulai dari mela­kukan promosi lewat jejaring sosial, sampai berjualan kaki lima. Usaha kerasnya itu akhirnya berbuah manis. Se­ka­rang, perkembangan usa­hanya berkembang pesat. Dalam seminggu, Ayi bisa meraup keuntungan sebesar Rp27 juta. Jika dikalkulasikan dalam hitungan bulan, omzet yang ia dapatkan dalam sebu­lan sebesar Rp108 juta.

Ayi mengungkapkan, se­be­lum berbisnis Cilok dan Cireng Salju, ia melakoni bisnis jual beli baju secara online. Pendapatanya dalam bisnis itu terus menurun dari waktu ke waktu karena sema­kin banyaknya masyarakat pedagang yang berjualan baju secara online. Ia akhirnya beralih ke bisnis Cilok dan Cireng Salju. Lewat kenalan temannya yang sama-sama melakukan bisnis online, ia ditawarkan berjualan Cilok dan Cireng Salju.

“Awalnya, hanya sekitar 50 bungkus menjual Cilok dan Cireng salju yang saya jual, itupun lebih dari satu minggu tidak habis terjual. Setelah sa­ya gencar melakukan pro­mo­si secara daring (online) sem­bari kuliah, serta dengan di­penuhi semangat dan keya­ki­nan, akhirnya hari ke hari, ma­syarakat mulai menerima dan menyukai cemilan Cilok dan Cireng Salju,” ujarnya ketika ditemui Haluan di rumahnya di Perumahan No­vel Indah, Sungai Sapiah, Si­teba, Ke­camatan Nanggalo, Pa­dang, pada Minggu (24/01),

Ia menjelaskan, ada bebe­ra­pa faktor yang menyebab­kan Cilok dan Cireng Salju ini men­jadi sangat diminati oleh ma­­syarakat. Pertama, karena ba­­han yang digunakan adalah ba­han yang sehat dan higienis, tan­pa vetsin/MSG, tanpa bo­rax serta bahan pengawet. Wa­­lau sudah dingin karena di­be­kukan dengan freezer, te­tap lembut dan renyah. Ke­dua, pilihan sambal asam, ma­nis dan pedas juga sangat co­cok untuk lidah masyarakat Sum­bar. Kemudian, kemasan yang menjaga kualitas produk, ju­­ga menjadi faktor cemilan ini sangat diminati masya­ra­kat.

Ayi menuturkan, saat ini Sumbar merupakan daerah ke-3 terbanyak di Indonesia dalam segi penjualan setelah wilayah Jakarta dan Ban­dung. Oleh karena prestasi itu, Ayi diberikan peng­hargaan dari PT. Bonju Indo­nesia Mas pada tahun ini, sebagai PT yang mem­pro­duksi cemilan ini. Peng­hargaan tersebut berupa pa­ket umroh gratis.

Ayi membuka peluang bagi masyarakat Sumbar yang ingin menjadi reseller. Cara­nya, cukup dengan modal Rp360.000, reseller akan men­da­pat 20 bungkus Cilok dan Cireng Salju. Dengan modal itu, seseorang sudah bisa menjadi reseller Cilok dan Cireng salju.

Sementara itu, bagi ma­sya­rakat yang ingin menda­pat­kan dan merasakan kenik­matan Cilok dan Cireng Salju ini, masyarakat bisa menda­patkannya dengan memesan secara langsung atau secara online kepada Ayi dan para penjual ulangnya.

“Khusus di Padang, ma­sya­ra­kat bisa mendapatkan Cilok dan Cireng Salju secara langsung dengan cara datang ke GOR H. Agus Salim se­tiap hari Minggu. Selain itu, Cilok dan Cireng Salju juga bisa didapatkan di SJS Plaza Lapai, serta di Budiman Mini­market Pondok dan Sawa­han,” sebutnya.

Sebulan ke depan, Ayi berencana meluncurkan pro­duk cemilan khas Sunda yang lain, yaitu Baso Cuangki. (h/mg-bay)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 10 Agustus 2020 - 18:48:49 WIB

    Pengusaha Mohon Bersabar, Aturan Diskon Pajak 50% Masih Digodok

    Pengusaha Mohon Bersabar, Aturan Diskon Pajak 50% Masih Digodok HARIANHALUAN.COM - Pengusaha nampaknya harus bersabar untuk sementara waktu. Pasanya, pemberian diskon 50% untuk pajak penghasilan (PPh) badan (PPh pasal 25) masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Pemberian diskon i.
  • Senin, 10 Agustus 2020 - 17:52:31 WIB

    Bloomberg Rilis 500 Orang Terkaya di Dunia, Ada 5 Pengusaha Indonesia

    Bloomberg Rilis 500 Orang Terkaya di Dunia, Ada 5 Pengusaha Indonesia HARIANHALUAN.COM - Mengutip data per 10 Agustus 2020 yang dirilis Bloomberg Billionaires Index, setidaknya ada lima orang Indonesia yang masuk dalam 500 orang paling kaya di dunia. .
  • Ahad, 02 Agustus 2020 - 16:55:44 WIB

    Pengusaha Sawit Minta 20 T ke Sri Mulyani, Ada Apa ya?

    Pengusaha Sawit Minta 20 T ke Sri Mulyani, Ada Apa ya? HARIANHALUAN.COM - Sektor pertanian dan industri sawit nasional memberikan kontribusi besar terhadap kas negara, diperkirakan pajak yang diberikan mencapai Rp 100 triliun per tahun..
  • Kamis, 23 Juli 2020 - 00:01:39 WIB

    Begini Ancaman Luhut untuk Pengusaha Nikel

    Begini Ancaman Luhut untuk Pengusaha Nikel HARIANHALUAN.COM - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta seluruh pelaku usaha harus mematuhi Peraturan Menteri ESDM Nomor 11 Tahun 2020 tentang Tata Cara Penetapan Harga Patokan Penjual.
  • Sabtu, 18 Juli 2020 - 17:12:38 WIB

    Begini Cara yang Dilakukan Pengusaha Kuliner agar Tak Bangkrut saat Pandemi

    Begini Cara yang Dilakukan Pengusaha Kuliner agar Tak Bangkrut saat Pandemi HARIANHALUAN.COM - Inovasi sangat dibutuhkan saat berbisnis kuliner di tengah pandemi Covid-19. Karena pada masa ini banyak pelaku bisnis terpaksa harus mengibarkan bendera putih dalam melanjutkan bisnisnya. .

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]