Solsel Cocok untuk Peternakan


Senin, 25 Januari 2016 - 03:40:40 WIB
Solsel Cocok untuk Peternakan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Erinaldi berfoto bersama di Keltan Hidup Baru, Nagari Pasir Talang, Solsel,(21/1).(JEFLI)

SOLSEL, HALUAN —  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat melakukan kunjungan di dua kelompok ternak (keltan) sapi di Solok Selatan (Solsel) pada Kamis (21/1).

Masing-masing ke­lom­pok yang dikunjungi yakni, Hidup Baru di Melayu Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu dan Sinar Maju di Pekonina, Kecamatan Pauh Duo.

Keltan tersebut  me­rupakan kelom­pok pe­ne­rima bantuan Gerakan Pen­sejahteraan Petani (GPP) dalam bentuk bantu­an ter­nak  sapi tahun 2013. Di­mana, masing-masing keltan mendapatkan sebelas ekor sapi PO.

Kepala Dinas Pe­ter­na­kan dan Kesehatan Hewan Sumbar, Erinaldi menga­takan untuk pengembangan peternakan disesuaikan de­ngan alam dan kemampuan petani.”Alam di Solsel ba­gus dan cocok untuk pe­ngem­bangan peternakan,” katanya pada Haluan.

Selain itu, bantuan yang diberikan kepada petani merupakan ternak  yang  membutuhkan perawatan semi instensif, bukan ternak yang membutuhkan pera­watan intensif. “Kalau kita berikan ternak yang mem­butuhkan perawatan sangat intensif maka, secara oto­matis waktu dan tenaga lebih fokus. Sehingga di­berikan yang semi intensif, artinya, menjadi pekerjaan sampingan belum menjadi pekerjaan utama,”jelasnya.

Kemudian, melihat kon­disi alam di Solsel diyakini sangat potensi sebagai sen­tra daging sapi di Sumbar namun permasalahan ada­lah keterbatasan fasilitas pemerintah. Untuk itu mu­lai dikembangkan dana pe­merintah melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Guna mendukung pe­ter­nak, kita coba kem­bang­kan KUR melalui kerjasama dengan Asuransi sehingga investasi peternak aman. Artinya, peternak tidak lagi merasa was-was jika ternak mereka akan mati atau hi­lang karena telah dijamin asuransi,”lanjutnya.

Pembinaan terhadap 3.­000 kelompok tani di Sum­bar pada 2015 melalui KUR telah menyerap anggaran Rp180 miliar.

Ia menyebutkan, pada 2016 Solsel mendapatkan bantuan sapi impor asal Australia jenis Brahman sebanyak 50 ekor untuk dua keltan masing-masing 25 ekor sapi. “Untuk proses tender dilakukan di pu­sat,”katanya.

Se- Sumbar menda­pat­kan bantuan sebanyak 1.000 ekor sapi untuk 40 kelom­pok tani dimana masing-masing mendapatkan 25 ekor sapi. Kata Erinaldi, sapi tersebut diserahkan pada kelompok tani yang sebelumnya telah dive­rifi­kasi oleh Pemprov Sumbar.

Kepala Bidang Peter­nakan Solsel, Yuherdi me­nyebutkan dua keltan yang mendapatkan sapi impor Australia tersebut adalah Sumber Karya di Lubuk Gadang Selatan, Ke­ca­ma­tan Sangir dan keltan Maju Bersama di Talao, Sangir Balai Janggo.

Sementara, Anggota Pa­nitia Khusus (Pansus) GPP Sumbar, Yuliarman me­nyatakan ke­da­tangan­­ kekelompok tani penerima sapi GPP untuk melakukan pem­bina­an dan melihat perkembangan ban­tu­an yang di­salurkan.

“Perkembangan keltan di Solsel cukup bagus karena pengelolaan telah dirasakan masyarakat dampak dan manfaatnya, apalagi keltan ini (Hidup Baru) meru­pakan keltan yang berhasil meraih peringkat tiga di Sumbar,”terangnya.

Perkembangan sapi jenis simental dan PO di Solsel cukup bagus, imbuhnya. Namun, untuk jenis lain perlu kajian. “Untuk potensi berdasarkan survei di tiga daerah yakni, Kota Solok, Kabupaten  Solok  dan Solsel yang paling ber­ha­sil,”tandasnya.

Ketua Keltan Hidup Ba­ru, Ramadhan menjelaskan jika jumlah bantuan sapi yang diperoleh sebanyak 11 ekor dan saat ini telah ber­kembang menjadi 17 ekor sapi. “Kami menyampaikan apresiasi terhadap pe­merin­tah dan instansi terkait atas pembinaan yang telah dila­kukan selama ini sehingga berhasil dalam mengem­bangkan peternakan dan meraih nominasi predikat tiga tingkat Sum­bar,” ka­tanya.

Ia menyebutkan jumlah anggota keltan yang dike­tuainya berjumlah dua pu­luh enam orang kedepan akan mengupayakan asu­ransi ternak untuk mengu­rangi resiko kerugian. Se­dang­kan untuk kebutuhan pakan ternak kelompoknya tidak mengalami kendala berarti. “Tetapi kami meng­harapkan bantuan pengelo­lan kompos karena belum pernah mendapatkan ban­tuan tersebut,”tutupnya. (h/jef)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected].com