Bupati Dharmasraya Gugah DPRD Sumbar

Pembangunan Jembatan Pulai Mendesak


Senin, 25 Januari 2016 - 04:08:06 WIB

DHARMASRAYA, HALUAN — Bupati Dhar­masraya, H. Syafrizal bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Dhar­masraya mengajukan proposal pem­bangu­nan jembatan Pulai yang menghubungkan Sitiung dengan Timpeh. Jembatan yang kondisinya tidak layak lagi dan sangat membahayakan itu, diharapkan dapat di­bangun baru oleh Pemprov Sumbar.

Proposal senilai Rp40 Miliar itu dititipkan kepada Komisi IV DPRD Sumbar yang berkunjung ke Ka­bu­paten Dharmasraya, Jum’at lalu. Komisi yg dipimpin H. Marlis dari Dapil VI itu sambangi Dharmasraya da­lam rangka menjaring as­pirasi, sekaligus mem­berik­an berbagai solusi yg di­hadapi warga Kabupaten Dharmasraya. Kedatangan komisi yang membidangi infrastruktur itu disambut para pejabat dan masyarakat di Rumah Dinas Bupati Dharmasraya.

Jembatan Pulai me­nu­rut bupati yang karib disapa Ucok itu, kondisinya sangat memprihatinkan. Jembatan yang membentang sekitar 75 meter di atas aliran Su­ngai Batanghari itu, di­ope­rasi­kan sejak lebih 25 tahun silam. Konstruksi baylay dengan lantai kayu dan bentangan yang panjang, cukup rawan jika dilalui oleh truk pengangkut kelapa sawit yang frekuensinya mencapai ratusan kali da­lam sehari.

Padahal jembatan milik Bataliyon Zeni Tempur (Zi­pur) Payakumbuh itu, men­jadi tumpuan trans­por­tasi warga Kecamaten Tim­peh yang akan me­ngang­kut hasil bumi mereka ke sentra sentra pemasaran. Jembatan itu menjadi urat nadi pere­ko­nomian kawasan yang kini tengah berkembang pesat itu. Jika terjadi sesuatu terhadap jembatan itu, maka akan terjadi keguncangan ekonomi dan sosial ke­masyarakatan.

Sebagai salah satu jem­batan bernilai strategis se­cara sosial ekonomi, Pem­kab Dharmasraya telah me­nge­m­bangkan dan mem­perlebar jalan kabupaten yang menuju ke jembatan Pulai. Upaya tersebut perlu ditopang de­ng­an kehadiran jembatan baru yang lebih layak. Syu­kur- syukur kons­truksi jem­batannya bisa menunjang wisata di sana, sebab di bawah jembatan Pulai setiap tahunnya dige­lar olahraga pacu sampan dan dihadiri ribuan pengunjung.

Begitu strategisnya nilai jembatan Pulai bagi per­kembangan ekonomi dan sosial kemasyarakatan, ma­ka Ketua Komisi IV H. Marlis, berjanji akan mem­perjuangkan di forum yang lebih atas. Ia bersama semua anggota Komisi IV semua­nya akan memberi du­kung­an dalam memperjuangkan proposal pembangunan je­m­batan Pulai.

Sambil berseloroh, Mar­lis yang juga pemilik usaha pembibitan pertanian Ali­nia yang berlokasi di Gu­nung Medan ini men­ya­takan, “Pa­tuik malam tadi wak dijamu jo katan durian. Kironyo beliau ka minta jembatan. Yo bana tajua maha katan durian Pak Bupati”, ungkapnya. Tentu saja atas seloroh Ketua Ko­misi IV itu, semua ha­dirin tertawa terpingkal ping­kal. Namun sekali lagi, ter­lepas dari jamuan katan durian di rumah dinas bu­pati, Marlis mengaku serius akan mem­perjuangkan pro­posal Bu­pati Ucok. Sebab Marlis tahu persis nilai stra­tgis jembatan Pulai bagi p­e­n­gem­­bangan Dharmasraya dan Sumatera Barat. (h/mdi)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]