Agam Darurat Demam Berdarah


Senin, 25 Januari 2016 - 04:11:12 WIB

Agam, Haluan — Terhitung akhir Desember tahun 2015 sampai bulan Januari 2016,  sudah terjadi puluhan kasus demam berdarah   di Kabupaten Agam. Tingginya angka kasus tersebut merupakan warning bagi pemerintah daerah agar  serius bertindak. Agar tidak menjadi  bom waktu yang berakibat fatal.

Dari puluhan kasus ter­sebut belum ada yang sampai merengut korban jiwa, tetapi masyarakat sudah sangat me­n­­cemaskan kejadian tersebut. Apabila dibandingkan dalam rentang waktu yang sama pada tahun-tahun sebelumnya ang­ka tersebut relatis sangat tinggi. Masyarakat meminta ada pe­nanganan serius se­hing­ga tidak ada lagi masyarakat yan­g ter­jangkit demam ber­darah.

Direktur Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Lu­buk Basung, dr Bakhrizal, Minggu (24/1) membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, RSUD Lubuk Basung men­catat ada sekitar 61 kasus demam beradarah sejak Akhir Desember sampai 21 Januari 2016. Dari jumlah tersebut sebanyak delapan berasal dari orang anak-anak, dan 53 ora­ng dewasa.

Dikatakan Bakhrizal, da­lam rentang waktu yang sama penderita demam bedarah pada awal tahun ini memang cukup tinggi. Biasanya dalam satu bulan paling hanya ada satu penderita demam be­r­darah, bahkan tidak ada sama sekali. Namun akhir-akhir ini jika di rata-ratakan bisa lima enam orang penderita DBD yang masuk dalam sehari Ke RSUD Lubuk Basung.

Jumlah tersebut dihitung rata-rata lama pasien dirawat lebih kurang lima hari, dengan jumlah pasien masuk men­capai 61 orang, rentang pera­watan mencapai 305 hari, dibagi dua bulan. Dalam hal ini RS menjalankan tugas sesuai fungsinya merawat orang sakit dengan pelayanan maksimal. 

“Setiap pasien yang masuk akan kita layani dengan sebaik mungkin. Se­jauh ini masya­rakat yang ter­jangkit demam berdarah bisa ditangani deng­an baik. Umu­m­nya mereka cepat ter­tangani dengan cepat sehingga tidak berakibat fatal,” jelasnya.

Ia menambahkan, masya­rakat yang terjangkit demam bedarah mereta pada ke­ca­mat­an di Agam Barat, namun jumlah paling besar masya­rakat yang yang terkena de­mam beradarah berasal dari Keca­matan Lubuk Basung, antara lain terdapat di, Tem­bok, Pulai, Sitingkah, pasar Usang, Surau Kariang, Kam­pung Tangah.

Sementara itu salah seor­nag masyarakat Lubuk Ba­sung, Syamsul meminta, ada penanganan serisus oleh Di­nas terkait terkait mere­bak­nya demam berdarah akhir-akhir ini. Dinas kesehatan dalam hal ini harus mela­kukan tindakan yang cepat. “Beberapa kerabat saya sudah ada terjangkit demam ber­darah. Kami te­n­tunya sangat khawatir apabila ada pula sanak saudara lain, atau bah­kan kami sendiri yang kena. Demam bedarah sangat ber­bahaya bahkan sam­pai bisa menyebabkan ke­matian,” katanya.

Dikatakannya, kesadaran masyarakat untuk me­me­riksa­kan kesehatannya sangat memprihatikan. Jangan sam­pai karena telambatnya pen­cega­han serta penanganan, berakbat buruk bagi mereka. Terkait dengan me­minimal­kan jumlah kasus tersebut tentunya merupakan kewajib­an pemerintah.

Sementara itu Kepala Di­nas Kesehatan Kabupaten Agam, Indra Rusli me­nga­takan, secara umum pening­katakan kasus demam ber­darah tersebut terjadi hampir pada seluruh daerah, tidak di Kabupaten Agam saja. Dinas kesehatan senantiasa be­ru­paya seoptimal mungkin me­nekan hal tersebut. 

Penyuluhan terhadap ke­se­hatan terus ditingkatkan, kemudian foging pada tem­pat-tempat yang riskan. Na­mun cara yang paling efektif adalah melakukan hidup ber­sih serta melakukan tiga M yaitu, pertama Menutup, tu­tupi dengan rapat bak mandi agar nyamuk tidak masuk dan bersarang, karena nyamuk senang menetas di air bersih yang menggenang.

Kemudian kedua Me­ngu­ras, kuraslah bak mandi, mi­nimal 1 minggu sekali, agar nyamuk tidak masuk dan bersarang didalamnya. Ketiga Menimbun, Timbun kaleng atau wadah kosong yang berisi air ke dalam tanah, agar nya­muk tidak menemukan tem­pat untuk bertelur.

Kemudian yang juga patut diajurkan adalah tidur meng­gunakan kelambu. Sehingga bisa menimalisir gigitan nya­muk. “ Penggunaan kelambu jauh lebih baik, dari pada menggunakan obat jamuk atau sejenisnya. Karena pada dasarnya obat nyamuk meng­gunakan racun yang se­di­kit banyak bisa mempengaruhi pernafasan,” jelasnya. (h/yat)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]