Angin Kencang, Pohon Banyak Tumbang


Selasa, 26 Januari 2016 - 03:05:08 WIB
Angin Kencang, Pohon Banyak Tumbang Salah satu rumah di Lubuak Duku, Sijangek, Sungai Durian milik Bainun ditimpa pohon kelapa yang tumbang akibat angin kencang, Senin (25/1) kemarin. (BUSTANUL ARIFIN)

PADANG PARIAMAN, HALUAN —   Akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat pada kususnya, ada beberapa pohon kayu besar yang tumbang di jalan raya maupun menimpa rumah warga.

Di Lubuak Duku, Sija­ngek, Sungai Durian, Keca­matan Patamuan satu rumah milik Bainun ditimpa pohon kelapa, Senin (25/1) sekitar pukul 11.00 wib, pohon ter­sebut menimpa kamar depan yang mengakibatkan seng dan kayu rumah rusak.

Baca Juga : Gas Tabung Melon Mulai Langka di Muara Labuh

Bainun kepada Haluan menyebutkan, saat kejadian ia dan suaminya sedang berada di luar rumah melakukan rutinitas sehari-hari. “Saya saat itu sedang berada diluar rumah, tiba-tiba datang sese­orang melaporkan bahwa rumah ditimpa pohon kelapa yang berada disamping ru­mah,” ujarnya.

Setelah dilihat, katanya, memang apa yang disam­paikan oleh orang tersebut, setelah dilihat ke dalam ru­mah buah kelapa tersebut berserakan dalam kamar de­pan rumah, karena atap seng rumah bolong akibat daun kelapa dan buahnya. “Seng dan kayunya patah kena timpa pohon kelapa itu, dengan kejadian ini kita mengalami kerugian sekitar Rp5 juta untuk memperbaiki rumah tersebut,” ulasnya.

Baca Juga : Sutan Riska Tuanku Kerajaan: Sepelekan Protkes, Corona Tak Akan Hilang

Sementara itu, di jalan Kandih, Parikmalintang - Pakandangan ada pohon kayu jati tumbang sekitar pukul 11.30 WIB. Akibatnya jalur tersebut terhambat, dan se­mua pengendara yang hendak menuju Pakandangan atau dari Pakandangan harus men­cari jalan lain. Salah seorang tokoh masyarakat setempat, Basri Dt Alaik Cumano me­nyebutkan, kayu jati yang berada di pinggir jalan sudah tinggi, dan sekarang ini angin kencang makanya mudah saja tumbangnya.

Dia mengatakan, kayu yang berada dipinggir jalan ini ditanam oleh pemerintah semasa akhir jabatan Muslim Kasim sebagai Bupati Padang Pariaman. “Meski sudah ting­gi dan besar, tentu masyarakat tidak bisa menebang seke­hendaknya saja, karena yang menanam adalah pemerintah. Ada sebagian masyarakat yang hendak memangkas po­hon tersebut, tapi di atasnya banyak semut dan serangga lainnya,” ujarnya.

Untuk itu katanya, kepada pemerintah agar bisa me­mangkas atau memotong se­bagian kayu itu, karena untuk keamanan serta kenyamanan untuk melalui jalan itu. “Ha­rus ada tindakan yang dila­kukan oleh pemerintah, baik pemerintah nagari maupun kecamatan serta pemerintah kabupaten untuk masalah kayu jati yang sudah mulai tinggi di pinggir jalan ini,” ulasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Ben­cana Daerah (BPBD) Kabu­paten Padang Pariaman, Ami­ruddin mengatakan, pa­da angin kencang ada bebe­rapa kecamatan terjadi mu­sibah, seperti pohon tumbang dijalan, pohon tumbang me­nimpa rumah warga. “Di setiap kecamatan yang ada di Padang Pariaman ada bebe­rapa musibah angin kencang, seperti di Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, Lubuak Aluang, Sintoga, 2 X II Kayu Tanam, Sungai Garinggiang, Patamuan,” ujarnya.

“Untuk itu, kepada ma­sya­rakat kami BPBD Padang Pariaman menghimbau agar siaga bencana, karena saat ini cuaca extreme badai. Untuk itu agar selalu waspada, apa­lagi sekarang ini cuaca angin badai. Akibat dari angin ini ada beberapa titik bencana seperti pohon tumbang di jalan, bahkan ada juga pohon yang menimpa rumah warga,” ulas Amiruddin. (h/bus)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]