Tetap untuk Pendidikan

Dana Rajawali Dikelola BLUD


Selasa, 26 Januari 2016 - 04:09:00 WIB

PADANG, HALUAN — Setelah masuk tujuh tahun terhalang aturan, rencana pengunaan beasiswa Rajawali mendapat titik terang. Jika sudah sesuai peren­canaan, dana yang awalnya berjumlah 5 juta dollar itu, bisa dieksekusi awal 2017 mendatang.

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arka­dius Dt Intan Bano, Senin (25/1) menye­butkan, dana akan diarahkan untuk pendidikan bukan yang lain. Pusat sudah memberi lampu hijau tentang model pengelolaannya. Jika disepakati, Pem­prov Sumbar diminta segera mem­bentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk mengelola uang yang kini berkisar Rp65 miliar tersebut. 

“Soal dana Rajawali, pusat juga minta segera ditetapkan payung hu­kumnya. Sebelumnya sudah ditanyakan Pemrov, melalui staf ahli bidang keua­ngan, pusat mengarahkan dibuat BLUD untuk mengelola dana Rajawali,” kata Arkadius. Dijelaskannya dengan dibuat­nya BLUD, dana pokok Rajawali tidak diganggu. Namun yang dimanfaatkan hanya mu­dharabah dari peningkatan nilai atau suku bunga dana yang dikelola. Kon­sepnya mesti digunakan untuk bidang pendidikan. 

“Sejak diterima tahun 2008 hingga sekarang dananya sudah Rp65 miliar lebih. Jika penge­lolaan dana yang dilakukan de­ngan memanfaatkan bunganya saja, dengan bunga sekitar Rp500 juta perbulan itu akan bisa digu­nakan untuk beasiswa bagi anak-anak di seluruh Sumbar,” tandas Arkadius.

Arkadius menyampaikan, jika sesuai perencanaan, beasiswa Rajawali sudah bisa digunakan awal 2017 mendatang. Hingga saat ini dana tersebut disimpan di Bank Nagari. Mulai 2016 nanti, dana itu tak masuk lagi ke dalam APBD dalam bentuk pembiayaan, tapi berada di neraca.

Dalam diskusi awal, DPRD juga sudah membahas bersama Pemprov, jika nantinya sudah tepat BLUD, rencana tersebut segera disampaikan ke DPRD dan dibawa ke Komisi V sebagai komisi terkait.

“Lalu bisa dilanjutkan ke paripurna, diharapkan bisa sele­sai akhir tahun (2016),” tukas­nya.

Sebelum melahirkan BLUD, DPRD terlebih dahulu membuat perda baru sebagai ganti atau perubahan Perda no 4 ta­hun 2009 tentang Dana Yayasan Besasiswa Minangkabau. Sebe­lumnya perda tersebut sudah dicabut DPRD, namun akibat tidak adanya wadah atau konsep pengelolaan beasiswa, hal ini membuat rencana penggunaan dana Rajawali terhenti. 

Khusus untuk pembangunan masjid raya, tambah Arkadius yang digunakan sebaiknya dana APBN. Alasannya, jika yang digunakan dana Rajawali dikha­watirkan dana akan habis atau tidak cukup. Sementara anak-anak Sumbar yang butuh dibantu dari segi pembiayaan pendidikan tidaklah sedikit.

“Sebelumnya Pak Jokowi kan juga sudah datang ke Sumbar, beliau menjanjikan pembangu­nan masjid raya akan dibantu melalui dana APBN,” tegas Ar­kadius.

Pernyataan Arkadius ini seka­li­gus menegaskan jika yang me­nyampaikan usulan pemanfaatan dana Rajawali untuk pemba­ngunan masjid raya bukan dirinya.

Berkaitan dengan ini, pada berita yang diterbitkan Haluan edisi Senin (25/1) dikatakan dana Rajawali akan diarahkan untuk mendukung pembangunan Mas­jid Raya.

Dalam hal ini, pernyataan tersebut sesungguhnya disam­paikan oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar, Guspardi Gaus saat menghadiri rapat koordinasi percepatan pembangunan masjid raya dengan pemerintah provinsi (pemprov) Sumbar, Jumat 22 Januari lalu. (h/len)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 14 Mei 2020 - 20:07:24 WIB

    Hebat Siswa SMPN 8 Padang! Dana Perpisahan yang Mereka Kumpulkan Diserahkan Membantu Sembako ke Pondok Pesantren

    Hebat Siswa SMPN 8 Padang! Dana Perpisahan yang Mereka Kumpulkan Diserahkan Membantu Sembako ke Pondok Pesantren HarianHaluan.com - Pandemi corona yang terjadi saat ini memberikan banyak dampak terhadap kesehatan dan ekonomi masyarakat. Sehingga banyak masyarakat yang mengalami kesusahan dan banyak pula yang ikut berpartisipasi untuk me.
  • Rabu, 29 Januari 2020 - 22:37:44 WIB

    Baznas Kota Padang Panen Perdana Lele Bioflog

    Baznas Kota Padang Panen Perdana Lele Bioflog PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Salah satu Makna Zakat adalah Tumbuh dan berkembang, dan makna dari zakat itu juga harus di implementasikan Oleh lembaga Amil Zakat dalam hal ini BAZNAS Kota Padang dalam bentuk Program Pemberdayaa.
  • Senin, 27 Mei 2019 - 15:02:16 WIB

    DPRD Padang: Hati-hati Gunakan Dana Pokir

    DPRD Padang: Hati-hati Gunakan Dana Pokir PADANG, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua DPRD Kota Padang Wahyu Iramana Putra Senin (27/5) mewanti-wanti,  anggota DPRD Kota Padang agar jangan sampai menjadikan dana pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai lahan proyek. .
  • Jumat, 05 April 2019 - 00:54:38 WIB

    Pembaruan Marka Jalan di Padang Butuhkan Dana Rp200 juta

    Pembaruan Marka Jalan di Padang Butuhkan Dana Rp200 juta PADANG, HARIANHALUAN.COM - Banyaknya marka jalan yang mulai memudar dan butuh sentuhan kembali, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang akan lakukan pembaruan. Tahun ini, anggaran sebesar Rp200 juta akan dilayangkan untuk pemb.
  • Senin, 07 Januari 2019 - 13:07:37 WIB

    5 Jam Galang Dana, Ojek Online di Padang Kumpulkan Rp32 Juta

    5 Jam Galang Dana, Ojek Online di Padang Kumpulkan Rp32 Juta PADANG. HARIANHALUAN.COM-Puluhan driver ojek online yang tergabung dalam Forum Komunikasi Driver Online Padang (FKDOP) menggalang dana untuk korban bencana tsunami Lampung dan Banten..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]