Dapat Izin Nikahkan Anak

Napi Lapas Bukittinggi Menghilang


Selasa, 26 Januari 2016 - 04:09:36 WIB
Napi Lapas Bukittinggi Menghilang

BUKITTINGGI, HA­LUAN — Petugas Lembaga Pe­masyarakatan (Lapas) Klas IIA Bukittinggi kecolo­ngan. Seorang narapidana (napi) menghilang pada saat pesta pernikahan anaknya, Senin (25/1). Belum jelas apakah napi itu kabur atau hanya pergi sesaat.

Kalapas Klas IIA Bu­kittinggi Tomy K mengaku memang ada salah seorang napi Lapas Klas IIA Bukit­tinggi yang saat ini tidak diketahui dimana kebera­daannya.

Baca Juga : Jumlah Kesembuhan Pasien Covid-19 di Sumbar Bertambah 212 Orang

“Ia telah mendapat izin res­mi keluar lapas dengan penga­walan kepolisian untuk meng­hadiri pesta pernikahan anaknya di sekitar Kota Bukittinggi. Namun entah bagaimana, saat ini napi yang bersangkutan tidak diketahui dimana kebera­daan­nya,” ucap Tomy K.

Meski menghilang, tapi Kala­pas keberatan jika napi itu di­katakan melarikan diri.

Baca Juga : Update Zonasi Covid-19 Kabupaten/Kota di Sumbar, Kota Padang Tunjukan Trend Baik dan Kabupaten Solok Dekati Zona Merah

“Polisi masih mencari. Kalau dalam satu kali 24 jam napi itu belum juga muncul atau belum juga ditemukan, baru bisa dika­takan kabur,” jelas Tomy K.

Tomy K enggan untuk men­jelaskan identitas napi yang menghilang itu. Ia juga enggan diminta keterangan lebih lanjut terkait kapan napi itu ke luar lapas serta enggan menjawab pertanyaan lainnya yang dilon­tarkan wartawan.

Ketika dicoba konfirmasi terkait kejadian ini, Kapolres Bukittinggi AKBP Tri Wahyudi dan Kasat Reskrim Polres Bu­kitt­inggi AKP Hendro sama-sama tidak menjawab panggilan telepon.

Namun dari informasi yang beredar, napi yang hilang itu disebut-sebut bernama Muzakir (50). Muzakir telah divonis pan­jara selama sembilan tahun dalam kasus narkoba jenis sabu-sabu, dan telah menjalani masa huku­man selama dua tahun enam bulan.

Dalam informasi yang bere­dar di kalangan wartawan, Muza­kir ke luar Lapas sekitar pukul 08.00 WIB dengan dikawal oleh petugas Lapas dan kepolisian. Muzakir mendapat izin ke luar Lapas, karena ingin menikahkan anak kandungnya di kawasan Inkorba Kelurahan Cimpago Guguak Bulek Kecamatan Man­diangin Koto Selayan (MKS) Kota Bukittinggi.

Namun anehnya, saat digiring menuju lokasi pernikahan hingga usai akad nikah, Muzakir sama sekali tidak diborgol petugas. Biasanya, izin yang dikeluarkan Lapas juga sampai akad nikah usai. Meski akad nikah dilakukan pada pukul 10.00 WIB, namun Muzakir tetap berada di lokasi pesta hingga sore.

Sekitar pukul 15.45 WIB, Muzakir menghilang dari penga­walan petugas. Kuat dugaan Muzakir melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor  jenis Honda Beat warna hitam milik istrinya, karena sepeda motor tersebut telah hilang di parkiran. Belum ada klarifikasi dari petugas terkait kebenaran identitas dan kronologis napi yang hilang ini. (h/wan)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]