Dinkes Kesulitan Menangani Pasien Gangguan Mental


Rabu, 27 Januari 2016 - 03:56:47 WIB
Dinkes Kesulitan Menangani Pasien Gangguan Mental

Agam, Haluan — Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, mengalami kesulitan dalam menangani permasalahan pembia­yaan pengobatan orang gangguang jiwa yang terlantar.

Hal itu dikatakan Kadinkes Agam, Indra Rusli, dihadapan Pj Bupati Agam Jefrinal Arifin saat mengunjungi dinas tersebut dengan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Isman Imran, Asisten III Bidang Administrasi Umum Mulyadi, Kepala Dinsosnaker Trans M. Khudri, dan Kabag Humas Agam Syatria.

Baca Juga : Tegas! Bupati Sutan Riska Larangan ASN Mudik

Indra Rusli menjelaskan, persoalan orang terlantar ini muncul setelah pelak­sanaan jaminan kesehatan oleh BPJS harus memakai mekanisme teknologi informasi dengan persyaratan mutlak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

“Namun saja orang terlantar dan gang­guan jiwa mana ada tanda identitasnya, sehingga tidak bisa masuk sistem teknologi informasi tersebut,” katanya.

Baca Juga : Kabupaten Dharmasraya Kembail Raih Predikat WTP Keenam Kali

Masalah ini muncul sejak 2014. “Agam telah banyak mengirim orang gangguan jiwa yang terlantar yang dibiayai Baznas Kabu­paten Agam, tapi kalau terusan seperti ini tentu tidak bisa,” ujar Indra.

Berdasarkan laporan dari Indra Rusli, Pj Bupati Agam merespon cepat hal itu dan langsung menghubungi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar dan Kepala RSJ untuk mengkoordinasikan soal pembiayaan orang gangguan jiwa yang terlantar.(h/amc)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]