DPRD Desak Pemko Lakukan Evaluasi

Sewa Kios Cekik Pedagang Kecil


Rabu, 27 Januari 2016 - 04:16:41 WIB

SAWAHLUNTO, HALUAN – Komisi II DPRD Kota Sawahlunto meminta Pemerintah Kota  agar mengevaluasi tarif sewa kios Pasar.  Seperti  diberitakan haluan, tarif itu sangat tinggi  dan  serasa mencekik para pedagang kecil  di Pasar Sawahlunto  sejak  tahun  2013  hingga hari ini.

Ketua Komisi II DPRD Sawahlunto Bakri usai meng­gelar rapat kerja dengan pihak terkait yakni Dinas Pen­dapa­tan Pengelolaan Keuangan Daerah dan Asset Daerah (DPPKAD) di Gedung de­wan setempat Senin (25/1),  menyatakan,  dari hasil rapat kerja itu sepakat dikaji ulang baik dampak serta kelayakan sewa kios tersebut.

Ia menerangkan, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Kota Sawahlunto Nomor 7 Tahun 2013 tentang pengelolaan pasar dijelaskan nilai pungutan sewa kios ukuran 3x2,5 meter per­petaknya untuk kios lantai I dietetapkan sebesar Rp100 ribu sedangkan untuk kios  lantai II sebesar Rp75 ribu.  Sekarang  tentu tidak tertutup kemungkinan Perda ini di­lakukan revisi.

“Terkait ke­mungkinan adanya penurunan harga sewa, hal itu mungkin saja terjadi jika ada regulasi penetapan harga sewa sepakat untuk dirubah ber­dasarkan kesepakatan antara DPRD dengan Pemerintah kota setempatm yang di­tuang­kan dalam bentuk perubahan peraturan daerah yang me­ngatur hal tersebut,” ungkap politisi partai Golkar itu.

Sebelumnya, salah seorang pedagang Rantius (68) me­ngatakan, kenaikan sewa kios itu terlalu tinggi, padahal kondisi jual beli  lesu seperti yang dialimi saat sekarang ini.  “Keuntungan yang diperoleh sekarang  hanya cukup untuk membiayai kebutuhan hidup sehari hari saja,”  keluh Ranti.

Keluhan para pedagang kecil  ini telah disampaikan kepada pemerintah setempat serta pihak terkiat lainnya pada tahun 2014 lalu, se­kaligus meminta keringanan berupa pengurangan harga sewa setengah dari harga yang telah ditetapkan.  “Namun hingga kini belum ada kete­tapan mengenai hal tersebut,” ungkapnya.

Pedagang lainnya,  Syahril (40 tahun) kepada haluan menuturkan,  harga sewa yang ditetapkan itu terlalu tinggi hingga Rp100 ribu per-bulan perkiosnya atau naik hingga 400 persen dari harga sebelumnya. “Kenaikan 400 persen  ini terlalu  tinggi bagi kami para pedagang kecil  di tengah lesunya transaksi di pasar Sawahlunto,” keluhnya. 

Sekarang  para pedagang sepakat untuk menunda pem­bayaran sewa kios yang telah ditempati semenjak 2014 lalu. Para pedagang   kecil  berharap kepada pengambil kebijakan di kota ini agar dapat menyelesaikan perma­salahan yang membenani rakyat kecil  ini. (h/mg-rki)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 16 Maret 2016 - 03:45:20 WIB
    Datangi DPRD Sawahlunto

    Sewa Kios Mencekik Pedagang

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Beberapa orang perwakilan pedagang Pasar yang menghuni petak kios di kawasan pasar baru Sawahlunto, kembali mendatangi Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sawahlunto. Mereka minta kejelasan.
  • Selasa, 19 Januari 2016 - 03:40:27 WIB
    Di Kota Sawahlunto

    Sewa Kios Mencekik Pedagang Kecil

    SAWAHLUNTO, HALUAN — Puluhan pe­dagang pasar yang menghuni petak kios di kawasan Pasar Sawahlunto, Kota Sawahl­unto mengeluhkan tingginya sewa kios yang ditetapkan pemerintah kota itu. Mereka merasa kenaikan harga sewa it.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]