Angka Pengangguran Masih Tinggi

3.715 Industri Serap 22.400 Pekerja


Rabu, 27 Januari 2016 - 04:31:00 WIB

PADANG, HALUAN—Ada sebanyak 3.715 jumlah industri di Kota Padang yang meliputi industri kecil, menengah dan besar. Sayangnya, jumlah tersebut belum signifikan menyerap tenaga kerja.

Demikian dikatakan Ke­pala Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi Hendrizal Azhar didampingi oleh Kabid Industri Nurzal Hidayat pada Haluan, kemarin (26/1) di kantornya.

“Jumlah tenaga kerja yang terserap dari industri tersebut hanya sekitar 22.­400 orang saja. Sedangkan jumlah pengangguran kita masih tinggi mencapai 59.­505 orang,” kata Hendrizal. 

Ditambahkannya pada 2015, diperkirakan ada ke­naikan jumlah industri 10 persen bila dibandingkan dengan 2014 lalu. Namun jumlah pastinya belum dida­patkan.

Jika dirinci jumlah In­dustri kecil sebanyak 3.605 unit dan menyerap tenaga kerja 19.700 orang. Paling banyak meliputi industry pangan, sandang, kimia dan bahan bangunan, logam dan elektronik, serta kerajinan.

Untuk industri mene­ngah sebanyak 83 unit de­ngan serapan tenaga kerja 793 orang. Paling banyak di sektor kimia dan bahan bangunan. Sementara itu Industri besar hanya 27 unit dengan serapan tenaga kerja 1.966 orang. 

Padang Siap Hadapi MEA

Sementara itu untuk meng­­hadapi Masyarakat Eko­nomi Asean (MEA), dika­takannya Kota Padang su­dah mempersiapkan in­dus­tri yang ada untuk mam­pu ber­saing dengan meng­hasilkan produk berkualitas.

Seperti mendorong ke­pe­ngurusan label halal,  hak paten, serta kemasan pro­duk yang akan disalurkan. Dorongan tidak hanya me­lalui pelatihan saja, tetap dengan memberikan ban­tuan melalui APBD Kota Padang. “Pada 2015 lalu Dis­perindagtamben telah me­mbantu sebanyak 20 In­dustri kecil menengah (IK­M) yang masing-masingnya mendapatkan Rp5 Juta,” terangnya lagi.

“Yang pasti setiap in­dustri harus menyadari bah­wa ber­saing melalui pasar bebas minimal minimarket dan su­permarket harus su­dah bisa. Kalau produk yang kita ha­silkan tidak bisa se­perti yang diharapkan pasar, maka in­dustri itu tidak akan berkem­bang,”terang Hen­drizal.

Sesuai dengan UU no­mor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian, tambah Hen­drizal pemerintah berke­wajiban membimbing setiap industri untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“ Tetapi, dengan pertum­buhan penduduk serta ting­kat pengangguran yang cu­kup tinggi perkembangan industri tidak terlihat. Ma­kanya, setiap industri yang tumbuh harus bisa meraup tenaga kerja.

Bagi sarjana atau yang memiliki jiwa industri dan manajemen, membuka usa­ha dan mengembangkan industri lebih baik. Karena bisa membuka lapangan pekerjaan bagi yang lainnya.

Apalagi di Pemko Pa­dang sesuai dengan 10 prog­ram unggulan dan salah satunya adalah menciptakan pertum­buhan wirausaha baru,” ung­kapnya lagi. (h/ows)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Kamis, 31 Desember 2015 - 04:27:54 WIB
    Malam Pergantian Tahun

    Polda Kerahkan 3.715 Personel, Sumbar Diprediksi Diguyur Hujan

    PADANG, HALUAN — Ke­po­lisian Daerah Su­matera Barat (Polda Sumbar) me­ner­junkan 3.715 personel untuk mengamankan pera­yaan tahun baru 2016 di beberapa lokasi perayaan. Hal tersebut dilakukan un­tuk menekan terjadin.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]