Ricuh, Suksesi Kepala SMK Dhuafa Nusantara Diundur


Rabu, 27 Januari 2016 - 04:36:15 WIB
Ricuh, Suksesi Kepala SMK Dhuafa Nusantara Diundur ARIF Rahman Hakim, pembina Yayasan YBNI mengajukan protes pada Ketua YBNI atas suksesi penggantian Kepsek yang tidak sesuai prosedur.

PADANG, HALUAN — Suk­sesi kepemimpinan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Dhuafa Nusantara Padang terpaksa diundur. Hal ini disebabkan serah terima jaba­tan dari Syamsurizal kepada Irwandi dinilai tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku serta tidak melalui musya­warah mufakat dengan selu­ruh pengurus terkait.

Andrianides, salah se­orang guru SMK Dhuafa Nusantara Padang yang juga istri dari almarhum Ibrahim selaku pendiri sekolah dan Yayasan Bakti Nusatara Isafat (YBNI) yang menaungi seko­lah mengatakan, dalam pro­ses penggantian kepala seko­lah, sebagian besar pembina yayasan dan guru-guru tidak dilibatkan.

“Penggantian kepala seko­lah ini tidak berlangsung sesuai prosedur tetap yang berlaku. Selain itu saya dan sebagian besar guru serta pembina tidak diikutkan da­lam rapat musyawarah yaya­san. Selain itu, penggantian kepala sekolah terkesan men­dadak, seolah ini menjadi kepentingan suatu kelom­pok,” ucapnya, Selasa (26/1)

Dikatakannya lagi, Ketua YBNI Zulmasri seharusnya menyeleksi calon kepala se­ko­lah yang berlatar berlakang penjuang kaum dhuafa. Sete­lah itu lakukan fit and proper test apakah calon tersebut layak untuk memimpin seko­lah ini. “Harus berlandaskan kepentingan dan kemajuan SMK Dhuafa,” lanjutnya.

Di sisi lain, Ketua YBNI Zul­masri mengatakan bahwa ke­gaduhan yang terjadi saat peng­gantian kepemimpinan ada­lah hal yang biasa dan me­rupakan dinamika dalam ber­or­ga­nisasi. Sehingga keri­cu­han yang terjadi dianggap se­bagai pembelajaran dan pe­do­man demi kemajuan or­ga­ni­sasi dan yayasan ini kede­pan.

Sementara itu, Kepala SMK Dhuafa Nusantara Pa­dang Syamsurizal menilai insi­den ini bisa diambil seba­gai pelajaran dalam orga­nisasi, karena semestinya setiap pihak harus bersinergi, berkomukasi dan saling me­mahami satu sama lain.

“Kami berharap proses per­gantian diserahkan sepe­nuhnya pada pihak yayasan, tapi sebaiknya adakan dulu musyawarah interen yang melibatkan semua pihak,” ucapnya.

Syamsurizal juga mohon pa­mit dan meminta maaf pa­da semua guru dan siswa atas ke­ku­rangannya selama men­jadi kepala sekolah. “Se­moga kepala sekolah yang baru dapat membawa SMK Dhuafa Nu­santara Padang ke arah yang lebih baik, sesuai dengan tujuan dan cita-cita Almar­hum Ibrahim,” tukas­nya. (h/isq)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]