Pekerja TV Kabel Tersengat Listrik


Rabu, 27 Januari 2016 - 04:53:13 WIB

PASAMAN, HALUAN — Seorang pekerja TV kabel berlangganan, milik PT Andalas Mitra Media cabang Kabupaten Pasaman, tersengat listrik ketika mela­kukan pekerjaan pemasangan baru, Selasa (26/1) pukul 15.30 WIB.

Korban diketahui bernama Wanda (33), warga Kompleks Ruko Lubuksikaping. Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka bakar di sekujur kaki hingga bagian lengan. Peristiwa nahas tersebut, menjadi tontonan warga yang ke­betulan melintas di jalan utama, tepatnya di depan warung Wong Ndeso, Pasar Lubuk­sika­ping. Keru­munan warga sempat menyulitkan evakuasi terhadap korban.

Sebahagian warga yang men­yak­sikan kejadian itu dibuat histeris, karena melihat korban tergantung di atas tiang listrik dengan posisi kaki ke atas. Be­run­tung korban dapat di­selamat­kan berkat kesigapan warga setempat, sehingga tidak me­ngalami luka serius. Dia pun langsung dilarikan ke RSUD Lubuksikaping. Kini, korban tengah mendapatkan perawatan di ruang IGD rumah sakit itu.

TV kabel berlangganan di daerah ini menggunakan fa­silitas jaringan listrik milik PT PLN (persero). Sejak berdiri beberapa bulan lalu, peru­sahaan penyedia TV berlangganan ini sudah me­miliki 500 lebih pe­langgan.

Manajer Rayon PLN Lu­buk­sika­ping, Galuh Aditya menga­takan, bahwa kegiatan pihak perusahaan tv kabel berlangganan itu ilegal, karena menggunakan jaringan listrik PLN tanpa izin. “Tidak pernah ada izin dari PLN, jadi kegiatan yang ada sekarang bisa dikatakan ilegal. Kalau dari PLN tidak ada izin tertulis, bisa disimpulkan isinya apa,” kata Galuh.

Ia pun meminta, agar seluruh kegiatan perusahaan itu dapat dihentikan. Ia meminta, jaringan Tv kabel yang menggunakan fasilitas PLN segera dibongkar. “Kita sudah menyampaikan ke pihak perusahaan. Kita mem­pertanyakan izinnya. Kalau su­dah ada kejadian seperti ini ya mohon maaf, kita minta mereka bongkar sendiri,” ujarnya.

Manager PLN ini pun me­no­lak bertanggung jawab. Ia menga­takan, kalau kejadian orang tersengat listrik itu diluar tang­gung­jawab pihak PLN. Karena sesuai aturan yang ada aset PLN tidak diizinkan digunakan pihak lain apalagi untuk kepentingan  komersil.

Pimpinan Cabang PT An­dalas Mitra Media, Pendri Wer­linto mengatakan, bahwa peru­sahaan Tv kabel itu sudah me­ngantongi izin dari pihak terkait. Perusahaan tersebut, kata dia, juga sudah berbadan hukum.

“Permohonan perubahan da­ta perluasan izin wilayah layanan siaran ke Kemenkominfo RI sudah dikantongi, dengan nomor: 026/AMM/XI/2015,” katanya.

Pihaknya, kata dia, bekerja sama dengan PT Icon plus, anak perusahaan PLN yang ber­tang­gung jawab pengelolaan tiang dan jaringan. Sehingga tidak meng­haruskan mereka melaporkan kegiatan ke pihak PLN. (h/col)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]