Cekcok di Meja Biliar Berujung Maut


Rabu, 27 Januari 2016 - 04:53:53 WIB

AROSUKA, HALUAN —Diduga cekcok di meja bil­liar, Hengki (32) warga Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kecamatan Lem­bang Jaya, Kabupaten Solok te­was bersimbah darah akibat ditusuk dengan sebilah pisau oleh teman seper­mainan­nya Andri (21) yang juga warga  nagari setempat, Senin (26/1) malam.

Dari informasi yang ber­hasil dihimpun Haluan dari Mapolres Arosuka Solok menyebutkan, peristiwa na­has ini terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, di sebuah tem­pat biliar yang berada di Jorong Pasa Nagari Koto Anau. Saat itu, korban dan pelaku sama-sama bermain billiar di meja yang sama.

Namun tidak diketahui penyebabnya, kedua pe­muda ini sempat cekcok dan adu mulut. Tak puas dengan ke­jadian itu, tersangka lan­tas menyerang dan menusuk bagi­an perut sebelah kiri korban dengan sebilah pi­sau hingga bersimbah da­rah. Korban Hengki pun ter­sungkur di pekarangan luar biliar.

Melihat korban bersimbah darah, pelaku Andri segera me­ngambil kunci sepeda motornya yang terparkir di luar lokasi biliar dan melarikan diri dari lokasi kejadian. Sedangkan korban dilari­kan ke RST Solok untuk men­dapatkan pertolongan me­dis. Na­mun malang nyawa korban tidak dapat diselematkan dan meninggal di RST sekitar pukul 23.30 WIB.

Terkait kejadian ini, Kapolres Arosuka Solok AKBP Reh Nge­nana melalui Kasat Reskrim AKP Budi Satria mengatakan, usai mendapat laporan warga, Kapolsek Lembang Jaya Iptu Saventri langsung menuju TKP dibantu anggota Sat Reskrim. Mendengar tersangka lari, pe­tugas langsung menyebar di semua titik jalan keluar dari arah Koto Anau.” Saat itu kita sudah kantongi ciri-ciri pelaku. Ter­sangka berhasil diringkus di kawasan Muara Panas Selasa, dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Tanpa perlawanan, pelaku digiring ke Mapolres Arosuka,” kata AKP Budi Satria.

Dari pengakuan tersangka kepada penyidik, sebelum me­nu­suk korban, tersangka lebih da­hulu diserang korban dengan stik (tongkat) biliar sehingga men­ye­bab­kan kepalanya berdarah. Tak hanya itu, pelaku juga dicerca korban dengan kata-kata kotor. Tidak terima dengan tindakan korban, pelaku mengeluarkan sebilah pisau dari saku belakang celananya dan menusuk korban. “Saya tidak ingat berapa kali saya tusuk, yang ingat cuma sekali,” terang pelaku pada penyidik Sat Reskrim Arosuka.

 Kendati demikian, Kasat Reskrim menegaskan, semua itu baru keterangan dari pelaku. Pihaknya belum meminta ke­terangan para saksi yang ada saat peristiwa nahas itu terjadi. “Itu baru pengakuan tersangka, ke­pastian­nya belum tentu seperti itu.  Yang jelas, kita akan dalami kasus ini dulu,” tutup AKP Budi Satria. (h/ndi)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]