Masyarakat Peduli Ganggo Hilia Datangi Kejaksaan


Rabu, 27 Januari 2016 - 09:36:31 WIB

PASAMAN, HALUAN — Se­kum­­pulan warga yang mena­ma­kan diri Masyarakat Pe­duli Na­gari Ganggo Hilia, Ke­ca­ma­tan Bonjol, bersama-sama men­datangi Kantor Kejaksaan Ne­­geri Lu­buk­sikaping, untuk me­­laporkan dugaan penyim­pa­­ngan Ang­garan Pendapatan dan Belan­ja Nagari diduga oleh Wali­nagari Bondan Kus­bian­to.

Tidak hanya Walinagari yang dilaporkan masyarakat, tetapi juga Sekretaris Nagari Elfi Marantika.  Masyarakat  didampingi oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tipikor Lubuksikaping, Oyon Hendri.

 Kepada Haluan, Yusmel Effendi menyebutkan, dia dan teman-temannya sengaja ikut menyampaikan laporan ke Kejaksaan tentang dugaan korupsi APB Nagari tahun 2014. Menurut anggota Ba­mus Nagari Ganggohilia asal ninik mamak itu, indikasi korupsi ini timbul dari Lapo­ran Pertanggungjawaban (LPj) Walinagari tahun 2014. “Ha­sil LPj ini setelah dila­kukan kajian dan penelitian, rupanya ada beberapa item belanja dalam APB Nagari itu, yang kuat dugaan dige­lem­bungkan oleh Walinagari dan Sekretaris Nagari,” katanya.

 Sementara itu, Ketua LSM Tipikor Oyon Hendri menjelaskan, laporan yang diserahkan ke Kejaksaan, terkait dugaan kasus korupsi. Setelah ditelusuri pihak LSM Tipikor, terindikasi terjadi kerugian keuangan Negara mencapai Rp100 juta. ”La­poran sudah kami serahkan, pemalsuan amprah gaji dan dugaan mark up anggaran beberapa item belanja dari APB nagari,” sebutnya.

 Laporan warga ini, lanjut Oyon, setelah laporan dibe­rikan oleh warga, pihaknya meneliti ulang, dan pihak LSM telah ditemukan Rp100 juta dugaan penyimpangan anggaran. “Indikasi awal soal amprah gaji, ada perangkat nagari yang mengakui bahwa gajinya tidak sesuai dengan yang ada pada LPJ, seperti amprah gaji jorong, yang da­lam laporan itu tertulis Rp­750 ribu, namun kenya­taan­nya hanya didapatkan Rp600 ribu. Masih banyak lagi item lainnya,” terangnya.

 Mantan anggota Bamus Nagari Ganggohilia, Nevizar menegaskan, laporan ini ti­dak ada buntut dari Pilkada, atau­pun buntut dari pemecatan oleh Walinagari Ganggohilia Bondan Kusbianto atas peme­catan 9 jorong. Ini sebenarnya sudah lama mau dilaporkan namun kini waktu yang tepat.

 Kepala Kejaksaan Negeri Lubuksikaping, Lubis mem­benarkan telah menerima laporan dari LSM Tipikor. Ia langsung menerima Ketua LSM Tipikor Oyon Hendri bersama sejumlah ma­syarakat ganggohilia. “Kita akan kaji lagi, apakah memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti sesuai dengan dokumen-dokumen yang diberikan kepada kami,” jawab Kajari Lubuksikaping, Lubis.

Ia menegaskan, kalau hasil intelijen didapatkan adanya indikasi korupsi, maka dite­ruskan ke Kasipidsus. “La­poran ini akan kita dalami dulu,” tutupnya. (h/col)

 

 

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]