Yandri Tomas

Sekda Pertama yang Dipercaya jadi Pj Bupati


Rabu, 27 Januari 2016 - 10:57:33 WIB

PADANG, HALUAN —  Pe­merintah provinsi me­mas­tikan akan melantik Sekda Ka­bupaten Limapuluh Ko­ta sebagai Pj Bupati Lima­puluh Kota, Rabu (27/1) jelang pelantikan Bupati/Wakil Bupati terpilih, Fe­bruari nanti. Pelantikan oleh Pj Gubernur Sumbar Rey­donnyzar Moenek ren­cananya akan dilakukan di Auditorium Gubernuran Sumbar pada Pukul 13.00 WIB.

Sebelumnya, Yendri To­mas telah dilantik 11 No­vember 2015 lalu sebagai Plh. Bupati. Ia termasuk pejabat senior di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota karena sudah pernah duduk sebagai pejabat eselon II hingga tujuh kali.

Ditemui Haluan di ruang kerjanya, Yandri Tomas ti­dak menampik bahwa ke­per­cayaan dari Mendagri ini sebagai sejarah baru dalam dunia pe­me­rintahan. “Se­cara na­sional, baru kali ini Mendagri mem­berikan ke­percayaan Pj. Bupati ke­pada Sekda. Sejarah baru itu telah ber­hasil diukir Ka­bupaten Limapuluh Kota, “ ujar to­koh yang digadang-gadang sebagai calon kuat Walikota Payakumbuh itu.

Kendati demikian, ia menilai kepercayaan yang ditujukan kepadanya itu sebagai sebuah tantangan dan beban berat untuk me­nyiap­kan pondasi ad­mi­nistrasi dan regulasi serta atu­ran-aturan pe­me­rin­ta­han. Dengan demikian, bu­pati dan wakil bupati ter­pilih akan nyaman dan mu­dah melaksanakan tugasnya nanti.

Di Padang, Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sumbar Mardi dihubungi Haluan Selasa (26/1) me­lalui sambungan telepon di Pa­dang membenarkan hal ini. Menurutnya, saat ini Surat Keputusan (SK) pe­lantikan ini telah dibawa dari Ke­menterian Dalam Negeri (Kemendagri) oleh Kabag Otonomi Daerah, Irnawinda.

“Rabu besok (hari ini, red) kita akan lantik Pj Bupati Limapuluh Kota. Sekitar Pukul 13.30 WIB di Auditorium Gubernuran Sumbar,” terangnya.

Munculnya nama Yen­dri Thomas, terkuak saat pertemuan Haluan dengan Se­­kretaris Provinsi Sumbar Ali Asmar di ruang ker­janya pada Jumat (8/1) lalu. Pada pertemuan yang juga dihadiri Kepala Biro Pe­merintahan Mardi dan Ke­pala Biro Humas Irwan diba­has alasan keter­lam­batan pelantikan Pj Bupati Agam dan Limapuluh Kota itu.

“Dari 13 daerah yang habis masa jabatannya, 11 daerah diantaranya diisi oleh pejabat provinsi yang dinilai layak untuk men­jadi Pj di daerah. Namun, untuk dua daerah ini mun­cul pertimbangan kalau masih dari provinsi yang akan mengisi po­si­si Pj ma­ka akan ber­pe­ngar­uh k­e­pada kinerja di provinsi,” ujar Ali Asmar.

Berdasarkan per­tim­bangan ini, akhirnya Pem­prov memanggil kedua Sek­da dari  Agam dan Lima­puluh Kota untuk me­ngi­kuti seleksi terbuka tertutup menjadi Pj.  Menurutnya, dipercayanya seorang Sekda sebagai Pj bupati merupakan sejarah bagi Sumbar, karena merupakan satu-satunya di Indonesia.

“Ini tentunya akan men­jadi model dikemudian hari. Jadi, tidak tertutup ke­mung­kinan di masa datang, Sekda langsung dapat jadi Pj. Ten­tunya ini masih harus me­lalui mekanisme yang ada,” ujarnya.

Oleh banyak pihak so­sok Yendri Tomas bukan pejabat sembarangan. Selain punya hubungan baik dengan se­jumlah pejabat tinggi di pemerintahan pusat dan propinsi Sumatera Barat, dia juga dinilai mampu men­ja­lankan dunia pemerintahan.

Salah satu kehebatan Yen­dri Tomas di tingkat na­sional yang menjadi ca­tatan oleh pemerintahan pusat adalah ketika dia di­minta sebagai saksi ahli di Mah­kamah Kons­titusi (MK) terkait gugatan bagi hasil sumberdaya alam yang di­ajukan sejumlah daerah yang punya potensi kekayaan mi­nyak. “Satu-satunya di In­do­nesia MK mengundang Ke­pala Keuangan adalah saya,” ujar­nya. (h/zkf/isr)

 

 

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]