Bermodal Kejujuran

Pemasok Alat Kesehatan Miliki Investasi Miliaran


Kamis, 28 Januari 2016 - 03:58:34 WIB

PADANG, HALUAN — Bermodalkan kejujuran dan ketekunan, Sastra Dewi (43), pemasok alat kesehatan dan laboratorium, kini memiliki investasi miliaran rupiah. Sekitar 500 rumah sakit, apotik, dan laboratorium kesehatan di seluruh Sumatera Barat pun telah menjadi langganannya.

Saat ditemui Haluan di PT Citra Medika Mandiri, Jalan Prof. Hamka Nomor 23/24 Air Tawar Padang, Selasa (26/1), Dewi bercerita, pada awalnya ia hanya pekerja biasa di salah satu perusahaan pemasok alat kesehatan di Padang. Suaminya, Harlen (50), menjadi salesman di perusahaan tersebut. Setelah bekerja di perusahaan tersebut selama 7 tahun dan memiliki pengetahuan seputar alat-alat tersebut serta cara mema­sarkannya, ia dan suaminya mencoba untuk membuka usaha yang sama karena meli­hat besarnya peluang pasar penjualan alat ini.

“Dulu perusahaan ini ber­ka­n­tor di rumah dan barang yang kami jual jumlahnya sedikit. Pada awal membuka usaha ini, saya mendapatkan pasokan barang-barang dari Jakarta. Perusahaan Jakarta tersebut percaya kepada saya untuk mengirimkan barang tanpa jaminan uang. Saya jaga kepercayaan itu. Setelah ba­rang-barang terjual, saya ki­rim­kan uangnya ke peru­sahaan tersebut. Begitu sete­rus­nya. Lalu, untuk menam­bah jumlah barang, saya me­min­jam dana kepada para tetangga. Untuk menambah lebih banyak lagi jumlah barang dagangan, saya pinjam uang ke bank sebanyak Rp50 juta,” tutur Dewi.

Pada tahun-tahun awal membuka usaha, Dewi dan suaminya memasarkan alat kesehatan dengan bertemu konsumen secara langsung. Konsumen paling banyak adalah rumah sakit, apotik, dan laboratorium kesehatan. Suaminyalah yang menje­laskan kepada konsumen tentang kelebihan alat-alat tersebut karena sudah ber­pengalaman selama menjadi salesman di tempat kerja lamanya. Selain menemui konsumen secara langsung, Dewi juga memasarkan daga­ngannya melalui brosur.

Kini Dewi memiliki in­ves­tasi senilai Rp3 miliar. Ia berani membeli barang-ba­rang dalam jumlah yang besar karena memegang e-katalog. Kelebihan memi­liki e-kata­log tersebut, tidak ada unsure korupsi kolusi dan nepotisme (KKN) kare­na harga barang yang ia jual kepada rekanan, ditentukan oleh Lembaga Ke­bi­jakan Pengadaan Ba­rang/Jasa Pe­me­rintah (LK­PP).

Setelah bertahun-tahun berkantor di rumah, yakni sejak 2007 dengan perusahaan berbentuk CV, pada tahun 2013, Dewi berkantor di Jalan Prof. Hamka Nomor 23/24 Air Tawar, di ruko yang cukup besar. Dari semula bekerja berdua dengan suami, kini Dewi dibantu oleh 16 orang karyawannya, yang se­bagian besar adalah sales­man.

Mengenai salesman, Dewi pernah ditipu oleh salesman yang terlalu ia percayai. Keja­dian itu terjadi beberapa tahun lalu. Saat itu, uang perusahaanya sebanyak Rp­300 juta, dibawa lari oleh salesman tersebut.

“Uang itu adalah hasil setoran pembeli, tapi tidak disetorkan kepada saya. Ini pengalaman buat saya untuk tidak terlalu percaya kepada karyawan karena karakter setiap berbeda,” kenangnya.

Setelah uangnya dilarikan oleh salesman, perusahaan Dewi sempat kolaps (jatuh). Akan tetapi, pada saat itu, perusahaannya mendapat ke­per­cayaan dari perusahaan alat kesehatan di Medan. Perusahaan itu memberikan barang kepada perusahaan Dewi dalam tenggat waktu dua bulan. Biasanya, perusahaan lain hanya memberikan batas waktu satu bulan. Dewi tak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan oleh peru­sahaan dari Medan tersebut dan mulai membangun lagi usahanya, sampai akhirnya sebesar seperti sekarang ini. (h/dib)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Senin, 22 Juni 2020 - 06:22:56 WIB

    Stok Melimpah, Pemasok Akhirnya Buang 250 Ribu Telur

    Stok Melimpah, Pemasok Akhirnya Buang 250 Ribu Telur HARIANHALUAN.COM - Terlalu banyak stok impor telur untuk persediaan selama masa karantina berakhir busuk. Pemasok telur di Singapura akhirnya membuang 250 ribu telur secara sia-sia..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]