Produktifitas Panen Meningkat

Payakumbuh Surplus Beras 7.330 Ton


Kamis, 28 Januari 2016 - 04:19:03 WIB

PAYAKUMBUH, HALUAN — Intervensi yang dilakukan pihak Pemko Payakumbuh dalam rangka mensukseskan program Ketahanan Pangan Nasional (KPN) membuahkan hasil.

Pasalnya, terhitung sepan­jang tahun 2015 lalu, produksi padi di Kota Payakumbuh meningkat 7,6 persen dari tahun sebelumnya.

Dari data BPS terlihat, produksi padi di Payakumbuh tahun 2015 mencapai 35.967 ton Gabah Kering Panen (GK­P) atau meningkat 2.540 ton dibanding produksi padi tahun 2014 yang hanya 33.427 ton GKP. Peningkatan ini merupakan hasil panen dari total luas sawah yang ada di Kota Payakumbuh yakni 2.751 hektare. Dari data ini meng­gambarkan terjadinya pening­katan produktifitas hasil da­ri 5,03 ton/ha menjadi 5,44 ton/ha atau 7,6 persen.

“Produksi panen padi ter­se­but sudah melampaui target dibanding skala yang dite­tapkan secara nasional yang hanya 5 persen,” jelas Kadis Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan Kota Paya­kumbuh, Ir. Zulinda Kamal yang di dampingi Sekre­taris­nya, Ir. Syahril kepada Ha­luan, Rabu (27/1).

Menurut Zulinda, capaian 35.967 ton GKP sepanjang 2015 ini, merupakan angka tertinggi selama 4 tahun tera­khir bila dibandingkan dengan produksi di tahun 2012 yang hanya 27.470 ton. Peningkatan produksi tersebut tak lepas dari dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh yang  gen­car turun ke sawah bersama jajaran pertanian. Selain itu, kerjasama program keta­ha­nan pangan dengan Kodim 0306/50 Kota juga ikut me­motivasi petani dalam me­ning­katkan produksi.

Peningkatan produksi padi di Kota Payakumbuh juga tak lepas dari bibit unggul atau varietas yang dipakai petani. Di Payakumbuh, petani lebih senang memakai varietas jun­juang, batang piaman dan anak daro. Kemudian duku­ngan yang sama juga diberi­kan oleh stake­holder lainnya selain Bappeda, Dinas PU dan Bagian Pereko­nomian Set­dako Payakumbuh.

Dari hitung-hitungan Di­nas Tanaman Pangan, lanjut Zulinda, total produksi 35.967 ton itu, jika dikalkulasikan dengan harga beras saat ini akan mencatat angka sebesar Rp12,7 miliar. “Angka ter­sebut dua kali lipat di atas belanja Dinas Tanaman Pa­ngan yang dialokasikan dalam APBD Payakumbuh,” sebut, Zulinda Kamal.

Disebutkan, dari 35.967 ton GKP tersebut, yang akan menjadi beras beratnya akan mencapai 21.580 ton. Se­mentara, konsumsi beras per­kapita/tahun hanya 114 Kg. “Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Kota Paya­kumbuh yang hanya 125 ribu jiwa, berarti Payakumbuh hanya butuh beras 14. 250 ton/tahun. Dengan kata lain, Pa­ya­kumbuh sudah swasembada pangan atau surplus beras 7.330 ton, dan untuk enam bulan ke depan, Payakumbuh sudah punya cadangan beras,” pungkasnya. (h/zkf/hel)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]