Warga Dharmasraya Resah

36 Jam Listrik PLN Pudur


Kamis, 28 Januari 2016 - 04:19:46 WIB

DHARMASRAYA, HALUAN — Sekitar 36 jam lampu aliran PLN pudur di Kabupaten Dhar­masraya, khususnya PLN Rayon Sitiung.  Warga Dharmasraya yang tergantung deng­an aliran listrik PLN meras kecewa  atas lambannya PLN dalam mengantisipasi ke­rusakan tersebut.

Sejak pukul 12.20 Wib, lampu mulai dari Pulau Punjung sampai Koto Baru mati total, warga masyarakat yang tergantung dalam alir­an listrik untuk memenuhi kehidupannya sangat resah, pasalnya untuk mandi dan memenuhi khidupan sudah tidak bisa lagi, kecuali yang memiliki genset atau mesin diesel sendiri.

Salah seorang warga Pu­lau Punjung, Warni (37), kepada Haluan meng­a­ta­kan, harusnya PLN sudah men­dapat teguran dari pi­hak yang berwenang, karena seenak­nya saja tidak me­mikirkan konsumen. Apa­pun lasan PLN, bagaimana kalau reke­ning lampu ndak dibayar ia seenaknya pula memtus arus. “PLN harus adil, lem­baga konsumen harus turun tangan,”katanya kesal.

Walau ada kerusakan mendadak, mestinya PLN harus memberi pengu­mum­an atau pemberitahuan ke­pada konsumen.  Tidak semaunya saja. Masyarakat bayar, tidak gratis pakai arus PLN, jadi PLN tidak bisa semaunya saja untuk mati­kan dan hidupkan lampu. Meski ada pengumuman tapi pemadam bergilir, tidak pemadaman dalam waktu yang cukup lama.

Begitu pula Yudha, war­ga Koto Baru, ia sangat kesal karena kalau musim kemarau alasan debit air kurang, kalau musim hujan pohon tumbang, jadi PLN tidak bisa memberikan yang terbaik untuk konsumen.

Ia berharap Lembaga Kon­­su­men harus panggil pihak PLN agar tidak se­mau­nya saja dalam mem­berikan pe­laya­nan terhadap konsumen.

Manager Rayon PLN Sitiung, Gusrianto, yang dihubungi Haluan lewat telpon selulernya men­jelas­kan, bahwa kerusakan ka­rena ada dua tiang yang tumbang, ditambah lagi cuaca hujan yang membuat sulit dalam perbaikan deng­an lokasi di depan SD Sia­lang Pulau Punjung.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat lampu akan hidup kembali karena per­baikan sudah hampir tuntas dikerjakan oleh anggotanya.

Namun alasan tersebut tidak diterima oleh warta­wan, para kuli disket turun ke lokasi perbaikan, ter­nyata kerusakan terjadi lo­kasi yang cukup datar di keramaian pemukiman pe­n­­duduk atau tidak di atas perbukitan.

Bahkan salah seorang wartawan berceloteh bahwa PLN hanya memberi lasan saja, padahal lokasi di da­t­a­ran atau tidak di per­bukit­an. Kesalnya para kuli dis­ket tersebut karena tidak dapat mengirim berita se­suai de­ng­an tugasnya sehari hari. (h/mdi)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]