5,5 Hektare Lahan Terbakar di Padang


Kamis, 28 Januari 2016 - 04:36:43 WIB

Kebakaran hebat terjadi di pinggiran Kota Padang. Ada 5,5 hektare lahan hutan dan tanaman masyarakat dilahap si jago merah. Untung tak ada korban dalam peristiwa ini.

PADANG, HALUAN —Ke­ba­karan hebat melahap le­bih kurang 5,5 hektare (ha) lahan warga di dua lokasi perbukitan di Kota Padang, Rabu (27/1). Kebakaran yang cepat meluas ini diper­kirakan makin mudah tersu­lut karena cuaca ekstrim sejak sepekan terakhir di Padang.

Informasi yang dikum­pulkan Haluan menyebut­kan, awalnya, 1,5 ha lahan terbakar di kawasan Bukik Sitapuang RT 01 RW 09 Kelurahan Balai Gadang Kecamatan Koto Tangah. Setelah api di lokasi tersebut berhasil dipadamkan sela­ma kurang lebih empat jam, giliran 4 ha lahan di kawa­san Bukik Bulek Kecama­tan Kuranji yang dilahap api.

Kepala Badan Pe­nang­gulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) Kota Padang, Dedi Henidal, kepada Ha­luan mengatakan, informasi terbakarnya lahan di Bukik Sitapuang diterimanya pada pukul 09.00 WIB. Ia pun langsung mengintruksikan personil pemadam agar me­nuju ke lokasi untuk mela­kukan upaya pemadaman.

“Awalnya api muncul di sebelah barat Bukik Sita­puang, lalu api merembet ke timur dan total melahap kurang lebih 1,5 ha lahan. Api sempat sulit dikuasai, kami pun berinisiatif meminta bantuan dari polisi kehutanan untuk pemadaman secara manual. Ka­re­na dikhawatirkan upaya pema­daman dengan mobil akan me­ma­kan waktu lama,” ucap Dedi.

Upaya pemadaman di Bukik Sitapuang pun berhasil dila­kukan setelah petugas berjibaku selama kurang lebih empat jam. Ketika bersiap-siap kembali ke pos penjagaan karena operasi telah tuntas, datang lagi informasi dari warga bahwa kebakaran lahan juga terjadi di kawasan Bukik Bulek Kecamatan Kuranji.

“Petugas pun langsung di­arahkan ke lokasi tersebut. Upaya pemadaman langsung dilakukan dan memakan waktu kurang lebih lima jam, hingga menjelang ma­grib,” tambah Dedi.

Soal teknis operasi pemada­man, Kasi Ops Pemadam Keba­karan Suhardi menjelaskan, jum­lah personil yang diturunkan dalam operasi di dua lokasi tersebut mencapai 30 orang dengan lima unit armada fire fighter (mobil pemadam).

“Kami mulai operasi di Bu­kik Sitapuang sekitar pukul 09. 30 WIB, api berhasil dipadam­kan sekitar pukul 13.45 WIB. Di lokasi tersebut banyak tumbuhan produktif warga serupa durian, jengkol, cengkeh dan karet. Tapi saat saya tanyakan pada warga umur tanamannya, rata-rata masa panennya masih lama,” ucap Suhardi.

Dijelaskannya lagi, setelah operasi pemadaman di Bukik Sitapuang tuntas, ia mendapat laporan kebakaran lahan di Bu­kik Bulek Kuranji, ia pun meng­giring anggotanya dan armada ke lokasi tersebut.

“Di Bukik Sitapuang kita turunkan empat unit armada pemadam. Tapi untuk di Bukik Bulek kami tambah lagi satu armada, jadi totalnya ada lima armada. Hanya saja di Bukik Bulek itu banyak lahan ilalang, tidak terlalu banyak lahan pro­duktif warga,” jelasnya lagi.

Menjelang azan Magrib, petu­gas berhasil memadamkan api di Bukik Bulek. Namun, ber­dasarkan informasi yang diteri­ma Suhardi, api kembali hidup di bagian belakang Bukik Bulek, meskipun kemungkinan merem­betnya sudah sangat kecil.

“Kabarnya api hidup lagi di bagian belakang Bukik Bulek, tapi kemungkinan merembetnya tipis karena sudah tidak ada lahan lagi. Meskipun demikian kami tetap bersiaga dan meman­tau­nya,” imbuhnya.

Untuk total kerugian yang diderita akibat kebakaran ter­sebut, BPBD-PK Kota Padang belum dapat menaksirnya karena sebagian besar tanaman pro­duktif masih belum layak panen. Sedangkan untuk penyebab ter­jadinya kebakaran, BPBD-PK belum mau menduga-duga dan masih melakukan pengkajian.

“Ada warga bilang bahwa ada mahasiswa yang camping di Bu­kik Sitapuang, mungkin ada yang buang puntung rokok sem­barangan. Tapi itu belum bisa kami pastikan. Sedangkan di Bukik Bulek belum diketahui penyebabnya,” pungkas Suhardi. (h/isq)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 11 November 2016 - 00:46:35 WIB
    TOTAL PENERIMA 10.763 KK

    Rp5,5 Miliar Dana PKH Cair Desember

    PADANG, HALUAN — Pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) untuk tahap III diperkirakan baru akan dilaksanakan setelah aturan bantuan sosial (bansos) non tunai rampung November ini..
  • Kamis, 14 April 2016 - 03:40:12 WIB
    PKB dan BBNKB

    Hingga Maret Realisasi Rp155,59 Miliar

    PADANG, HALUAN—Pe­ndapatan daerah dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Ken­daraan Bermotor (BBNKB) hingga 31 Maret 2016, sudah mencapai 26,62 persen atau Rp155,59 miliar..

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]