Kawasan Industri Terkendala Lahan


Kamis, 28 Januari 2016 - 12:08:15 WIB
Kawasan Industri Terkendala Lahan

PADANG, HALUAN— Pemerintah Kota Padang akan membuat prog­ram Kawasan Industri Kecil Pangan Terpadu (KIKPT) atau sentra in­dustri. Namun, masalah lahan menjadi kendala sehingga pem­bangunan terundur terus.

Menurut Kepala Dispe­rindag­tamben Kota Padang Hendrizal Azhar yang didam­pingi oleh Kabid Perindustrian Nurzal Hidayat kepa­da Haluan kemarin (28/1), ini merupakan program dari kemen­terian.

Baca Juga : Hendri Septa Serahkan Paket Sembako untuk Warga Sekitar TPA Air Dingin

“Tujuannya untuk mengem­bangkan industri, sehingga pertum­buhan ekonomi bisa terpusat. Ren­cananya akan dibangun Jalan Adi­negoro arah ke Bandara atau di kawasan Bypass bagian utara.

Kalau ini bisa berjalan akan menjadi pusat kuliner terindah di Sumbar. Sebab kita akan membuat sentra produksi serta sentra pro­mosi atau penjualan,”jelas Hen­drizal Azhar.

Baca Juga : Pemenuhan Standar Pelayanan Publik Kewajiban Seluruh OPD

Dalam rencananya sentra indus­tri ini akan menyatukan proses produksi, promosi atau penjualan serta tempat tinggal bagi pengusaha pangan. Misalnya industri kuliner galamai, tempat produksinya tidak perlu lagi di Payakumbuh.

“Kalau sentra ini sudah ada di Kota Padang, kita tidak perlu menunggu kiriman dari Paya­kum­buh. Pengembangan kuliner seperti ini untuk mengembangkan wisata di Sumbar. Apapun jenis oleh-oleh dari Sumbar sudah ada di sentra in­dus­tri,” harapnya lagi.

Baca Juga : Hendri Septa Apresiasi UPI-YPTK Salurkan Zakat Rp 1 Miliar

Pihaknya optimis bisa me­ngem­bangkan sentra industri seperti ini. Apalagi, dengan adanya Masya­rakat Ekonomi Asean in­dustri sudah bisa bersaing sendiri.

Ia menambahkan, untuk pem­bangunan ini butuh lahan yang tidak sedikit seluas 3,5 Ha. Pembebasan lahan inilah yang sampai saat ini masih dalam proses. Jika lahan sudah selesai maka pembangunan sudah dipastikan akan bisa dilan­jutkan.

Baca Juga : Petugas Kebersihan DLH Padang Kembali Terima Bantuan Paket Ramadan

“Kita butuh sertifikat tanah untuk mengajukan proposal ke kementerian. Kalau itu sudah ada pasti akan kita dapat­kan anggaran untuk pembangu­nan,” tutur­nya lagi.

Desain (DED)) sudah dirancang tahun 2015 lalu dan hingga sekarang masih dalam pembahasan. Pihaknya optimis bisa mewu­judkan sentra industri di Kota Padang.(h/ows)

 

 

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]