Lubuak Laweh Jadi Kawasan Wisata


Jumat, 29 Januari 2016 - 03:36:05 WIB
Lubuak Laweh Jadi Kawasan Wisata

PADANG PARIAMAN, HALUAN — Lubuak Laweh, Nagari Tandikek, Kecamatan Patamuan yang dulu luluhlantak oleh gempa 2009, kini telah berubah kawasan wisata. “Di samping sebagai pusat per­kebunan pisang dan pepaya, Lubuak Laweh dengan bendungan Irigasi Tampuniak-nya kini juga menjadi sebuah kawasan wisata, ujar Sudirman salah seorang tokoh masyarakat di daerah tersebut.   

Menurutnya, di lokasi tersebut juga telah dibangun sebuah monumen dan museum gempa. Jadi benar-benar telah menjadi sebuah kawasan wisata. “Tapi sayang, ruas jalan menuju obyek wisata yang cukup ramai dikunjungi kawula muda itu, kondisinya sekarang sangat buruk. Surdirman atas nama masyarakat Lubuak Laweh berharap agar pemerintah daerah segera memperbaiki dan me­ngaspal ruas jalan ke kawasan bekas gempa tersebut. “Ini adalah urat nadi kehidupan kami,” aku Sudirman.

Baca Juga : Pemko Padang Panjang Cek Kesiapan Posyan Idul Fitri

“Selain dapat mempermudah usaha mereka dalam mengangkut hasil pertanian, baiknya kondisi ruas jalan ke Lubuak Laweh juga akan berdampak pada peningkatan jumlah pengunjung ke obyek wisata tersebut dan, ini tentu juga menjadi sumber peng­hidupan pula bagi warga,” ulas Sudirman.

Apa yang disampaikan Sudirman, dibenarkan Sulaiman, warga lainnya. Dia mengatakan, ada sekitar 3,3 Km panjang ruas jalan yang mesti diaspal di daerah tersebut. Sekitar 2,5 Km diantaranya, dari Simpang Ampek Tampuniak ke Mesium Gempa. Kemudian 800 meter dari Pulu Aie ke Simpang Lubuak Laweh.

Baca Juga : ASN di Dharmasraya Dilarang Meninggalkan Daerah, Sutan Riska Tuanku Kerajaan: Kepala OPD Wajib Berikan Laporan Kedisiplinan Pegawai

Selain sebagai salah satu daerah perkebunan pisang dan pepaya, serta sebuah kawasan wisata alam yang cukup indah, Lubuak Laweh kini juga terkenal sebagai daerah penghasil ikan kulari dan gariang, salah satu jenis ikan sungai yang sangat digemari masyarakat. Ikan hasil tangkapan masyarakat itu sering ditemui di pasar-pasar nagari. Konon, kini ada yang berniat hendak membuka sebuah rumah makan khas ikan kulari di obyek wisaa tersebut, tapi, niatnya itu terkendala buruknya kondisi jalan ke daerah tersebut. (h/ded)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]