9 Maret, Indonesia Tuan Rumah GMT


Jumat, 29 Januari 2016 - 03:56:36 WIB

JAKARTA, HALUAN — Kalau kamu punya uang banyak dan tak ada rencana untuk bepergian di bulan Maret, maka lebih baik kamu pergi ke Palu, Sulawesi Tengah. Mengapa begitu? Karena pada 9 Maret 2016 nanti, Indonesia akan menjadi tuan rumah Gerhana Matahari Total (GMT) yang bisa dilihat paling lama di kawasan Palu, Poso dan Luwuk selama dua menit 50 detik.

Yap, fenomena alam yang sangat langka ini memang akan membuat Indonesia menjadi pusat ilmu pengetahuan dunia sekitar 1,5 bulan lagi. Disebut langka karena rata-rata berlangsung dua kali setiap tahun dan hanya bisa dilihat oleh sebagian kecil kawasan di Bumi. Sebelumnya di sepanjang 2001 - 2020, ada tiga gerhana yang bisa dilihat di Indonesia yakni Gerhana Mata­hari Cincin (GMC) pada 26 Januari 2009, GMT pada 9 Maret 2016 dan GMC lagi pada 26 Desember 2016.

Dari rilis resmi pihak LAPAN, GMT pada 9 Maret 2016 ini terbilang istimewa karena kamu bisa melihat gerhana Matahari di sebagian pagi hari. Tak perlu teropong, kamu pun bisa melihatnya secara langsung meskipun memang disarankan menggu­nakan filter khusus matahari agar tidak merusak mata, seperti dilansir Merdeka.

Nantinya pada 9 Maret 2016 itu, GMT bakal dimulai saat Matahari terbit di Samudera Hindia lalu ke arah timur dan berakhir di sebelah barat Amerika Utara saat matahari terbenam. Beberapa daerah yang dilewati peristiwa eksotis ini adalah Palembang (1 menit 52 detik), Belitung (2 menit 10 detik), Balikpapan (1 menit 9 detik), Luwuk (2 menit 50 detik), Sampit (2 menit 8 detik), Palu (2 menit 4 detik), Ternate (2 menit 39 detik), Bangka (2 menit 8 detik), Palangkaraya (2 menit 29 detik), Poso (2 menit 40 detik), dan Halmahera (1 menit 36 detik), seperti dilansir Antara.

Lalu bagi kamu yang tinggal di Padang, Bandung, Denpasar, Kupang, Surabaya, Banjarmasin, Manado, Jakarta, Pontianak, Makassar dan Ambon bakal menikmati Gerhana Matahari Sebagian. Kamu tentu tak bisa meninggalkan begitu saja fenomena ini. Karena fenomena yang pernah terjadi pada tahun 1983, 1988 dan 1995 di Indonesia ini bakal bisa dilihat lagi pada 20 April 2023.

Nantinya penduduk Sumatera bakal mengalami GMT selama dua menit yaitu pada pukul 07.20 WIB, Kalimantan selama 2,5 menit pada pukul 08.30 WITA (07.30 WIB), Sulawesi selama tiga menit pada pukul 08.40 WITA (07.40 WIB) dan Maluku Utara selama 3,5 menit pada pukul 09.54 WIT (07.54 WIB). Jadi, apakah kamu siap menyambut datangnya si Ger­hana? (h/net)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 14 Agustus 2020 - 10:09:19 WIB

    Zona Hijau Covid-19 di RI Berkurang, Satgas Nasional Waspada

    Zona Hijau Covid-19 di RI Berkurang, Satgas Nasional Waspada HARIANHALUAN.COM - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan daerah yang menjadi zona merah atau risiko tinggi penyebaran virus corona semakin sedikit. Berdasarkan data per 9 Agustus, zona merah.
  • Kamis, 13 Agustus 2020 - 21:48:59 WIB

    Tidak Update dengan Data Kemiskinan, 92 Daerah Terancam Sanksi

    Tidak Update dengan Data Kemiskinan, 92 Daerah Terancam Sanksi HARIANHALUAN.COM - Sebanyak 92 pemerintah kabupaten/kota terancam sanksi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), karena tidak pernah melakukan pemutakhiran data kemiskinan sejak 2015. Hal ini terungkap dalam rapat kerja Menteri Sosi.
  • Kamis, 13 Agustus 2020 - 21:06:26 WIB

    Mendagri Sebut Air Wudu Tak Bisa Bunuh Covid-19, Benarkah?

    Mendagri Sebut Air Wudu Tak Bisa Bunuh Covid-19, Benarkah? HARIANHALUAN.COM - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menegaskan air wudu yang dilakukan umat Islam sebelum melaksanakan salat lima waktu tak dapat membunuh virus corona (Covid-19). Hal ini bertolak belakang deng.
  • Kamis, 13 Agustus 2020 - 20:20:23 WIB

    Ruang Baleg DPR RI Disemprot, Ternyata Ada Anggotanya Positif Covid-19

    Ruang Baleg DPR RI Disemprot, Ternyata Ada Anggotanya Positif Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Achmad Baidowi memastikan bahwa Ruang Rapat Baleg DPR RI disemprot desinfektan setelah seorang anggotanya dinyatakan positif Covid-19, yaitu Taufik Basari dari Fra.
  • Kamis, 13 Agustus 2020 - 09:00:50 WIB

    Terbukti Aman, Sel Punca Mesenkimal Jadi Terapi Pasien Covid-19

    Terbukti Aman, Sel Punca Mesenkimal Jadi Terapi Pasien Covid-19 HARIANHALUAN.COM - Telah dilakukan audiensi persiapan pelaksanaan uji klinis fase 1 terapi sel punca mesenkimal pada pasien COVID-19. Uji klinis terapi stem cell pada pasien COVID-19 dengan Acute Respiratory Distress Syndr.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]