Rokok Tanpa Cukai Beredar Luas di Pasaman


Jumat, 29 Januari 2016 - 04:05:15 WIB

PASAMAN, HALUAN — Rokok tanpa bea cukai beredar di sejumlah warung kecil Kabupaten Pasaman. Rokok ini diduga diselundupkan dari Batam Provinsi Ke­pulauan Riau. Pada bungkus rokok tanpa cukai itu, tertulis PT Fantastik Internasional yang beralamat di Batam dan ada juga PT Leadon Tabacco Inc USA.

Pantauan Haluan, Ka­mis kemarin,  rokok ini ter­pajang bebas bersama rokok-rokok yang memiliki cukai lainnya. Pada umum­nya, rokok ilegal itu bertebar di kedai-kedai wilayah ping­giran di Kabupaten Pasaman.

 Penikmat rokok tanpa cukai itu, Syafman Edi, ketika ditemui media ini, menyebutkan, dirinya menj­atuh­kan pilihan untuk me­m­beli rokok itu, karena harga jauh lebih murah dibanding harga rokok ber­merk lainnya. Selain itu, rokok tanpa cukai itu me­miliki isi lebih banyak dan cita rasa juga menawan hidung pecandu tembakau itu. “Bagi kami masyarakat, rokok ini terjangkau dan sesuai dengan kantong ka­mi, dan mengenai rasa juga tidak kalah menawannya,” sebut Edi.

Ia mengaku tidak tahu kalau rokok yang dihisab saban hari itu merupakan rokok penyelundupan ok­num-oknum tertentu. “Ya­ng jelas, kami sudah mem­beli ke pemilik kedai, jadi kami tentu tidak takut lagi meng­hisap rokok ini, meski di tengah keramaian,” sahutnya.

 Sejumlah nama rokok yang diduga hasil penyelun­du­pan dan tanpa cukai itu, diketahui bermerk bos­smi­ld, luffman, scottmild, evo­lusion, A mild, H mild, dan merk lainnya.

 Menanggapi fenomena itu, Kapolres Pasaman AK­BP Agoeng Suryonegoro Widajat menyebut, polres pasaman akan mendalami terkait beredar pesatnya rokok tanpa cukai itu di Kabupaten Pasaman. “Bis­nis tanpa bea cukai, tentu pengusaha untung se­men­tara negara dirugikan. Oleh karena itu, kami akan da­lami kasus ini,” katanya.

 Selain itu, kapolres pa­sa­man juga memerintahkan anggotanya untuk mencari rokok ilegal itu. Dalam waktu 10 menit, sudah di­dapatkan rokok merk luff­man dengan tiga jenis bung­kus yang berbeda di sekitar pusat kabupaten.

Sebelumnya, Polres Pa­sa­man pernah menangkap 23 karung rokok tanpa cu­kai dari Provinsi Kepulauan Riau itu, pada Mei 2015 lalu. Menurut Kapolres melalui KBO Reskrim Iptu Tirto Edi, kasusnya sudah di­serah­kan kepada Kantor Bea Cu­kai Riau. “Kita tidak bisa memprosesnya, kita tangkap lalu harus di­serah­kan uru­sann­ya kepada pe­tugas bea cukai untuk pen­ye­lesaian administrasi,” katanya.

Pada waktu penang­ka­pan usaha itu, AS, warga Kecamatan Padang Ge­lu­gur, Kabupaten Pasaman. Ketika itu, AS mengaku hanya berperan sebagai penjual rokok itu di Ke­ca­matan Lubuksikaping dan sekitarnya. Dari hasil pe­masaran itu, ia digaji Rp1,5 juta oleh Dis­tri­butor di Pekanbaru berinisial N.

“Pemasok rokok ilegal dari Pekanbaru itu sudah kita ketahui identitasnya. Kita akan lacak dan ber­koor­dinasi dengan Polres se­tempat. Rokok ilegal ini akan disebarkan di kedai-kedai atau kios-kios di Ke­camatan Lubuk Sikaping dan sekitarnya,” kata peja­bat Polres Pasaman waktu itu. (h/col)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Jumat, 21 Februari 2020 - 14:50:29 WIB

    Polres Payakumbuh Terima Bantuan 3 Kotak Asbak Rokok

    Polres Payakumbuh Terima Bantuan 3 Kotak Asbak Rokok PAYAKUMBUH, HARIANHALUAN.COM - Perhatian Bank Nagari terhadap daerah patut diacungi jempol. Tak hanya perhatian terhadap pemerintahan saja, melainkan untuk berbagai lembaga tak luput dari bank berplat merah tersebut..
  • Jumat, 21 Juni 2019 - 12:15:23 WIB

    KPAI Minta Segala  Bentuk Iklan Rokok  Dilarang 

    KPAI Minta Segala  Bentuk Iklan Rokok  Dilarang  JAKARTA, HARIANHALUAN.COM- Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Rita Pranawati mendorong iklan rokok tidak hanya dilarang di media internet, tetapi juga dilarang di segala media dalam bentuk apa pun..
  • Rabu, 12 Juni 2019 - 22:18:11 WIB

    DPRD Soroti Pengawasan Terhadap Rokok Ilegal

    DPRD Soroti Pengawasan Terhadap Rokok Ilegal PADANG, HARIANHALUAN.COM- Komisi II DPRD Sumbar yang membidangi perekonomian, menyoroti lemahnya pengawasan pemerintah daerah atas peredaran rokok ilegal di Sumbar. Kalangan dewan meminta seluruh unsur terkait besinergi mempe.
  • Rabu, 12 Juni 2019 - 22:17:45 WIB

    DPRD Sumbar Soroti Lemahnya Pengawasan Terhadap Rokok Ilegal 

    DPRD Sumbar Soroti Lemahnya Pengawasan Terhadap Rokok Ilegal  PADANG,HARIANHALUAN.COM- Komisi II DPRD Sumbar yang membidangi perekonomian, menyoroti lemahnya pengawasan pemerintah daerah atas peredaran rokok ilegal di Sumbar. Kalangan dewan meminta seluruh unsur terkait besinergi memper.
  • Senin, 21 Januari 2019 - 11:32:14 WIB

    Pelajar Dominasi Perokok Sumbar

    Pelajar Dominasi Perokok Sumbar Kalau di sekolah dilarang merokok, di rumah pun mestinya juga dilarang dan itu menjadi tanggung jawab orang tua. Termasuk juga masyarakat. Para pemilik warung bagaimana pun tidak diperbolehkan untuk menjual rokok kepada anak-.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]