Meski Kadaluarsa

e-KTP Tetap Berlaku Seumur Hidup


Sabtu, 30 Januari 2016 - 04:04:15 WIB

JAKARTA, HALUAN — Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) yang sudah dimiliki masyarakat saat ini berlaku untuk seumur hidup meski masa berlaku yang tercantum sudah habis atau kadaluarsa.

“Masih tetap bisa di­gunakan meski di dalam kolom berlaku tanggal kada­luarsa. Selama tidak rusak, tidak perlu diperpanjang,”  kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Ku­mo­lo,” di Jakarta, Jumat (29/1).

Dasar Mendagri tetap memberlakukan e-KTP yang sudah kadaluarsa ada­lah Undang-undang (UU) No. 24 Tahun 2013, pasal 64 ayat 7A yang menyebutkan bah­wa selama e-KTP tidak ru­sak meski habis masa ber­laku, tak perlu diperpanjang.

Dengan demikian, e- KTP tersebut yang sudah kadaluarsa masih sah dan  bisa digunakan untuk ber­bagai urusan di kantor atau lembaga manapun sehingga tak perlu khawatir ditolak saat menunjukan e-KTP El untuk berbagai keperluan.

Kebijakan tersebut ber­laku lantaran ada beberapa kasus perpanjangan e-KTP yang disalahgunakan oknum petugas di tingkat ke­lurahan/kecamatan untuk me­la­ku­kan pungutan. Ia pun me­minta masyarakat untuk me­ngantisipasi hal tersebut dan tak memanfaatkan jasa calo.

Untuk mengoptimalkan kepemilikan e-KTP oleh masyarakat, Mendagri me­minta jajaran pemerintah daerah, khususnya Dinas Kependudukan dan Pen­catatan Sipil (Dukcapil) un­tuk jemput bola ke ma­syarakat,  agar pendataan masyarakat lebih valid.

“Kami terus minta Duk­capil daerah jemput bola buat masyarakat pedesaan, pinggiran, perbatasan. Se­mua masyarakat yang sudah memenuhi syarat, harus punya e-KTP,” kata Tjahjo.

Dia menambahkan, e-KTP sangat penting untuk dimiliki masyarakat. Mi­salnya untuk membuka ta­bungan, asuransi, mengurus keperluan di instansi atau lembaga. Kepemilikan e-KTP juga punya fungsi un­tuk menyempurnakan data kependudukan.

Dia mengakui adanya proses pembuatan e-KTP yang lamban. Dia berharap agar masyarakat me­maklu­minya. Keterlambatan, lan­jut­nya, disebabkan ku­rang­nya sumber daya ma­nusia (SDM). Namun, K­e­men­dagri akan terus berupaya memperbaiki kekurangan itu. “Kami akui ada ke­terlambatan, ada macam-macam masalah blanko, administrasi, SDM kita juga masih kurang. Tapi ini ke depannya akan kita per­baiki,” ujarnya.

Sementara itu Dirjen Ke­pendudukan dan Pen­catatan Sipil (Dukcapil), Kemen­dagri, Zudan Arif Fa­krulloh mengatakan, Mendagri telah menandatangani surat eda­ran (SE) yang ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati dan wali kota, serta para menteri dan para kepala lem­baga terkait pem­ber­lakukan e-KTP seumur hi­dup. “Sudah ditan­datangani tadi siang. SE tersebut berisi penegasan bahwa KTP El berlaku se­­umur hidup,” ujar Zudan.

Menurut dia, langkah ini sangat diperlukan me­ngi­ngat masih sangat ba­nyak masyarakat yang belum me­ngetahuinya. Dia me­nga­takan KTP El dapat diubah atau dicetak lagi jika ber­pindah alamat, status, me­nambah gelar, atau meng­­ganti foto dan lainnya. (h/sam)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 19 Juli 2020 - 22:47:53 WIB

    Mendagri Tanggapi Heboh Buronan Bisa Bikin e-KTP 15 Menit

    Mendagri Tanggapi Heboh Buronan Bisa Bikin e-KTP 15 Menit HARIANHALUAN.COM - Terpidana hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra sempat memunculkan kehebohan dengan membuat e-KTP 15 menit di Kelurahan Grogol Selatan. Djoko Tjandra membuat e-KTP sebelum mengajukan peninjauan kemba.
  • Selasa, 07 Juli 2020 - 10:48:08 WIB

    E-KTP Djoko Tjandra, Dukcapil Akui Tak Diberitahu soal Status Buronan

    E-KTP Djoko Tjandra, Dukcapil Akui Tak Diberitahu soal Status Buronan HARIANHALUAN.COM - Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakrullah menjelaskan terkait kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) buronan DJoko Tjandra. Zudan pun menguraik.
  • Selasa, 23 Juni 2020 - 11:53:09 WIB

    KPK Panggil Eks Sekjen Kemendagri Terkait Kasus Korupsi e-KTP

    KPK Panggil Eks Sekjen Kemendagri Terkait Kasus Korupsi e-KTP HARIANHALUAN.COM - Penyidik KPK memanggil mantan Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Diah Anggraeni terkait kasus korupsi proyek e-KTP. .
  • Selasa, 13 Agustus 2019 - 17:48:20 WIB

    Tersangka Korupsi e-KTP Bertambah, Lagi Mantan Anggota DPR Terseret

    Tersangka Korupsi e-KTP Bertambah, Lagi Mantan Anggota DPR Terseret JAKARTA, HARIANHALUAN.COM – Lagi, tersangka korupsi proyek e-KTP bertambah. Terbaru usai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengembangkan kasus yang menelan kerugian negara Rp2,3 triliun tersebut, ditetapkan empat tersangka.
  • Sabtu, 22 Oktober 2016 - 01:12:05 WIB

    Gamawan Seret Ketua KPK dalam Kasus e-KTP

    Gamawan Seret Ketua KPK dalam Kasus e-KTP JAKARTA, HALUAN — Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yuyuk Andriati mengatakan, penyidik tak menutup kemungkinan bakal melakukan peme­riksaan terhadap Ketua KPK, Agus Rahar­djo ter.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]