Antisipasi Tanah Longsor

BPBD Pasang Alat Peringatan Dini


Sabtu, 30 Januari 2016 - 04:07:27 WIB

Sumatera Barat dikenal sebagai minimarket bencana. Begitu banyak bencana yang mengancam membuat pemerintah ambil ancang-ancang. Setelah menyiapkan alat peringatan dini untuk tsunami, kali ini pemerintah menyiapkan alat serupa menghadapi longsor

PADANG, HALUAN — Wila­yah Sumbar yang rawan banjir dan longsor menjadi pekerjaan rumah yang berat untuk Badan Penanggulangan Bencana Dae­­­rah (BPBD) Sumbar.  Lang­kah mitigasi pun dilakukan BPBD Sumbar agar bencana yang berlangsung tidak memakan korban dan menimbulkan keru­gian besar.

Seperti yang akan dilakukan tahun ini oleh BPBD Sumbar di daerah Kabupaten Agam yang sangat rawan dengan bencana longsor dan banjir ketika me­masuki musim penghujan.

“Tahun ini kita akan mema­sang alat peringatan dini di beberapa titik di Agam. Diha­rapkan ini akan meminimalisir potensi korban jiwa dan juga kerugian materi akibat banjir atau longsor,” terang Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Sumbar, Zul­fiatno kepada Haluan Jumat (29/1) sore di Padang.

Kenapa di Agam kata Zul­fiatno, dikarenakan daerah ini sangat tinggi potensi banjir dan terutama longsor. “Dengan alat ini nantinya akan dengan mudah kita mendeteksi adanya perge­rakan tanah,” katanya.

Untuk pengadaan sendiri akan dilakukan pada Februari mendatang. “Kami belum bisa menyebutkan angka untuk ang­garannya. Yang jelas, kami akan adakan dulu kajian bersama tentang hal ini,” ujarnya.

Pengadaan alat peringatan dini tersebut akan dilakukan bertahap untuk daerah yang rawan dengan bencana banjir dan longsor. “Kita masih melakukan pendataan kerusakan akibat angi­na kemarin, sekarang datang lagi bencana longsor dan banjir di daerah. Dengan kondisi ini kita paham sebetulnya betapa rawan­nya Sumbar akan bencana,” tuturnya.

BPBD terus mengimbau ke­pada masyarakat agar terus me­ningkatkan kewasapadaannya terutama pada kondisi cuaca ekstrim seperti saat ini. Apalagi masyarakat yang tinggal di daerah yang kontur tanahnya labil dan di sepanjang Daerah Aliran Su­ngai (DAS).

“Kita terus informasikan ke masyarakat. Selain itu untuk tim kebencanaan di daerah juga telah sering diimbau agar terus me­ningkatkan kewasapadaan dan terus  menyiagakan peralatan kebencanaan. Kepada dinas ter­kait di kabupaten/kota juga di­minta untuk terus membantu,” katanya.

Sementara itu Badan Meteo­rologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Ketaping Padang mem­perkirakan cuaca Sumbar untuk beberapa hari ke depan terbilang cerah. Hanya beberapa wilayah yang masih akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

“Umumnya cerah, hanya be­be­rapa daerah yang akan diguyur hujan seperti Kabupaten Solok, Pasaman, Sawahlunto, Pesisir Selatan dan Agam pesisir,” pung­kas Kasi Observasi dan Infor­masi BMKG, Budi Iman Samiaji kepada Haluan (29/1) siang.

Untuk potensi angin masih berpeluang terjadi di beberapa wilayah di Sumbar. “Tapi, tidak tergolong ekstrim, kecepatan maksimal hanya direntang 30 - 40 Kilometer per jam.

Hanya saja kata Budi yang harus diwaspadai yaitu tinggi gelombang dengan kisaran mak­simal hingga 2 meter. “Nelayan dengan perahu kecil yang harus diwaspadai ketika melaut,” te­rangnya.  

Dari Solok Selatan, Longsor kembali terjadi pada Kamis,(28/1) sekitar pukul 18.00 di Jorong Balun Sungai Ipuh, Nagari Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh yang meru­pakan jalan Nasional menuju Kabupaten Kerinji, Jambi.

Menurut pantauan Haluan dari pukul 09.00 WIB- 10.00 WIB terlihat material tumpukan longsoran berupa tanah dan pepohonan menimbun badan jalan, dan beberapa orang warga sekitar tengah membersihkan tumpukan tanah menggunakan peralatan seadanya. Kemudian, personil polisi lalu lintas ikut mengatur lalu lintas kendaraan yang melewati lokasi tersebut.

Hal itu membuat kendaraan yang melintas dari arah Solsel menuju Padang dan sebaliknya terpaksa bergantian atau sistim buka tutup.”Kejadian longsoran terjadi sekitar pukul 18.00 ke­marin (Kamis,28/1) dan menu­tup badan jalan sehingga be­berapa orang warga berinisiatif untuk membersihkan material dengan menggunakan sekop dan cangkul,”kata seorang warga Balun, Rini saat dikonfirmasi Haluan di lokasi.

Komandan Pos Polisi Lalu Lintas, Polsek Sungai Pagu, Brigadir Firmansyah yang men­dapatkan laporan sekitar pukul 07.30 WIB langsung menuju lokasi menceritakan bahwa saat sampai di lokasi terlihat seorang Sopir kampas menuju Padang ikut membersihkan material longsoran.

“Sopir tersebut mengatakan jika sampai di lokasi subuh sekitar pukul 05.00 WIB dan karena terlalu lama menunggu, dia ikut memebersihkan material dan saat itu sekitar pukul 08.00 WIB,”dikatakan Brigadir Fir­mansyah.

Berdasarkan data yang dihim­pun di lapangan material tanah yang menimbun badan jalan diperkirakan 80 kubik. “Alat berat dari Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Solsel sampai dilokasi sekitar pukul 11.00 WIB dan sekitar pukul 13.00 WIB jalan sudah kembali normal,”tutup Brigadir Fir­man­syah ketika menghubungi Haluan setelah meninggalkan lokasi kejadian. (h/jef/isr)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Ahad, 17 Mei 2020 - 15:44:20 WIB

    BPBD Kota Padang Imbau Masyarakat Waspada Banjir dan Longsor

    BPBD Kota Padang Imbau Masyarakat Waspada Banjir dan Longsor HARIANHALUAN.COM - Sejak Minggu, (17/5/2020) pagi, sejumlah daerah Kota Padang diguyur hujan lebat. Hujan yang terjadi di sejumlah daerah di kota ini berpotensi terjadi banjir dan tanah longsor..
  • Jumat, 17 April 2020 - 10:19:02 WIB

    Pandemi Corona, DPRD Padang Minta BPBD Tingkatkan Kinerja

    Pandemi Corona, DPRD Padang Minta BPBD Tingkatkan Kinerja PADANG, HARIANHALUAN.COM -- DPRD Kota Padang berharap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang meningkatkan kinerjanya serta saling koordinasi dengan semua pihak..
  • Sabtu, 22 Februari 2020 - 22:32:08 WIB

    Pasca Angin Kencang, Tim TRC BPBD Padang Terjun Bersihkan Pohon Tumbang

    Pasca Angin Kencang, Tim TRC BPBD Padang Terjun Bersihkan Pohon Tumbang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Akibat angin kencang yang terjadi beberapa hari ini, setidaknya telah menyebabkan beberapa kerusakan seperti pohon tumbang di beberapa titik di Kota Padang..
  • Rabu, 29 Januari 2020 - 21:36:31 WIB

    Hujan Angin, BPBD Padang Evakuasi 36 Titik Pohon Tumbang

    Hujan Angin, BPBD Padang Evakuasi 36 Titik Pohon Tumbang PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Satu pohon kelapa dengan panjang 20 meter dan diameter 55 cm tumbang menimpa rumah warga di jalan Gambolo RT.003/RW.004 Pasia Nan Tigo Kecamatan Koto Tangah, Rabu, 29 Januari 2020 sekira pukul 15.2.
  • Kamis, 04 Januari 2018 - 20:55:21 WIB

    BPBD Padang Butuh Motor Trail

    BPBD Padang Butuh Motor Trail PADANG, HARIANHALUAN.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak angin puting beliung. Angin yang dikenal dengan siklon tropis tersebut mengamuk pada pe.

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]