Tidak Ada Alokasi Anggaran

Pembangunan Asrama Haji Terhenti


Sabtu, 30 Januari 2016 - 11:02:36 WIB

PADANG, HALUAN — Pembangunan Asrama Haji di Padang Pariaman, di­target­kan tuntas 2017 mendatang. Sampai 31 Desember 2015, pekerjaan fisiknya sudah mencapai 20 persen. Hanya saja tahun ini, belum direncanakan kelanjutan pem­bangunan­nya karena anggaran yang belum tersedia. Sehingga untuk sementara, pe­kerjaan terhenti.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Asrama Haji di Padang Pariaman 2015, Efrizal yang dihubungi Haluan, Kamis (28/1) di Padang, membenarkannya. Saat ini tidak ada pekerjaan fisik, kecuali hanya pemeliharaan saja. Asrama haji itu dibangun dengan anggaran yang dialokasikan per tahun. Untuk melanjutkan pekerjaan tahun 2016, mesti diajukan lagi usulan anggarannya.

“Pembangunan Asrama Haji itu tidak menggunakan sistem tahun jamak, karena saat itu tidak tersedia program tersebut. Jadi anggarannya dialokasikan per tahun,” terang Efrizal.

Tahun 2015, dianggarkan melalui APBN Rp100 miliar. Tetapi anggaran sebanyak itu tidak terserap seluruhnya se­ hingga sisanya kembali  lagi ke kas negara. Pasalnya waktu pe­nger­jaan yang terbatas, sehingga kontrak kerja yang ditan­da­tanga­ni dengan kontraktor pelaksana PT Ratu Karya dari Jakarta hanya untuk pekerjaan senilai Rp48 miliar.

Sementara pada 2016, hingga saat ini tidak terlihat alokasinya di DIPA Kementerian Agama RI. Pihaknya sudah mengusahakan ke pusat agar bisa diakomodir anggaran pembangunan asrama haji itu tahun ini. Sehingga target pekerjaan selesai 2017 bisa terwujud.

“Komitmen Menteri Agama RI dulu ketika peletakan batu pertama adalah, pembangunan asrama haji ini bisa tuntas 2017, sehingga segera bisa digunakan untuk pemberangkatan jemaah ke tanah suci. Karena itu, kita tengah upayakan ke pusat ang­garan­nya,” kata Efrizal yang juga Kasi Pembinaan Haji dan Umrah Kemenag Sumbar ini.

Sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), pembangunan As­rama Haji di Pasar Usang, Ke­nagarian Sungai Buluh itu, bakal menelan anggaran Rp230 miliar. Luas areal asrama men­capai 10 hektar. Separuh dari luas tersebut akan didirikan bangunan dan sepertiganya atau sekitar 3 hektar akan digunakan sebagai lapangan parkir kendaraan.

Asrama haji itu sendiri, ren­ cananya terdiri dari beberapa unit bangunan. Pada 2015, me­manfaat­kan dana yang Rp48 miliar, sudah dikerjakan pekerja­an struktur Gedung A yang terdiri dari 3 lantai, struktur mesjid berupa sarang laba-laba, struktur gedung serbaguna, struk­tur ge­dung asrama 3 lantai dengan 60 kamar.

Selanjutnya, juga sudah di­kerja­kan pemasangan pagar di sekeliling asrama haji, baik pagar besi maupun pagar beton. Pem­bangunan jalan lingkar berupa perkerasan sudah selesai 10 persen serta penyelesaian pe­kerjaan saluran.

“Untuk asrama rencananya dibangun 3 gedung. Gedung yang 2 unit lagi bakal dibangun 6 lantai yang masing-masingnya terdiri dari 120 kamar. Jika ditotal, maka jumlah kamar mencapai 300 kamar,” katanya.

Untuk itu, pihaknya berharap dukungan seluruh elemen ma­sya­rakat di daerah ini untuk percepatan pembangunan asrama haji yang representatif dan telah lama di­dambakan itu. Lokasi asrama itu sangat strategis, dekat ke bandara dan juga jauh dari pantai. (h/vie)

loading...
Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]